Ketua Komisi III DPRD Samarinda Tinjau Taman Balai Kota, Tegaskan Harus Ramah Publik

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, tinjau progres pembangunan Taman Balai Kota senilai Rp24 miliar, pastikan konsep dan manfaat terintegrasi dengan gedung Balai Kota demi kenyamanan publik.  

Indcyber.com, SAMARINDA – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyampaikan hasil peninjauan lapangan ke kawasan pembangunan Taman Balai Kota kepada awak media, Selasa (3/3/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan usai melihat progres Teras Samarinda, dengan fokus memastikan kejelasan konsep serta manfaat pembangunan taman yang saat ini menjadi perhatian masyarakat.

Integrasi Taman dan Gedung Balai Kota

Menurut Deni, proyek ini merupakan pembangunan taman kota yang terintegrasi dengan Gedung Balai Kota Samarinda dengan total anggaran sekitar Rp24 miliar.

Adapun fasilitas yang dibangun meliputi:

  • Area parkir mobil di bagian atas dengan kapasitas sekitar 80-an unit,
  • Parkir sepeda motor di bagian bawah,
  • Ruang pertemuan yang berada di sisi belakang kawasan.

“Kami tadi melihat secara langsung detail pembangunan yang dilaksanakan. Secara umum, jika dilihat dari spesifikasi dan fasilitas yang dibangun, anggaran tersebut cukup sepadan. Tapi tetap ada catatan dari kami,” ujar Deni.

Minta Tidak Bersifat Eksklusif

Deni menekankan agar fasilitas yang dibangun tidak hanya diperuntukkan bagi internal pemerintah, melainkan juga dapat dinikmati masyarakat luas.

“Jangan sampai nanti menjadi kawasan yang private dan hanya bisa diakses pejabat saja. Paling tidak akses ruang terbukanya dibuka untuk umum. Masyarakat harus bisa datang dan menikmati hasil pembangunan ini,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa taman tersebut nantinya memiliki beberapa akses masuk, baik dari sisi selatan menuju kawasan perkantoran sekitar, dari sisi utara melalui area eks lapangan voli dan jalur stadion, maupun koneksi langsung ke Gedung Balai Kota.

Soroti Insiden Tiang Roboh

Selain itu, Komisi III turut menyoroti kejadian robohnya salah satu tiang yang sempat menjadi perhatian publik. Menurut Deni, kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius.

“Bangunan ini belum genap setahun. Kalau sudah ada yang roboh, tentu kita minta penjelasan teknisnya. Ini menyangkut kualitas pekerjaan,” katanya.

Sebagai mitra kerja Dinas PUPR, Komisi III DPRD Samarinda menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap proyek-proyek infrastruktur agar setiap penggunaan anggaran daerah benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Penulis: Fathur  | Editor: Awang

Awang

Recent Posts

Keadilan untuk Musliadi! Menakar Celah Hukum Putusan NO PN Samarinda dan Ujian Nurani Majelis Hakim Pengadilan Tinggi

SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…

12 hours ago

DPR KETOK PALU, SUYUDI ARIO SETO RESMI GANTIKAN LISTYO SIGIT

JAKARTA, indcyber.com  — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…

1 day ago

KAWAT 2 SENTIMETER DI JANTUNG, 14 KALI MEDIASI, Rp5 MILIAR TAK TERWUJUD

Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…

2 days ago

Operasi Jalur Hitam Batu Bara Samarinda, Izin TUKS PT Bara Kumala Kedaluwarsa, Aktivitas Bongkar Muat Berpotensi Ilegal!

SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…

2 days ago

Skenario “Penyelamat” di Balik Pencairan Rp700 Juta TPAK: Pengakuan Hudali Mukti Singkap Indikasi Pelanggaran Hukum Sistematis

Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…

4 days ago

SKANDAL IUP PT WELARCO SUBUR JAYA:MENGULITI DUGAAN PIDANA DAN PERMAIANAN ADMINISRTASI DI KUTAI KARTANEGARA

SAMARINDA, indcyber.com — Sebuah dokumen investigasi bertanggal Desember 2017 bertajuk “Dugaan Perbuatan Melawan Hukum &…

4 days ago