Categories: BERANDASamarinda

DKP Kukar Benahi Validasi Data: Bantuan Nelayan 2026 Dipastikan Tepat Sasaran

TENGGARONG. Indcyber.com — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak cepat memperketat verifikasi penerima bantuan sektor perikanan. Langkah ini diambil untuk memastikan penyaluran sarana dan prasarana dari pemerintah pusat maupun daerah benar-benar jatuh ke tangan nelayan aktif yang menjadikan perikanan sebagai mata pencaharian utama.

Kepala DKP Kukar, Muslik, menegaskan bahwa pembenahan mekanisme penyaluran menjadi fokus utama instansinya. Selama ini, penyaluran bantuan yang dilakukan melalui wadah kelompok nelayan kerap menghadapi kendala validitas di lapangan akibat adanya ketimpangan keaktifan antaranggota.

“Akan ada bantuan kembali dari pemerintah pusat. Selama ini bantuan disalurkan melalui kelompok. Namun di dalam kelompok itu ada dinamika, ada yang nelayan penuh, ada juga yang nelayan sambilan. Ini yang sedang kami benahi agar lebih tepat sasaran,” tegas Muslik.

Langkah pengetatan ini menjadi krusial mengingat tahun 2026 menandai dimulainya Program 100 Ribu Petani dan Nelayan Produktif Kukar. Dalam program strategis tersebut, DKP Kukar membidik target pemberdayaan sebanyak 20.000 petani dan nelayan produktif setiap tahunnya.

Berdasarkan data DKP Kukar, saat ini tercatat hampir 41.000 nelayan di wilayah Kukar, di mana puluhan ribu di antaranya telah memiliki kartu identitas resmi nelayan. Kepemilikan identitas resmi ini dimaksimalkan sebagai instrumen penyaringan agar penyaluran bantuan berupa perahu, mesin ketinting, hingga alat tangkap ikan tidak salah alamat.

Selain mendistribusikan bantuan fisik, DKP Kukar juga memadukannya dengan pendampingan kelembagaan dan peningkatan kapasitas SDM. Pembenahan data penerima serta pembinaan yang terukur ini ditargetkan mampu mendorong kelompok nelayan Kukar naik kelas dan mandiri secara ekonomi.(Budiansyah)

indcyber

Recent Posts

RUMAH WARGA DIRUSAK & DIKOSONGKAN PAKSA, KUASA HUKUM DESAK POLSEK SAMARINDA UTARA SERET DALANG DAN EKSEKUTOR!

SAMARINDA , indcyber.com — Aksi main hakim sendiri, pembongkaran liar, dan pengosongan paksa rumah warga…

14 hours ago

16.930 Klaim BPJS Diduga Fiktif, Kerugian Negara Capai Rp22,19 Miliar

MAGELANG, INDCYBER.com– Dugaan korupsi klaim fiktif BPJS Kesehatan menyeret Direktur RSU Padma Lalita, TW (74),…

1 day ago

Investigasi Proyek Rp17,5 Miliar Lapangan HOP 1 Bontang: Monopoli Lelang Tunggal, Potensi Persekongkolan, dan Ancaman Hukum di Balik Proyek Siluman Satimpo

BONTANG , indcyber.com — Aroma persekongkolan jahat dan dugaan pelanggaran hukum mengental di balik mega…

3 days ago

SKANDAL INFRASTRUKTUR TANA TIDUNG 2025: Uang Rakyat Rp2,38 Miliar Menguap, Aroma Kongkalikong Pejabat dan Kontraktor Disorot Tajam!

TANA TIDUNG, indcyber.com  — Pemerintahan Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, diguncang temuan mencengangkan dari Badan…

3 days ago

Proyek Miliaran Rupiah Mangkrak dan Ambrol Sebelum Setahun: Aroma Dugaan Pelanggaran Hukum Menjerat Dinas PU Kukar, PT Samudra Anugrah Indah Permai, dan CV Harsindo

TENGGARONG, indcyber.com  — Pembangunan infrastruktur yang dibiayai oleh uang rakyat (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah)…

4 days ago

KULITI BOBROK PENGELOLAAN DAERAH: MASSA GERAM KALTIM SURAKAN DOKUMEN VIOLASI HUKUM HINGGA LARUT MALAM

SAMARINDA, indcyber.com — Ratusan massa aksi dari Gerakan Rakyat Menggugat Kalimantan Timur (Geram Kaltim) menolak…

4 days ago