Komisi III DPRD Kota Samarinda bersama Dinas PUPR meninjau progres Teras Samarinda Tahap II. Dari empat segmen yang dikerjakan, tersisa segmen satu yang belum rampung dengan nilai kontrak Rp49 miliar dan masih menyisakan tiga item pekerjaan. PUPR juga mengusulkan tambahan anggaran Rp10 miliar untuk pelapisan jembatan, taman, serta mekanikal dan elektrikal. Segmen dua, tiga, dan empat telah dinyatakan selesai dan dalam proses administrasi. (Foto: Fathur)
Indcyber.com, SAMARINDA – Komisi III DPRD Kota Samarinda bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali melakukan inspeksi lapangan terhadap proyek Teras Samarinda Tahap II guna memastikan penyelesaian pekerjaan berjalan sesuai standar.
Sidak tersebut dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, didampingi unsur pimpinan dan anggota Komisi III yakni Arief Kurniawan, Ari Wibowo, Elnathan Pasambe, Romadhony Pratama Putra, Fahruddin, Abdul Rohim, Jasno, Sutrisno, Muhammad Syahri, Achmad Sukamto, Maswedi, dan Mohammad Yusrul Hana.
Turut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, Hendra Kesuma beserta jajaran.
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, menjelaskan kepada wartawan bahwa secara umum progres fisik proyek sudah menunjukkan perkembangan signifikan. Namun, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus segera dituntaskan, khususnya pada segmen satu.
“Dari empat segmen, tiga segmen sudah selesai. Tinggal segmen satu yang masih menyisakan beberapa item pekerjaan,” ujarnya.
Segmen satu yang memiliki nilai kontrak sekitar Rp49 miliar masih menyisakan tiga item pekerjaan utama. Dinas PUPR juga mengusulkan tambahan anggaran kurang lebih Rp10 miliar untuk mendukung penyelesaian pelapisan jembatan menggunakan PVC, pembangunan taman, serta instalasi mekanikal dan elektrikal.
Sementara itu, segmen dua dan tiga telah rampung dan bahkan sudah memasuki tahap administrasi penyelesaian aset. Segmen empat yang sebelumnya mendapat perpanjangan waktu melalui APBD Perubahan juga telah dinyatakan selesai secara fisik.
Dalam peninjauan tersebut, Komisi III memberi perhatian khusus terhadap kualitas material, terutama pada area playground di segmen empat. Deni menegaskan bahwa fasilitas publik harus menggunakan bahan yang tahan terhadap cuaca ekstrem, mengingat intensitas panas dan hujan di Samarinda cukup tinggi.
Selain itu, aspek keselamatan menjadi perhatian serius, terutama pada pemasangan railing di segmen satu. Komisi III meminta agar spesifikasi railing diseragamkan dengan segmen lainnya yang telah menggunakan bahan stainless steel.
“Kami tidak ingin ada perbedaan kualitas. Apalagi ini ruang publik yang banyak dikunjungi anak-anak. Jarak antar celah railing juga harus diperhatikan agar tidak membahayakan,” tegas Deni.
Komisi III berharap seluruh sisa pekerjaan dapat segera diselesaikan sesuai standar mutu dan keamanan, sehingga Teras Samarinda Tahap II benar-benar menjadi ruang publik yang nyaman, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Samarinda.
Penulis: Fathur | Editor: Awang
Dua terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diamankan jajaran Polsek Sungai Pinang usai dilakukan…
Sejumlah perwakilan Aliansi Perjuangan Masyarakat (APM) Kalimantan Timur berfoto bersama di depan Sekretariat APM Kaltim…
Dua pria terduga pelaku pengeroyokan diamankan Unit Reskrim Polsek Sungai Kunjang usai insiden kekerasan di…
Dua pelaku pencurian sepeda motor berinisial MJ dan MH berhasil diamankan jajaran Polsek Samarinda Ulu.…
SAMARINDA, indcyber.com– Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur resmi menetapkan status penahanan terhadap mantan Kepala Dinas…
KUTAI BARAT, indcyber.com – Kekecewaan mendalam disampaikan masyarakat bersama Ormas Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR)…