Categories: BERANDAKaltim

Kadoi Presiden RI Kapal Rezim Oligarki Berujung Represifitas Aparat dan Pembungkaman Hak Menyampaikan Pendapat

Indcyber.com, Samarinda – Aksi Sambut Sambut Presiden RI di Provinsi Tergenang dan Berlubang Tambang berakhir pada represifitas aparat terhadap mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kaltim.

Aliansi Mahasiswa Kaltim memberikan sebuah kado kapal yang bertulis REZIM OLIGARKI dan tertulis beberapa prestasi kepemimpinan pak Jokowi selaku nahkoda kapal yang Anti Kritik, Mematikan KPK, Melahirkan PPKM Abadi dan Membuat Indonesia Ramah Tambang dan Perusakan Lingkungan. Kapal Rezim Oligarki dihadiahkan dari mahasiswa agar Jokowi tidak Tenggelam di Provinsi Kaltim dan Tidak Terjerumus ke dalam lubang tambang yang menganga dimana-mana. Sekaligus agar Ia yang menjabat presiden bisa mengatasi prestasi kelam kepemimpinannya 2 periode ini.

Aksi dimulai dengan orasi di depan Kampus Pahlawab dimulai jam 11.25 oleh perwakilan kampus dari Unmul, Polnes dan UINSI Kemudian di Jam 11. 40 Massa Aksi bersama Kado Kapal Untuk Jokowi berangkat menunju tepi badan jalan tapi baru saja keluar dari Kampus Pahlawan sudah dihalangi border sejumlah besar polisi yang membaur dengan massa aksi dan merepresifitas beberapa peserta aksi sehingga Kado Kapal untuk Jokowi tidak bisa berlayar ke badan jalan. Mahasiswa memaksa untuk bisa diberi ruang menyampaikan aspirasi pada Presiden. Massa aksi diapit oleh komando aparat dengan mobil Satpol PP dilengkapi dengan peralatan di belakang dan di depan di halangi puluhan polisi yang memblokir jalan menuju Titik Aksi Mahasiswa. Mahasiswa dipukul mundur ketika berusaha merangsek masuk dan akhirnya direpresi.

Aksi ditutup dengan Konferensi Pers dan Penyampaian Tujuh Gugatan Rakyat di depan Makam Pahlawan pada jam 12.06.

Kekecewaan massa aksi pada sikap pemerintah dan pihak keamanan karena menghalangi kebebasan berekspresi dan menyampaikan keresahan pada Presiden RI.

Aliansi mahasiswa Kaltim membawa beberapa tuntutan yaitu:

TUGU RAKYAT( Tujuh Gugatan Rakyat)
1. Menuntut Presiden RI utk menghentikan kerusakan lingkungan di Indonesia.

2.Menuntut Presiden RI utk mengutamakan kesejahteraan rakyat dlm hal penanganan kesehatan.

3.Menuntut Presiden RI mencabut tuntutan yang tidak berorientasi kpd rakyat.

4.Menuntut Presiden RI utk mengembalikan independensi KPK.

5.Menuntut Presiden RI utk mencabut Omnibus law cipta kerja.

6. Menuntut Presiden RI mengembalikan stabilitas ekonomi rakyat.

7. Menuntut Presiden RI utk meningkatkan kualitas pendidikan di masa pandemi.

TTD
BEM POLNES
BEM KM UNMUL
BEM KM UMKT
DEMA UINSI
ALIANSI GARUDA MULAWARMANP

indcyber

Recent Posts

Skandal Aset IPA Loa Bakung: Perumda Tirta Kencana Samarinda Gunakan Aset Pemkot Tanpa Legalitas Penyertaan Modal, BUMD dan BPKAD Diduga Tabrak Aturan!

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik pengolahan dan komersialisasi air bersih di Kota Samarinda mendadak disorot tajam.…

5 hours ago

Dibalik Piala Bertabur Gelar: Ironi Penghargaan Pembangunan Kaltara dan Dugaan Pengabaian Hak Konstitusional Warga Krayan

TANJUNG SELOR, indcyber.com— Sebuah ironi besar tersaji dalam panggung pemerintahan Kalimantan Utara. Di saat Gubernur…

8 hours ago

Kereta Gantung Maut dan Pembiaran Kawasan Hutan: Menelusuri Potensi Pelanggaran Hukum Pemkab Kukar di Santan Ulu

KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Pernyataan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, yang menolak membangun…

8 hours ago

MONUMEN KEGAGALAN DARI KUTAI BARAT: MANGKRAKNYA JEMBATAN ATJ MELAK DAN BANCAKAN UANG RAKYAT

SENDAWAR , indcyber.com— Di tengah hamparan Sungai Mahakam yang tenang, berdiri dua pilar beton berukuran…

1 day ago

SULAP JALUR HIJAU JADI BENTENG BISNIS ILEGAL: KULITI SKANDAL PERGUDANGAN TANPA IZIN DI SUNGAI KUNJANG SAMARINDA

SAMARINDA, indcyber.com — Tabir gelap kejahatan tata ruang, penggelapan pajak daerah, serta dugaan keterlibatan oknum…

1 day ago

Bobrok Pelayanan PDAM Samarinda: Warga Suryanata Menjerit, Hak Atas Air Bersih Diamputasi Bertahun-tahun

SAMARINDA , indcyber.com— Pelayanan air bersih oleh Perumdam Tirta Kencana (PDAM) Kota Samarinda kembali mendapat…

2 days ago