Categories: Samarinda

Drainase di sulap jadi kolam ikan

Indcyber.com, – Samarinda, berlanjut penelusuran tim indonesia cyber terkait buruknya sistem Drainase Kota Samarinda, masih di seputaran jalan PM. Noor Kelurahan Sempaja Kecamatan Samarinda Utara, di temukan beberapa warga sedang memelihara dan mengembang biakkan ikan jenis lele dan mas di selokan drainase.

Ketika tim menghampiri warga dekat kolam, saat di tanya, warga tersebut pun mengakui “iya betul pak saya memelihara anak-anak ikan di sini dan ini juga baru beberapa minggu pak,” demikian pengakuan warga tersebut yang bernisial (H) namun lanjut keterangan (H) lagi bahwa dia bukan satu-satunya yang beternak ikan di selokan ini.

Sementara tidak jauh dari tempat tersebut, juga di temukan dua orang warga sedang memancing di area drainase, ketika di tanya oleh tim tentang kebiasaan warga sekitar mancing di selokan, ke salah satunya sebut saja namanya Ipul di jawab “kami hanya ikut-ikutan memancing karena dengar kabar biasanya disini rame yang mancing dan ikanya banyak” demikian keterangan ipul.

Tidak puas dengan penelusuran di lapangan tim indonesia cyber pun menyambangi kantor Satpol PP kota Samarinda dan melaporkan adanya aktivitas aneh para warga di sekitar drainase jalan PM. Noor sebelah Stadion Madya Sempaja, seketika Satpol PP bergegas ke lokasi memastikan kebenaran sesuai fakta, benar adanya ketika tiba di lokasi satpol PP Kota Samarinda melalui Kepala Bidang Penindakan Teguh Wardhana, dalam hal ini menyampaikan kepada Tim Media Indcyber bahwa “kami akan menindak dan menertibkan adanya kejadian ini dan segera untuk membongkar dan mengembalikan fungsi drainase sebagai mana mestinya agar kedepanya tidak lagi terjadi banjir di sepanjang jalan ini, apalagi pada saat musim penghujan tiba, ini sangat lah aneh drainase di jadikan kolam ikan jaraknya pun kurang lebih 150 Meter, apapun alasannya tetap kami akan tindak secara tegas agar menjadi perhatian Pemerintah Kota dan upaya solusi penanggulangan dan pencegahan banjir di Kota Samarinda,” demikian pemaparan teguh.(mir/srb)

indcyber

Recent Posts

SKANDAL LIMBAH PHM Rp598 MILIAR: Menguliti Pelanggaran Hukum, Modus Cost Recovery, dan Bobroknya Pengawasan SKK Migas

Balikpapan, indcyber.com - Pengelolaan limbah pengeboran di Wilayah Kerja Mahakam oleh PT Pertamina Hulu Mahakam…

10 hours ago

SOLUSI LAMBAN UNTUK JALAN NASIONAL JEMBAYAN: MASYARAKAT MASIH MENUNGGU KEPASTIAN

Tenggarong, indcyber.com - Masalah longsor yang melumpuhkan sebagian Jalan Nasional Jembayan kembali menjadi sorotan. Meskipun…

12 hours ago

Bobrok Administrasi ATR/BPN Kaltim: Dokumen Warkah Hilang, Modus Cacat Hukum Mengemuka dalam Sengketa Lahan Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik maladministrasi dan dugaan perbuatan melawan hukum kembali mencoreng institusi Kementerian Agraria…

15 hours ago

Dibalik Benteng “Putusan Praperadilan”: Menelanjangi Celah Sistem dan Potensi Pelanggaran Hukum Proyek Pasar Pagi Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com— Klarifikasi resmi Wali Kota Samarinda, Andi Harun, terkait penolakan permohonan Praperadilan proyek revitalisasi…

2 days ago

EKSPANSI BATU BARA MENGGILAS ZONA LINDUNG: EKOSISTEM TELUK ADANG DI UJUNG TANDUK

PASER, indcyber.com — Kawasan Cagar Alam Teluk Adang di Kabupaten Pasir (kini Kabupaten Paser), Kalimantan…

2 days ago

SK MENTERI PERHUBUNGAN CACAT HUKUM: SALAH TEMBUSAN WILAYAH KETIKAN PEJABAT JAKARTA, LEGITIMASI TERMINAL KHUSUS PT KIDECO JAYA AGUNG DIPERTANYAKAN!

JAKARTA, indcyber.com — Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 40 Tahun 2019 tentang Penetapan Terminal Khusus…

2 days ago