Jahiddin :Perkataan Kadis ESDM Kaltim Itu Tidak Elok, Kalau Tak Sanggup Ya Mundur Saja

INDCYBER.COM, SAMARINDA -Bekas lubang tambang batu bara milik PT IBP yang terletak di Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu yang yang telah merenggut nyawa Ahmad Setiawan (10)mendapatkan respon dan tanggapan keras dari kalangan legislator Karang Paci.

Tak terkecuali anggota Komisi I DPRD Kaltim, H J Jahiddin,dia menegaskan logikanya, Polisi bisa menangkap dan memproses hukum pengusaha tambang yang meninggalkan lubang tambang yang menyebabkan 35 orang mati di lubang tambang di Samarinda dan Kutai Kartenegara.

“Kalau Polisi menggunakan pendekatan UU Pidana  (KUHP), pengusaha tambang yang menyebabkan orang mati di lubang bekas tambangnya, jelas melanggar Pasal 359 KUHP. Pihak yang paling berwenang atau penyidik tunggalnya atas pelanggar pasal tersebut adalah Polisi,”tegas Politisi PKB ini

Pasal 359 KUHP berbunyi: “Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.”. Pengertian kasalahannya (kealpaannya)  dalam KUHP meliputi sama dengan kurang hati-hati, lalai lupa, amat kurang perhatian.

Menurutnya, meski pengusaha tambang sudah berdamai dan memberikan bantuan sosial kepada keluarga korban di lubang tambang, kelalaian pengusaha tambang menutup lubang tambang yang menyebabkan kematian, tetap perbuatan pidana.

“Memberikan santunan kepada keluarga korban tidak menghapus pelanggaran pidananya,” imbuh Jahiddin kepada indcyber.com.

Komisi I yang membawahi bidang Hukum dan Pemerintahan , lanjut Jahiddin, proses hukum terhadap pelanggaran hukum, termasuk UU Lingkungan Hidup oleh pengusaha tambang, seperti sengaja dibuat berbelit-belit, padahal kalau penyelesaian mengunakan pendekatan KUHP urusannya menjadi simpel.

“Selama ini saya tidak melihat ada sanksi yang menimbulkan efek jera kepada pengusaha tambang yang melalaikan kewajibannya melaksanakan reklamasi,” tambahnya.

Ditegaskan pula, dalam kasus lubang tambang yang menyebabkan kematian, tidak ada keharusan atau aturan yang mengharuskan Polisi  baru bisa melakukan proses hukum menunggu  limpahanberkas  penyidikan dari  Inspektur Tambang dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

“Secara hukum Polisi bisa langsung memproses hukum,” tegasnya.

Ia juga tidak melihat setelah urusan tambang dibawah kewenangan pemerintah Provinsi, tidak lebih bagus dibandingkan saat dibawah kewenangan pemeriha kabupaten/kota. Progres reklamasi atau penutupan bekas lubang tambang oleh pengusaha, juga tak berjalan, sementara korban terus berjatuhan.

Di sisi lain mantan Penyidik Polda Kaltim selama 21 Tahun ini juga menyesalkan perkataan Kadis ESDM Kaltim Wahyu Widhi Heranata yang mengatakan jika ini adalah kesalahan orang tuanya karena tidak mengawasi anaknya.

“Saya secara pribadi juga menyesalkan ucapan Kadis ESDM Kaltim yang menyebut korban terakhir di lubang tambang, salah orangtuanya karena kurang pengawasan orang tua ini kan sama halnya tidak bisa mencari solusi kalau begitu caranya mundur saja dari Kadis ESDM Kaltim ini ,” ketus Jahiddin.(adv/sp).

 

Redaksi -

Recent Posts

Dugaan Penyimpangan Proyek APBD Rp 2,28 Miliar di Paser: Pengawasan Publik dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…

5 days ago

PONTON BATU BARA RATAKAN PERMUKIMAN DI MAHAKAM: KELALAIAN FATAL ATAU KEJAHATAN PELAYARAN?

LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…

6 days ago

GUBERNUR KALTIM RUDY MAS’UD LANTIK 33 PEJABAT: UJI INTEGRITAS DI TENGAH ANCAMAN “HUKUMAN” ATAS PENYALAHGUNAAN KEWENANGAN

0SAMARINDA   indcyber.com — Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud (Harum) secara resmi melantik 33 pejabat…

1 week ago

Darurat Korsleting Listrik Hantui Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Desak Evaluasi Total dan Solusi Nyata untuk Warga!

TENGGARONG, indcyber.com  — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…

2 weeks ago

Wawali Samarinda Harapkan Revitalisasi Sekolah Pacu Semangat Belajar dan Prestasi Pelajar

SAMARINDA, indcyber.com — Pemerintah Kota Samarinda menggelar kegiatan Gelar Griya (Open House) Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi…

2 weeks ago

Warga Muara Jawa Ulu Sumringah! Jalan Pandawa Mulus Berkat Kawalan Ketat Rahmat Dermawan, DPRD Kukar Komit Tuntaskan Infrastruktur hingga ke Pelosok RT

Tenggarong, indcyber.com  — Wajah Jalan Pandawa RT 22, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa,…

2 weeks ago