Categories: BERANDASamarinda

Klaim Kepemilikan Lahan Puskesmas Sidomulyo Dipersoalkan, Pemilik Siap Tempuh Gugatan Baru

Abdullah memberikan keterangan kepada awak media usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Kota Samarinda terkait sengketa lahan Puskesmas Sidomulyo, Kamis (26/2/2026). Dalam pernyataannya, ia memastikan akan kembali menempuh jalur hukum terhadap Pemerintah Kota Samarinda.

Indcyber.com, SAMARINDA – Polemik kepemilikan lahan yang digunakan untuk Puskesmas Sidomulyo kembali mencuat. Setelah menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Kota Samarinda, Kamis (26/2/2026), Abdullah selaku pihak yang mengklaim sebagai pemilik tanah menyatakan akan kembali menempuh jalur hukum terhadap Pemerintah Kota Samarinda.

RDP yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Lantai 2 DPRD tersebut membahas laporan terkait status penggunaan lahan oleh Pemkot. Abdullah menilai hasil pertemuan itu justru mempertegas langkahnya untuk mengajukan gugatan lanjutan.

Menurutnya, keputusan di tingkat banding yang memenangkan Pemkot masih menyisakan tanda tanya, terutama soal klaim bahwa sebagian lahan telah dibayar atau diwakafkan oleh almarhum orang tuanya. Ia menegaskan hingga kini tidak pernah melihat bukti sah yang menunjukkan adanya transaksi maupun penyerahan hak tersebut.

Abdullah mengungkapkan, persoalan ini mulai ia telusuri sejak 2009. Setelah melayangkan surat resmi pada 2011 dan menerima balasan pada 2017 yang menyarankan penyelesaian melalui jalur hukum, ia mengajukan gugatan pada 2018 dan sempat memenangkan perkara di Pengadilan Negeri.

Selain itu, ia juga mempertanyakan munculnya isu tunggakan pajak saat proses persidangan berlangsung. Ia mengaku tidak pernah menerima pemberitahuan resmi sebelumnya terkait kewajiban pajak atas lahan tersebut.

Tak hanya itu, Abdullah turut menyinggung proses pengurusan sertifikat yang disebut pernah terkendala karena persoalan administrasi alas hak. Ia memastikan akan kembali mengajukan gugatan baru dengan menyiapkan tambahan bukti untuk memperkuat posisinya.

“Yang kami minta hanya kejelasan bukti. Jika memang sudah dibayar atau diwakafkan, tunjukkan secara sah,” tegasnya.

Penulis: Fathur  | Editor: Awang

Awang

Recent Posts

APM Kaltim Ajak Massa Jaga Aksi Tetap Damai dan Tertib pada 21 April 2026

Sejumlah perwakilan Aliansi Perjuangan Masyarakat (APM) Kalimantan Timur berfoto bersama di depan Sekretariat APM Kaltim…

18 minutes ago

Berujung Penganiayaan, Aksi Menolong Pria Mabuk di Mahulu Justru Picu Amarah

Dua pria terduga pelaku pengeroyokan diamankan Unit Reskrim Polsek Sungai Kunjang usai insiden kekerasan di…

20 hours ago

Motor Diparkir Tanpa Kunci Pengaman, Dua Pencuri Berhasil Dibekuk Polisi

Dua pelaku pencurian sepeda motor berinisial MJ dan MH berhasil diamankan jajaran Polsek Samarinda Ulu.…

2 days ago

KECEWA BERAT! TIM VERIFIKASI PEMKAB KUTAI BARAT DINILAI GAGAL, WARGA DESAK HENTIKAN RKAB PT TCM

KUTAI BARAT, indcyber.com – Kekecewaan mendalam disampaikan masyarakat bersama Ormas Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR)…

3 days ago

JEJAK HITAM PROYEK JALAN Rp27,3 MILIAR DI KALTIM DIDUGA “DIATUR”: PEKERJAAN SUDAH JALAN SEBELUM LELANG

Balikpapan, indcyber.com – Diduga melibatkan oknum" pejabat dilingkungan dinas pupr prov kaltim, praktik korupsi kembali…

3 days ago

Kaltim Membara: Aliansi Perjuangan Masyarakat Kepung Samarinda 21 April, Lawan Dinasti dan Nepotisme

SAMARINDA, indcyber.com– Stabilitas politik di Bumi Etam dipastikan memanas. Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (APM-KT)…

4 days ago