Dwinanto :Ketua PPK Minta Eksekusi Diundur Dengan Alasan Mempersiapkan HUT Kemerdekaan

INDCYBER.COM, SAMARINDA -Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda mengeksekusi lima Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Loa Janan Ilir ke Lapas Klas II A, Sudirman, Samarinda.

Kelima PPK tersebut diantaranya,Ketua PPK Loa Janan Ilir Ahmad Noval, serta empat anggotanya, Joharuddin, Adi Sutrisno, Hardiansyah, dan Abdul Afif. Kelimanya diganjar dengan hukuman pidana beragam, Ketua PPK diganjar 8 bulan penjara, sedangkan empat anggotanya diganjar 6 bulan kurungan.

Kelimanya dijebloskan ke tahanan berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi (PT) Kaltim, terkait dengan tindak pidana Pemilu. Dengan adanya putusan PT Kaltim tersebut, menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Samarinda yang telah ditetapkan.Saat eksekusi dilakukan, terdakwa tergolong kooperatif dengan datang sekitar pukul 09.00 Wita ke Kejari, Senin (12/8) pagi tadi.

Namun demikian, ketua PPK Loa Janan Ilir, Ahmad Noval belum mempersiapkan kelengkapannya untuk menjalani masa pidana, dengan dalih saat ini dirinya sedang persiapkan kegiatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.

“Kalau empat terdakwa lainnya sudah siap dengan kelengkapan menjalani pidana, tapi ketuanya belum, agar eksekusi dapat diundur, dengan dalih dirinya sedang menyiapkan kegiatan 17an, tapi tetap kita lakukan eksekusi terhadap semua terdakwa,” ujar Jaksa Penuntut Umum Dwinanto Agung Wibowo,SH,.MH , Senin (12/8/2019).

Jaksa Penuntut Umum Dwinanto Agung Wibowo menjelaskan, terdakwa tidak lagi dapat melakukan upaya hukum untuk terlepas dari jerat pidana, pasalnya putusan dari PT Kaltim merupakan putusan yang sifatnya akhir.

“Tidak ada upaya hukum lainnya, kasasi tidak mungkin lagi dilakukan, kalau PK (Peninjauan Kembali) itu dilakukan jika ada hal yang belum terungkap di persidangan,” imbuhnya.

Kelimanya berurusan dengan hukum setelah kelimanya tidak melakukan tugas dan fungsinya sebagaimana aturan yang berlaku dalam melakukan rekapitulasi suara.

Setelah pihaknya melakukan rekapitulasi suara, salah saerang caleg melakukan protes karena merasa suara yang diperolehnya tidak sesuai dengan berita acara. Terdapat pengurangan suara yang suara tersebut bergeser ke caleg lainnya.

“Timses lalu lakukan protes dan mengajukan ke Bawaslu, lalu ditindaklanjuti, yang kemudian dibahas oleh Gakkumdu. Dan, disimpulkan ada tindak pidana, lalu ditingkatkan ke tahap penyidikan, hingga ke persidangan,” urainya.

Kelimanya pun terbukti melakukan tindak pidana dengan merubah hasil rekapitulasi perhitungan suara, dengan didakwa Pasal 551 atau Pasal 505 UU Nomor 7 tahun tentang Pemilu Jo Pasal 55 KUHP, karena melakukan perubahan berita acara dalam penghitungan suara. (sp)

Redaksi -

Recent Posts

PROBEBAYA SAMARINDA 2025: SKANDAL Rp166,8 MILYAR, KELICIKAN POKMAS, DAN DUGAAN PELANGGARAN HUKUM DI LAPORAN BPK

SAMARINDA, indcyber.com — Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) Pemerintah Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025…

1 day ago

Korem 091/ASN Resmi Berganti Pimpinan, Kolonel Inf Rony Fitrianto Emban Jabatan Danrem

Samarinda , INDCYBER.COM – Tonggak kepemimpinan di lingkungan Komando Resor Militer (Korem) 091/Aji Surya Natakesuma…

2 days ago

Dugaan Penyimpangan Proyek APBD Rp 2,28 Miliar di Paser: Pengawasan Publik dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…

1 week ago

PONTON BATU BARA RATAKAN PERMUKIMAN DI MAHAKAM: KELALAIAN FATAL ATAU KEJAHATAN PELAYARAN?

LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…

1 week ago

GUBERNUR KALTIM RUDY MAS’UD LANTIK 33 PEJABAT: UJI INTEGRITAS DI TENGAH ANCAMAN “HUKUMAN” ATAS PENYALAHGUNAAN KEWENANGAN

0SAMARINDA   indcyber.com — Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud (Harum) secara resmi melantik 33 pejabat…

2 weeks ago

Darurat Korsleting Listrik Hantui Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Desak Evaluasi Total dan Solusi Nyata untuk Warga!

TENGGARONG, indcyber.com  — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…

2 weeks ago