Dinas Perkimtan Gelar Pelatihan Daur Ulang Sampah ke SMPN O1 Siluq Ngurai.

Indcyber.com, SENDAWAR – Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mengadakan pelatihan Daur Ulang Sampah kepada Sekolah SMP Negeri 01 Blusuh,  Kecamatan Siluq Ngurai, Kubar, pada Selasa (10/09/2019).

Dalam keterangannya Kadis Perkimtan Stepanus, melalui Kabid Kebersihannya Sabransyah mengatakan bahwa, Sampah merupakan salah satu dari sekian banyak dampak dari aktivitas manusia yang berpotensi mencemari lingkungan, udara, tanah dan air.

Dikatakan Sabranasyah bahwa sampah telah menjadi permasalahan  kota bahkan nasional, lebih lebih di perdesaan, oleh sebab itu dampak dari sampah ini sangat besar sekali terhadap lingkungan sekitar.

Dijelaskan Sabransyah bahwa dampak dari sampah itu sendiri apabila dibakar efeknya terhadap manusia akan menjadi penyakit ispa, atau saluran pernafasan, apabila sampah itu bercampur dengan tanah dan juga air  akan menimbulkan penyakit diare.

“ Efek dari pada sampah itu sendiri sangat besar sekali, yaitu bisa mencemari Udara, Tanah da Air, tiga komponen lingkungan hidup ini yang berhubungan langsung dengan manusia,” kata Sabransyah.

Sabransyah menuturkan bahwa pelatihan di sekolah SMP Negeri 01 Blusuh kecamatan Siluq Ngurai itu bertujuan ingin membentuk karakter  anak didik ini berdaya lingkungan dan peduli terhadap lingkungan, sekaligus mendorong program pemerintah yaitu menjadikan Kubar yang sehat dan bersih yang dimulai dari sekolah – sekolah yang ada di Kubar.

“ Kita ajarkan pelatihan ini ke guru – guru mereka di sekolah, selanjutnya para guru yang mengajarkan terhadap murid – muridnya,” ujar Sabransyah.

Sabransyah membeberkan bahwa, Sejauh ini Disperkimtan akan terus mendatangi sekolah – sekolah yang ada di Kubar untuk menawarkan pelatihan tentang Daur Ulang Sampah, apabila mereka ini setuju dan merespon baru dilaksanakan, sekaligus silaturrahim dengan sekolah tersebut.

Sesuai dengan bunyi UU No. 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah, dan ditindak lanjuti dengan UU No. 81 Tahun 2013, tentang pengolahan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

Sabransyah menuturkan, Ada tiga media pengolahan sampah yaitu, Cimposter Aerob, Keranjang Takakura dan pembuatan lubang resapan Biofori, ini akan dikembangkan oleh sekolah secara bertahap sampai 500 lubang resapan.

Manfaat Biofori selain untuk mengatasi sampah daun menjadi kompos, juga sebagai lubang peresapan air baku bawah tanah dan juga sebagai penyubur tanaman.

Dikatakan Sabransyah bahwa penanganan sampah ini tidak bisa dilakukan sendirian, maka dari itu pemerintah perlu dukungan masyarakat, dan masyarakat juga perlu dukungan pemerintah.

“ Kalau mau bersih ya kita harus punya kokmitmen,” ujarnya.

Diharapkan  kegiatan pelatihan ini dapat berkesinambungan dan siswa siswi sebagai agen perubahan terhadap perbaikan kuwalitas lingkungan, dan pemerintah lebih cenderung kepada anak – anak sekolah, dan dari sekolah mereka dapat menerapkannya dirumah masing – masing dan juga lingkungan sekitarnya.

Bagaimana  sekolah itu menjadi sekolah yang berbasik lingkungan, dimana sekolah itu menjadi tempat yang aman bagi siswa siswi dan juga siapapun yang mengunjungi sekolah tersebut.

Kepala sekolah SMP Negeri 01 Blusuh Suwandi berharap, pihak Dinas Perkimtan terus menerus melakukan pembinaan dan pendampingan. (adv/arf).

Redaksi

Recent Posts

Bobrok Pelayanan PDAM Samarinda: Warga Suryanata Menjerit, Hak Atas Air Bersih Diamputasi Bertahun-tahun

SAMARINDA , indcyber.com— Pelayanan air bersih oleh Perumdam Tirta Kencana (PDAM) Kota Samarinda kembali mendapat…

11 hours ago

Kukuhkan Relawan di Samarinda, Edi Oloan Pasaribu Tegaskan Mandat DPP dan Komitmen Distribusi Program

SAMARINDA, indcyber.com — Langkah politik strategis terus digalang oleh kader Partai Amanat Nasional (PAN) di…

18 hours ago

​”Eks Direktur KPK Resmi Pimpin Kejati Kaltim: Chatarina Muliana Girsang Siap Sikat Korupsi di Tanah Etam!”

SAMARINDA, indcyber.com — Rotasi kepemimpinan di tubuh Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) resmi bergulir.…

2 days ago

BANJIR ANGGARAN RP 79,36 MILIAR DI LINGKAR KRAYAN: POTRET SKANDAL BANCAKAN PROYEK ABADI TANPA WUJUD ASPAL

Tanjung selor. Indcyber.com - PETA DATA ANGGARAN DARI DPUPR-PERKIM KALTARA (2021–2025): | Tahun | Rincian…

2 days ago

Wakapolresta Samarinda Resmi Dilantik, Kapolresta Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Kapolresta Samarinda memimpin penandatanganan berita acara dan pengambilan sumpah jabatan dalam upacara pelantikan Wakapolresta Samarinda…

2 days ago

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Motor di Palaran, Satu Tersangka Berhasil Diamankan

Unit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda mengamankan tersangka Teddy Tesar Rajab (kiri) beserta barang bukti satu…

2 days ago