drh A SUGIYONO :Tugas Kami Bukan Mengatur Pedagang Tapi Mengecek Kesehatan Sapi Yang Mau Masuk Ke Kaltim

Indcyber.com, Samarinda -Ketua Umum Lembaga Penyelidikan Pengawasan Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia pagi tadi berkunjung ke kantor Stasiun Karantina Kelas 1 Samarinda, Selasa(22/05/2018) dan diterima langsung oleh Kepala Stasiun Karantina drh Agus Sugiyono di ruang kerjanya.

Ketua umum LPPPK-RI H Sukri Ummi mengatakan jika kedatangannya selain bersilaturahmi juga mengklarifikasi tentang adanya aduan dari para pedagang ataupun pengusaha sapi dengan dugaan terkait adanya monopoli perdagangan tidak sehat, yang disinyalir Kepala Stasiun Karantina “bermain”dengan salah satu pengusaha.

Mendengar pertanyaan seperti itu Kepala Stasiun Karantina dengan cepat membantah dugaan tersebut, dikatakan jika tupoksi stasiun Karantina bukan seperti itu.

“Jadi begini perlu saya luruskan dan jelaskan bahwa pihak Karantina tugasnya hanya memeriksa hewan sapi yang hendak masuk ke Kaltim, tugas kami mengecek apakah sapi tersebut sehat atau tidak, surat -suratnya lengkap atau tidak jadi kalau ada yang memonopoli perdagangan itu bukan wewenang kami tapi Dinas yang mengatur semua, “jabar drh A Sugiyono.

Selama ini Kaltim memang mendatangkan sapi sapi tersebut dari luar pulau seperti NTT, Sulawesi demi memenuhi kebutuhan daging sehari hari. Tapi dugaan kuat tentang monopoli perdagangan serta pengaturannya itu dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan Kepala Stasiun Karantina Samarinda.

“Jadi dugaan tersebut tidak benar ya pak bahwa adanya monopoli perdagangan, dalam waktu dekat saya akan kumpulkan data lengkap untuk membuktikan ini semua, “tutur Sukri

Perlu diketahui ketika disinggung mungkin adanya dugaan keterlibatan kepala terdahulu, Sugiyono juga membantahnya.

“Saya pikir sudah jelas ya apa yang saya sampaikan tadi, jadi jika ada monopoli perdagangan itu bukan wewenang kami tapi itu urusan Dinas, mengenai kepala terdahulu saya rasa tidak mungkin ya dan perlu dicatat tulis nama saya Agus Sugiyono Kepala Stasiun Karantina Samarinda tidak pernah melakukan monopoli perdagangan, gimana saya mau monopoli saya cuma dikantor saja sedangkan yang kelapangan staf saya, jika ada laporan bawa kesini orangnya ketemu dengan saya kita adu data, “pungkasnya. (slamet pujiono)

Redaksi

Recent Posts

Dugaan Penyimpangan Proyek APBD Rp 2,28 Miliar di Paser: Pengawasan Publik dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…

5 days ago

PONTON BATU BARA RATAKAN PERMUKIMAN DI MAHAKAM: KELALAIAN FATAL ATAU KEJAHATAN PELAYARAN?

LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…

6 days ago

Darurat Korsleting Listrik Hantui Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Desak Evaluasi Total dan Solusi Nyata untuk Warga!

TENGGARONG, indcyber.com  — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…

2 weeks ago

Wawali Samarinda Harapkan Revitalisasi Sekolah Pacu Semangat Belajar dan Prestasi Pelajar

SAMARINDA, indcyber.com — Pemerintah Kota Samarinda menggelar kegiatan Gelar Griya (Open House) Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi…

2 weeks ago

Warga Muara Jawa Ulu Sumringah! Jalan Pandawa Mulus Berkat Kawalan Ketat Rahmat Dermawan, DPRD Kukar Komit Tuntaskan Infrastruktur hingga ke Pelosok RT

Tenggarong, indcyber.com  — Wajah Jalan Pandawa RT 22, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa,…

2 weeks ago

DARURAT UDARA KUKAR! DPRD Desak Perpanjangan PJJ & Sentil Keras Gerakan “Open Donasi” Pemerintah

TENGGARONG, indcyber.com  — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti…

2 weeks ago