Categories: DPRD KALTIMSamarinda

Harun Al-Rasyid: Makanya Kami Mengawasi Agar Pekerjaan Tersebut Tidak Terlambat

INDCYBER.COM, SAMARINDA- Sebagai langkah evaluasi dan pengawasan terhadap proyek pembangunan Kaltim. Komisi III DPRD Kaltim meliputi unsur pimpinan komisi dan jajaran anggota mengundang Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim dalam dalam rapat tertutup yang dilaksanakan pada Selasa (10/3/2020).

Seperti yang dikatakan anggota Komisi III DPRD Kaltim Harun Al Rasyid, Komisi III ingin mengetahui lebih pasti mengenai kinerja Dinas PUPR Kaltim sepanjang tahun ini. Pasalnya, kerap kali ditemukan pekerjaan yang terlambat rampung sesuai target.

Ada empat dinas di bawah tanggung jawab Dinas PUPR Kaltim yang diminta menyampaikan program-program atau progres yang akan kerjakan, yaitu Bina Marga, Cipta Karya, Sumber Daya Air dan Perkim.

“Makanya kami mengawasi agar pekerjaan ini tidak terlambat,” ujar politikus PKS, Harun Al Rasyid.

Harun sapaan karibnya menerangkan, menyangkut Dinas Perkim, ada program pembangunan layak huni yang sedang dikerjakan menggunakan dana APBD Kaltim. Lokasinya tersebar di beberapa kota. Seperti Bontang dan Balikpapan.

Untuk itu, masyarakat yang mempunyai tanah dan bisa membangun rumah akan menjadi prioritas untuk mendapat bantuan pembangunan melalui rekomendasi dewan.

“Karena mereka inilah yang paling layak dibantu, agar menjadi perhatian dan terobosan.Ada kategori tertentu, tidak semua orang. Salah satunya harus punya KTP di daerah tersebut dan rumah itu milik mereka bukan ngontrak. Konsep perumahan rumah layak huni sekarang hanya perbaikan saja. Bukan pengadaan,”urainya.

Selain itu, mengenai program Dinas Bina Marga, akses jalan munuju Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto juga mendapat sorotan dari Komisi III. Sebagaimana diketahui akses jalan menuju bandara masuk dalam kawasan banjir di Samarinda.

Pihak dewan, ingin ke depannya ada jalur respresentatif ke bandara yang cukup luas dan tidak terkendala banjir. Ada pula sejumlah jalan poros Kutim-Berau, Kutim-Long Iram, Kutim-Muara Wahau dan lainnya yang akan masuk dalam perencanaan anggaran APBD.

“Perencanaan untuk semua jalan harus masuk dulu. Rencanakan saja dulu, karena itu niat. Kalau tidak ada niat bagaimana, Soal anggaran nanti kita ajukan,” katanya.

Ditegaskan politikus PKS itu, Komisi III dan Dinas PUPR Kaltim akan bersinergitas memperjuangkan.

“Karena momentumnya IKN, kita manfaatkan itu agar menjadi perencanaan. Nanti anggaran yang dibutukan kita sampaikan ke pusat,”pungkasnya.(advertorial)

Penulis: Slamet Pujiono
Editor:Andi Febri
Sumber: Indonesia cyber

Redaksi -

Recent Posts

Aksi Konyol Truk Molen Buang Sisa Semen di Jalanan: Bahayakan Nyawa Pengendara dan Rusak Fasilitas Publik!

SAMARINDA, indcyber.com – Praktik ugal-ugalan dan kelalaian berat pengemudi truk ready mix (molen) kembali memakan…

31 minutes ago

Dugaan Konspirasi Mafia Tanah: Wahyudi Manaff dan Said Ahmad Lasuru Dituding Rekayasa Tim Penyelesai Aset Koperasi Kalimanis

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik dugaan kejahatan pertanahan berencana terstruktur dan terorganisir kembali mencuat. Wahyudi Manaff…

3 days ago

Kejati Kaltim Ikuti FGD Penuntutan Pidana Umum Berbasis Pemulihan Korban

​SAMARINDA, indcyber.com – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Focus Group…

3 days ago

Pertahankan WTP 10 Tahun Berturut-turut, Kejaksaan RI Terima LHP BPK atas Laporan Keuangan 2025

JAKARTA , indcyber.com — Kejaksaan Republik Indonesia kembali mencatatkan capaian tata kelola keuangan dengan meraih…

3 days ago

Skandal Anggaran Rp 1,5 Miliar Desa Batu Majang: Petinggi Kuasai Dana Tunai Mandiri, BPK & Aparat Terkesan Mandul!

MAHAKAM ULU, indcyber.com — Pengelolaan Keuangan Kampung (APBK) Batu Majang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam…

4 days ago

KEJAHATAN LINGKUNGAN DI TAHURA BUKIT SOEHARTO: TAMBANG ILEGAL PT SINGLURUS PRATAMA DIGULUNG SATGAS PKH, POTENSI DENDA TEMBUS Rp147,3 MILIAR

Kutai Kartanegara, indcyber.com - Penjarahan kawasan konservasi atas nama pengerukan kekayaan alam akhirnya menghantam tembok…

4 days ago