Komisi I DPRD Samarinda Dorong Penyelesaian Humanis Polemik Lahan Puskesmas Sidomulyo

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, memberikan keterangan kepada awak media usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait polemik lahan Puskesmas Sidomulyo di Gedung DPRD Samarinda, Kamis (26/2/2026). (Foto: Fathur)

Indcyber.com, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda melalui Komisi I menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas polemik penggunaan lahan yang saat ini berdiri Puskesmas Sidomulyo, Kamis (26/2/2026). Rapat tersebut digelar menyusul adanya pengaduan dari warga terkait status kepemilikan tanah yang dipakai Pemerintah Kota Samarinda.

RDP dipimpin Ketua Komisi I, Samri Shaputra, didampingi jajaran anggota komisi. Hadir pula kuasa hukum ahli waris pemilik lahan, perwakilan Bagian Hukum Setda Pemkot Samarinda, BPKAD, Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas Sidomulyo, Camat Samarinda Ilir, serta Lurah Sidodamai.

Dalam keterangannya usai rapat, Samri menekankan pentingnya pendekatan yang mengedepankan rasa keadilan dan kemanusiaan. Ia meminta pemerintah kota tidak semata-mata berpegang pada aspek administratif, tetapi juga mempertimbangkan hak warga yang merasa dirugikan.

“Kami mendorong agar pemerintah menyikapi persoalan ini secara bijaksana dan manusiawi. Jika memang ada hak masyarakat yang belum terpenuhi, perlu dipikirkan solusi seperti kebijakan kompensasi atau langkah lain yang adil,” ujarnya.

Di sisi lain, ia mempersilakan pihak ahli waris untuk menempuh jalur hukum lanjutan apabila masih terdapat peluang yang dapat diperjuangkan, meskipun putusan Pengadilan Tinggi sebelumnya memenangkan pihak pemerintah.

Samri juga menyoroti persoalan administrasi aset daerah. Ia menilai perlu ada pembenahan menyeluruh terhadap pencatatan dan legalitas aset milik pemerintah agar tidak menimbulkan persoalan serupa di kemudian hari.

Menurutnya, penyelesaian sengketa ini harus mengedepankan kepastian hukum tanpa mengabaikan fungsi pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui keberadaan Puskesmas Sidomulyo. Komisi I berharap ada titik temu yang mampu menjaga hak warga sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Penulis: Fathur  | Editor: Awang

Awang

Recent Posts

Kanwil Kemenkumham Kaltim Tegaskan PT Kalimanis Plywood Industries Tidak Terdaftar di Database AHU Online

​SAMARINDA. Indcyber.com— Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Timur secara…

3 days ago

Keadilan untuk Musliadi! Menakar Celah Hukum Putusan NO PN Samarinda dan Ujian Nurani Majelis Hakim Pengadilan Tinggi

SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…

5 days ago

DPR KETOK PALU, SUYUDI ARIO SETO RESMI GANTIKAN LISTYO SIGIT

JAKARTA, indcyber.com  — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…

5 days ago

KAWAT 2 SENTIMETER DI JANTUNG, 14 KALI MEDIASI, Rp5 MILIAR TAK TERWUJUD

Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…

6 days ago

Operasi Jalur Hitam Batu Bara Samarinda, Izin TUKS PT Bara Kumala Kedaluwarsa, Aktivitas Bongkar Muat Berpotensi Ilegal!

SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…

7 days ago

Skenario “Penyelamat” di Balik Pencairan Rp700 Juta TPAK: Pengakuan Hudali Mukti Singkap Indikasi Pelanggaran Hukum Sistematis

Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…

1 week ago