DPRD Kaltim Siap “Bersih-Bersih” Aset Daerah: Jalan Nasional dan STS Muara Berau Jadi Target Utama

Indcyber.com, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur tak mau lagi berlama-lama dengan persoalan aset dan potensi daerah yang mangkrak. Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan pengambilalihan jalan nasional ke provinsi, sekaligus menertibkan regulasi kegiatan Ship to Ship (STS) Muara Berau yang selama ini tak menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hasanuddin mengungkapkan, banyak ruas jalan nasional di Kaltim, seperti kawasan Batuah, Berau, hingga Mahulu, yang kondisinya memperihatinkan akibat lambatnya perbaikan dari pemerintah pusat.

“Kalau terus nunggu pusat, jalan bisa hancur total. Makanya, kita dorong supaya kewenangannya dilimpahkan ke provinsi,” kata Hasanuddin , usai menghadiri acara halalbihalal dan walimatus safar di Jalan M. Yamin Gang 1, Samarinda, Sabtu (26/4/2025) malam.

Ia memastikan, isu ini bakal menjadi salah satu topik panas dalam pertemuan khusus DPRD bersama jajaran eksekutif yang dijadwalkan Senin (28/4/2025) di Hotel Platinum, Balikpapan. “Kita akan bahas serius. Ini soal hak rakyat yang harus kita bela,” tegasnya.

Tak hanya soal jalan, Hasanuddin juga menyorot tajam aktivitas STS di Muara Berau. Menurutnya, kegiatan bongkar muat triliunan rupiah itu berjalan tanpa kontribusi sepeser pun untuk kas daerah, meski sudah berlangsung hampir 15 tahun.

“Ini sudah nggak benar. Besar kegiatannya, tapi PAD kita nol. Kalau memang nggak mau ada kontribusi, pindahkan saja ke provinsi lain yang punya aturan tegas,” sentilnya.

Hasanuddin mendesak agar segera ada Peraturan Daerah (Perda) khusus untuk mengatur kegiatan STS di Muara Berau. Ia menilai, pengelolaan STS yang selama ini “liar” sangat merugikan Kaltim.

“STS antarnegara itu harusnya ada rekomendasi dari gubernur. Tapi selama ini nggak ada laporan, nggak ada izin. Kita nggak boleh diam saja,” tambahnya.

Dengan dukungan penuh dari Gubernur Kaltim yang baru, Hasanuddin optimistis dua masalah besar ini bisa segera diselesaikan. Baginya, ini bukan sekadar urusan infrastruktur atau keuangan daerah, tapi soal harga diri dan hak rakyat Kalimantan Timur.

“Kita kawal sama-sama. Ini waktunya Kaltim berbenah,” tutup Hasanuddin penuh semangat.

Penulis: Fathur | Editor : Awang | ADV

Awang

Recent Posts

Dugaan Penyimpangan Proyek APBD Rp 2,28 Miliar di Paser: Pengawasan Publik dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…

2 days ago

PONTON BATU BARA RATAKAN PERMUKIMAN DI MAHAKAM: KELALAIAN FATAL ATAU KEJAHATAN PELAYARAN?

LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…

3 days ago

Darurat Korsleting Listrik Hantui Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Desak Evaluasi Total dan Solusi Nyata untuk Warga!

TENGGARONG, indcyber.com  — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…

1 week ago

Wawali Samarinda Harapkan Revitalisasi Sekolah Pacu Semangat Belajar dan Prestasi Pelajar

SAMARINDA, indcyber.com — Pemerintah Kota Samarinda menggelar kegiatan Gelar Griya (Open House) Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi…

1 week ago

Warga Muara Jawa Ulu Sumringah! Jalan Pandawa Mulus Berkat Kawalan Ketat Rahmat Dermawan, DPRD Kukar Komit Tuntaskan Infrastruktur hingga ke Pelosok RT

Tenggarong, indcyber.com  — Wajah Jalan Pandawa RT 22, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa,…

1 week ago

DARURAT UDARA KUKAR! DPRD Desak Perpanjangan PJJ & Sentil Keras Gerakan “Open Donasi” Pemerintah

TENGGARONG, indcyber.com  — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti…

1 week ago