Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Turun Langsung Dukung Aksi Mahasiswa: “Kami Sepakat, Tak Ada Pemotongan Beasiswa!”

Indcybercom Tenggarong  — Suasana halaman Gedung DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada Selasa siang dipenuhi ratusan mahasiswa dan perwakilan masyarakat yang menggelar aksi damai menyuarakan aspirasi rakyat. Uniknya, aksi ini berlangsung kondusif dan penuh dialog terbuka, setelah Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, bersama jajaran pimpinan dewan turun langsung menemui massa.

Turut mendampingi Ahmad Yani, Wakil Ketua I Abdul Rasid, Wakil Ketua II Junadi, Wakil Ketua III Aini Faridah, serta seluruh anggota DPRD Kukar. Mereka menyambut hangat kedatangan massa aksi, mendengarkan satu per satu orasi, bahkan membuka ruang komunikasi langsung di depan gedung dewan.

Aksi tersebut dijaga ketat namun tertib oleh aparat Polres Kukar, Kodim 0906/KKR, Satpol PP, dan berbagai instansi terkait. Tidak ada gesekan, hanya suara rakyat yang menggema di hadapan para wakilnya.

Dalam momen bersejarah itu, Ketua DPRD Ahmad Yani justru ikut berorasi dari atas mobil komando, menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan mahasiswa.

“Kami sangat mendukung perjuangan ini, karena apa yang disampaikan mahasiswa merupakan tujuan bersama. Bahkan saya sudah menandatangani dokumen dukungan yang menunjukkan bahwa seluruh anggota DPRD Kukar mendukung penuh aspirasi ini,” ujar Ahmad Yani di hadapan awak media.

Politisi PDIP itu menegaskan bahwa semua tuntutan yang berada dalam kewenangan daerah akan segera ditindaklanjuti. Isu yang paling ramai dibahas, yakni dugaan pemotongan beasiswa, langsung dibantah tegas olehnya.

“Tidak ada pemotongan beasiswa, tidak ada pengurangan kuota, itu sudah saya nyatakan sebelum mereka berdemo,” tegas Ahmad Yani dengan suara lantang.

Lebih lanjut, ia menilai aksi mahasiswa kali ini sebagai momentum berharga bagi DPRD Kukar. Menurutnya, kritik dan tuntutan mahasiswa adalah bentuk cinta terhadap daerah, bukan perlawanan.

“Bagi kami, ini seperti kuliah umum. Banyak pelajaran baru dari masyarakat yang kami terima hari ini. DPRD Kukar akan terus berada di sisi rakyat,” pungkasnya.

Dengan sikap terbuka dan komunikasi dua arah antara mahasiswa dan DPRD, aksi damai di Kukar hari ini menjadi contoh demokrasi sehat yang patut diapresiasi — memperlihatkan bahwa suara rakyat masih memiliki ruang dan didengar oleh para pemimpinnya.(AJ)

indcyber

Recent Posts

SKANDAL LIMBAH PHM Rp598 MILIAR: Menguliti Pelanggaran Hukum, Modus Cost Recovery, dan Bobroknya Pengawasan SKK Migas

Balikpapan, indcyber.com - Pengelolaan limbah pengeboran di Wilayah Kerja Mahakam oleh PT Pertamina Hulu Mahakam…

50 minutes ago

SOLUSI LAMBAN UNTUK JALAN NASIONAL JEMBAYAN: MASYARAKAT MASIH MENUNGGU KEPASTIAN

Tenggarong, indcyber.com - Masalah longsor yang melumpuhkan sebagian Jalan Nasional Jembayan kembali menjadi sorotan. Meskipun…

3 hours ago

Bobrok Administrasi ATR/BPN Kaltim: Dokumen Warkah Hilang, Modus Cacat Hukum Mengemuka dalam Sengketa Lahan Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik maladministrasi dan dugaan perbuatan melawan hukum kembali mencoreng institusi Kementerian Agraria…

6 hours ago

Dibalik Benteng “Putusan Praperadilan”: Menelanjangi Celah Sistem dan Potensi Pelanggaran Hukum Proyek Pasar Pagi Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com— Klarifikasi resmi Wali Kota Samarinda, Andi Harun, terkait penolakan permohonan Praperadilan proyek revitalisasi…

1 day ago

EKSPANSI BATU BARA MENGGILAS ZONA LINDUNG: EKOSISTEM TELUK ADANG DI UJUNG TANDUK

PASER, indcyber.com — Kawasan Cagar Alam Teluk Adang di Kabupaten Pasir (kini Kabupaten Paser), Kalimantan…

1 day ago

SK MENTERI PERHUBUNGAN CACAT HUKUM: SALAH TEMBUSAN WILAYAH KETIKAN PEJABAT JAKARTA, LEGITIMASI TERMINAL KHUSUS PT KIDECO JAYA AGUNG DIPERTANYAKAN!

JAKARTA, indcyber.com — Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 40 Tahun 2019 tentang Penetapan Terminal Khusus…

1 day ago