Categories: BERANDASamarinda

Maklumat Koordinator Gerakan Rakyat Bersatu Pejuang Daerah Otonomi Baru Samarinda Seberang

Indcyber.Com, Samarinda -Kota Samarinda hampir setiap tahun memiliki APBD lebih dari Rp 2,8 Triliun dan sejak dulu titik berat dan fokus pembangunan selalu di Wilayah Perkotaan saja.

Sementara Samarinda Seberang, Palaran, Loa Janan Ilir hampir tidak tersentuh pembangunan sehingga laju pembangunan terkesan lamban dan kurang perhatian serta sudah lama menimbulkan kecemburuan sosial.

Apalagi saat ini sudah semakin dekat dengan pesta demokrasi lima tahunan tepatnya hari Rabu tanggal 17 April 2019, hal ini memantik respon yang sangat berarti dari Gerakan Rakyat Bersatu Pejuang Daerah Otonomi Baru Samarinda Seberang untuk menyatakan sikap kepada seluruh Caleg DPRD Kota Samarinda maupun Provinsi.

Sikap ini tertuang dalam bentuk Maklumat Koordinator Gerakan Rakyat Bersatu Pejuang Daerah Otonomi Baru Samarinda Seberang Rusdiansyah Rays, SE. Rusdiansyah menyatakan keinginannya dari seluruh Caleg yang berkompetisi khususnya Dapil 2 untuk komitmen satu suara berjuang untuk terbentuknya DOB Samarinda Seberang.

“Saya sebagai koordinator Gerakan Rakyat Bersatu Pejuang Daerah Otonomi Baru Samarinda Seberang menyatakan maklumat kepada seluruh Caleg yang berkompetisi memperebutkan kursi DPRD khususnya Dapil 2 punya komitmen dan kesamaan perjuangan yaitu akan memperjuangkan terbentuknya DOB Samarinda Seberang karena itu sebuah keharusan dan harga mati, “ujar Koordinator Gerakan Rakyat Bersatu Pejuang Daerah Otonomi Baru Samarinda Seberang Rusdiansyah Rays kepada indcyber.com di salah satu rumah makan di Samarinda, Selasa (09/04/2019).

Maklumat Koordinator Gerakan Rakyat Bersatu Pejuang Daerah Otonomi Baru Samarinda Seberang antara lain pertama bagaimana DOB Samarinda Seberang terwujud karena harus ada kesamaan Caleg untuk memperjuangkan itu, Kedua sudah lama seluruh masyarakat punya pilihan yang berkomitmen, berintegritas dan berkualitas jangan sampai salah pilih dan jangan dipilih yang suka money politik, ketiga Gerakan Rakyat Bersatu Pejuang Daerah Otonomi Baru Samarinda Seberang tidak akan pernah mati sampai terwujud.

“Untuk beberapa bulan terakhir kami memang sengaja sunyi dengan tujuan agar tidak bergesekan dengan Tahun politik tapi kita akan bergerak kembali memanasi mesin setelah Pemilu dengan menggelar berbagai agenda,”tegas Rusdiansyah Rays.

Pihaknya juga akan terus sosialisasi ke masyarakat untuk memberikan pemahaman apa itu DOB, karena tujuan DOB adalah untuk menggerakkan seluruh potensi di wilayah kita guna kelangsungan pembangunan dan mensejahterakan masyarakat.

Rusdiansyah menilai jika Samarinda Seberang memiliki potensi yang luarnya biasa karena tidak menutup kemungkinan di Samarinda Seberang akan dibangun kantor Gubernur, Balai Kota serta kantor pemerintahan lainnya karena di wilayah tersebut masih ada lahan milik Pemerintah Provinsi Kaltim seluas 260 hektar.

Selain berharap kepada seluruh Caleg yang akan berlaga di Pemilu Serentak bulan ini dari 16 partai untuk dapat menyuarakan suaranya akan ikut berjuang terbentuknya DOB Samarinda Seberang juga berharap agar masyarakat memilih wakil rakyat yang komitmen, berintegritas dan berkualitas serta tidak money politik.

“Ingat tanggal 17 April hari Rabu kita pergi ke TPS untuk mencoblos pilihan sesuai dengan hati nurani kita dan yang berkomitmen berjuang demi terwujudnya DOB Samarinda Seberang dan jangan sampai Golput, “pungkasnya

Perlu diketahui jika setelah Pemilu ini Gerakan Rakyat Bersatu Pejuang Daerah Otonomi Baru Samarinda Seberang akan rilis dan umumkan Susunan Dewan Presedium DOB Kota/Kab Samarinda Seberang yang sudah mengalami revisi dan melibatkan seluruh komponen dan tokoh masyarakat di 3 Kecamatan di wilayah Samarinda Seberang.

Tidak ada Solusi buat Samarinda Seberang kecuali Daerah Otonomi Baru harga mati.(sp).

Redaksi -

Recent Posts

KALTIM DARURAT MAFIA: TB KANAYA & HEKTOR 888 KENCINGI ATURAN, DOKUMEN TERBANG ARDIAN CS DIBALIK TEMBOK BERLIN OKNUM APH

SAMARINDA, indcyber.com – Praktik mafia tambang di Kalimantan Timur kian menunjukkan taringnya. Seolah kebal hukum…

9 hours ago

OPINI PUBLIK ATAU ALIBI PELANGGARAN? TAMENG “DATA HISTORIS” KADES BATUAH DI ZONA MERAH TAHURA

SAMARINDA, indcyber.com – Pernyataan Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid (Abul Rasid), yang meminta "keistimewaan" bagi…

10 hours ago

SKANDAL BPD KALTIMTARA: Topeng Aklamasi di Balik Borok Kredit Macet yang Disembunyikan

SAMARINDA, indcyber.com– Narasi "harmonis" yang dibangun Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, atas hasil Rapat Umum Pemegang…

12 hours ago

SENTRALISASI TAMBANG DIGUGAT: FPHI Kaltim Seret UU Minerba ke Mahkamah Konstitusi!

JAKARTA, indcyber.com– Fondasi otonomi daerah di Indonesia berada di ambang kolaps. Forum Praktisi Hukum Investasi…

13 hours ago

SKANDAL DOKUMEN TERBANG: Mafia Batu Bara Sanga-Sanga ‘Kangkangi’ Hukum, KSOP Samarinda Tutup Mata?

SANGA-SANGA, indcyber.com– Praktik lancung perampokan sumber daya alam di Kalimantan Timur kian menunjukkan wajah aslinya…

1 day ago

SK ‘Mundur’ Gubernur Kaltim: Pengembalian Uang Bukan Pintu Maaf, Ancaman Pidana Menanti 43 Penerima Aliran Dana

SAMARINDA, indcyber.com – Polemik penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Staf Khusus dan Tenaga Ahli oleh…

1 day ago