Indcyber.com, SENDAWAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Barat (Kubar), dalam pendistribusian logistic pemilu 2019, di 12 kecamatan banyak terkendala infrastruktur yang kurang memadai, ini salah satu hambatan dalam pengiriman logistic menuju kecamatan dan kampung – kampung yang akses jalannya rusak dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan.
Ketua KPU Kubar, Arkadius Hanye saat ditemui beberapa wartawan dikantornya pada Senin (15/4/2019) menyampaikan, bahwa ada 2 kecamatan yang tidak bisa dijangkau melalui jalan darat seperti kecamatan Muara Pahu dan Penyinggahan.
Dikatakan Arkadius Hanye, pendistribusiannya hanya bisa melalui sungai, selain itu 10 kecamatan lainnya yang jalannya rusak seperti kecamatan Bongan, Jempang, Siluq Ngurai, Bentian Besar, Muara Lawa, Damai, Long Iram, Mook Manar Bulant, Tering dan Nyuatan.
“ Kendala yang kami alami saat ini dalam pendistribusian logistic adalah infrastruktur, banyaknya jalanan yanng rusak dan tidak bisa dilalui dengan jalur darat,” kata Arkadius Hanye.
Ia mengatakan, Kendati demikian hingga hari kedua ini pihaknya telah berhasil mendistribusikan logistic Pemilu 2019 ke 12 Kecamatan tersebut. Khususnya kecamatan yang memiliki jarak tempuh yang cukup jauh dari ibu Kota .
“ Kerawanan ini hanya berupa kondisi geografis, bukan dari sisi kriminalitas. Dimana Kampung-kampung cukup jauh di pedalaman sehingga sulit dijangkau,” ungkap Arkadius Hanye.
Lanjutnya, disamping itu kampung yang tidak bisa di tembus dengan kendaraan terpaksa logistiknya dipikul dari truk menuju kampung, dan ada yang dari truk menuju sungai bilamana tidak bisa di tempuh jalan darat, apalagi saat ini musim hujan.
“ Karena logistic Pemilu harus sudah di tempat tujuan, H-1 menjelang pencoblosan. Untuk itu pihakanya melakukan pengiriman sejak Minggu 13/4/2019,” ujarnya.
Ia mengatakan, ada 4 kecamatan seperti Barong Tongkok, Sekolaq Darat, Linggang Bigung dan Melak yang ada didalam kota kabupaten akan dilakukan pendistribusiannya besok Selasa (16 /4/2019), karena disamping tempatnya yang dekat dan akses jalannya enak.
Proses distribusi logistik ke wilayah tersebut dikawal aparat kepolisian serta petugas Bawaslu, dengan harapan, logistik tiba di lokasi tanpa ada kerusakan dan aman sampai tujuan. (arf)
PASER, indcyber.com — Angka 33.887 hektare bukan sekadar koordinat konsesi di atas kertas. Itu adalah…
SAMARINDA, indcyber.com – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai amburadulnya penyaluran 134 fasilitas kredit kepada…
SAMARINDA, indcyber.com– Tabir fatamorgana kesehatan finansial PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara…
SAMARINDA, indcyber.com– Genderang perang terhadap gurita bisnis haram "dokumen terbang" di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali…
TANJUNG SELOR, indcyber.com – Klaim sepihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) yang menyebut pengelolaan…
Indcyber.com, SAMARINDA – Di tengah derasnya arus informasi digital dan munculnya berbagai platform berbasis kecerdasan…