Categories: BERANDA

Garda Garuda Merah Putih Kalimantan Timur Peduli NKRI dan Tumpas Keturunan PKI Yang Mulai Bangkit Kembali

INDCYBER.COM, SAMARINDA -Kurang dari empat puluh lima hari lagi Bangsa Indonesia menggelar Pesta Demokrasi secara serentak untuk Pileg maupun Pemilihan Presiden, tak pelak membuat suasana Politik di Negeri ini semakin memanas.

Ditambah lagi pasca Debat season ll yang digelar oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional terkesan menyerang pribadi lawan dan yang terlebih panas lagi isu dengan dugaan ada 110 anggota DPR RI adalah masih keturunan PKI.

Melihat dari sisi inilah membuat Petinggi Garda Garuda Merah Putih Kalimantan Timur Ahmad Suryadinata angkat bicara dan sekaligus mengeluarkan imbaun agar kita lebih waspada dan berhati-hati akan bangkitnya kembali PKI.

“Saya Ahmad Suryadinata Ketua Umum Garda Garuda Merah Putih Kalimantan Timur, mengingatkan  buat saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air  jika saat ini PKI akan bangkit kembali,”ujar Ahmad Suryadinata kepada indcyber.com via Whatshappnya.

Sementara itu masih menurut Suryadinata dengan data yang valid keturunan PKI sudah  menduduki kursi DPR – RI sejumlah 110 kursi , dengan menyatakan Aku bangga jadi Anak PKI.

“Apakah kita setuju mendukung  mereka menduduki NKRI, tentu tidak ini adalah penodaan terhadap Merah Putih dan Pengkhianatan terhadap Pancasila serta Pengkhianatan terhadap Pejuang Bangsa ini.Hai anak PKI jangan macam – macam kami sudah memaafkan kalian, jangan sampai terlampau  batas kesabaran  kami, kami Anak Bangsa perduli terhadap NKRI Harga Mati,”tegas Ketua Garda Garuda Merah Putih Kaltim ini.

Jika kita melihat di zaman sekarang ini tambah semakin aneh karena banyaknya Warga Negara Asing terutama China masuk ke Indonesia dengan mudah dan dengan mudah pula mendapatkan KTP-el, dalih Pemerintah memang hebat jika KTP-el untuk WNA berbeda warna dan tidak bisa digunakan untuk memilih. Wauwlohhuallam bisoab.

Selain itu Ketua Umum Garda Garuda Merah Putih Kalimantan Timur juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur khususnya untuk tidak mudah dan terpancing mengikuti suatu lembaga ataupun Ormas yang ujungnya akan mengarahkan ke dalam Politik Praktis.

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat Kaltim karena ini tahun Politik untuk tidak mudah terpancing bergabung ke suatu lembaga ataupun organisasi yang berujung pada mengarah ke politik praktis karena lembaga, Ormas ataupun asosiasi harus netral. Jika ada lembaga atau asosiasi di Kaltim ini mengarahkan anggotanya pada calon tertentu tidak segan kami akan bertindak tegas, “pungkasnya. (sp).

Redaksi -

Recent Posts

Kanwil Kemenkumham Kaltim Tegaskan PT Kalimanis Plywood Industries Tidak Terdaftar di Database AHU Online

​SAMARINDA. Indcyber.com— Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Timur secara…

4 days ago

Keadilan untuk Musliadi! Menakar Celah Hukum Putusan NO PN Samarinda dan Ujian Nurani Majelis Hakim Pengadilan Tinggi

SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…

6 days ago

DPR KETOK PALU, SUYUDI ARIO SETO RESMI GANTIKAN LISTYO SIGIT

JAKARTA, indcyber.com  — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…

6 days ago

KAWAT 2 SENTIMETER DI JANTUNG, 14 KALI MEDIASI, Rp5 MILIAR TAK TERWUJUD

Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…

1 week ago

Operasi Jalur Hitam Batu Bara Samarinda, Izin TUKS PT Bara Kumala Kedaluwarsa, Aktivitas Bongkar Muat Berpotensi Ilegal!

SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…

1 week ago

Skenario “Penyelamat” di Balik Pencairan Rp700 Juta TPAK: Pengakuan Hudali Mukti Singkap Indikasi Pelanggaran Hukum Sistematis

Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…

1 week ago