DPRD Kaltim Dorong Regulasi Daerah untuk Aktivitas Ship to Ship di Muara Berau

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, saat menyampaikan desakan agar aktivitas STS di Muara Berau diatur lewat regulasi daerah guna meningkatkan kontribusi PAD.

Indcyber.com, Samarinda – Aktivitas Ship to Ship (STS) di perairan Muara Berau, Kalimantan Timur, yang telah berlangsung hampir 15 tahun, kini menjadi sorotan serius DPRD Kaltim. Meski menghasilkan omzet hingga triliunan rupiah setiap bulan, kegiatan tersebut dinilai belum memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menegaskan bahwa keberadaan aktivitas STS sejauh ini justru tidak berdampak positif terhadap ekonomi daerah. Ia menilai, selama bertahun-tahun berjalan, pemerintah daerah tidak pernah mendapatkan laporan resmi atau rekomendasi apa pun terkait operasional di Muara Berau.

“STS di Muara Berau ini termasuk pelabuhan terapung terbesar di Asia Tenggara, melayani hingga 150 kapal pesel dalam sebulan. Tapi anehnya, daerah tidak mendapat kontribusi PAD sama sekali,” ujar Hasanuddin saat ditemui, Sabtu (26/4/2025).

Politikus Partai Golkar itu menyebut, saat ini seluruh aktivitas STS hanya berpatokan pada regulasi dari Kementerian Perhubungan tanpa ada landasan hukum dari daerah. Kondisi ini membuat Kaltim tidak memiliki kendali atau manfaat ekonomi dari kegiatan besar tersebut.

“Ini sudah kacau. Setiap kegiatan besar seharusnya wajib melaporkan ke pemerintah daerah, ada rekomendasi sebelum pelaksanaan. Tapi ini tidak pernah dilakukan,” tegasnya.

Untuk itu, DPRD Kaltim mendorong segera dibuatnya regulasi daerah yang mengatur aktivitas STS, termasuk merevisi tata ruang wilayah (RT/RW) sekitar Muara Berau. Hasanuddin bahkan mengusulkan, jika tak ada kontribusi yang diberikan, aktivitas STS lebih baik dipindahkan ke provinsi lain yang sudah memiliki payung hukum lengkap, seperti Kalimantan Selatan.

“Kalau tidak membawa manfaat, buat apa dipertahankan? Di Kalsel, kegiatan STS sudah wajib setor kontribusi ke PAD. Kita juga harus begitu,” tambahnya.

Selain itu, Hasanuddin juga menyoroti keresahan nelayan setempat yang selama ini terganggu oleh aktivitas STS. Menurutnya, kondisi ini tidak boleh terus dibiarkan tanpa penyelesaian konkret.

“Wilayah itu seharusnya untuk aktivitas nelayan. Kami ingin kembalikan hak masyarakat pesisir, sambil tetap mengoptimalkan potensi ekonomi daerah,” ucapnya.

Hasanuddin memastikan DPRD Kaltim akan segera menginisiasi pembahasan regulasi terkait, sekaligus memperjuangkan agar kegiatan besar di Kaltim selalu berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat lokal.

“Tujuan kita sederhana, bagaimana sumber daya di Kaltim bisa benar-benar bermanfaat untuk rakyat Kaltim,” tutupnya.

Penulis: Irwan | Editor: Awang | ADV

Awang

Recent Posts

Mantapkan Program ‘Jaga Desa’, ABPEDNAS Kaltim Gelar Rapat Evaluasi dan Siap Koordinasi dengan Bupati

SAMARINDA, indcyber.com– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kalimantan Timur bergerak…

2 hours ago

Rapat III DPD ABPEDNAS Kaltim Tegaskan Restrukturisasi Organisasi, Fokus Perkuat Konsolidasi dan Kinerja Pengurus

Samarinda, indcyber.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kalimantan Timur…

15 hours ago

Fakultas Kedokteran UMKT Gelar Silaturahmi dan Serap Aspirasi Bersama Ketua RT se-Kelurahan Sidodadi

Samarinda, indcyber.com – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menggelar rapat diskusi dan edukasi yang…

22 hours ago

Proyek Rp1,2 Miliar Diduga “Dikondisikan”, Dalih Penipuan Dinilai Tak Bisa Hapus Unsur Tipikor

MENGAPA PEMBERI SUAP MELENGGANG BEBAS ?   SAMARINDA, indcyber.com — Publik Kalimantan Timur kembali disuguhkan…

3 days ago

Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Bontang Baru Hangus Terbakar

BONTANG, indcyber.com – Sebuah rumah tinggal yang berlokasi di Jalan P. Suryanata, Gang Pemula, No.…

6 days ago

Diduga Babat 11 Hektare Mangrove Tanpa PBG, PT Lima Dua Prosperindo Didemo IMPERIUM di DPMPTSP Kaltim

SAMARINDA, indcyber.com – Aliansi yang mengatasnamakan Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Pemerhati Hukum (IMPERIUM) menggelar aksi…

6 days ago