SAMARINDA, indcyber.com – Eskalasi massa memadati depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Teuku Umar, Karangpaci, pada Senin sore (4/5/2026). Kurang lebih 300 demonstran yang tergabung dalam aksi Unras 214 Jilid II menggelar orasi bertajuk Mayday Melawan Kawal Hak Angket 4 Mei 2026.
Pantauan di lapangan menunjukkan aksi dimulai sejak pukul 16.05 WITA. Di bawah komando Jenderal Lapangan (Jendlap) Sdr. Fathur dan Koordinator Lapangan (Korlap) Enya, massa menuntut respons cepat dari para legislator Karangpaci terkait isu krusial di tingkat regional maupun nasional.
Tiga Tuntutan Utama Massa
Dalam orasinya, para pengunjuk rasa menyampaikan tiga poin tuntutan mendesak:
1. DPRD Kaltim Wajib Ambil Sikap: Massa mendesak institusi legislatif segera memutuskan penggunaan Hak Angket sebagai bentuk fungsi pengawasan.
2. Kesejahteraan Buruh (Mayday): Menuntut perbaikan taraf hidup kaum buruh dan mendesak revisi segera terhadap UU Ketenagakerjaan yang dinilai masih merugikan pekerja.
3. Pendidikan dan Keselamatan Pelajar: Menuntut jaminan keadilan pendidikan serta standar keselamatan yang nyata bagi seluruh pelajar di wilayah Kalimantan Timur.
“Kami tidak datang untuk berdialog kosong. Kami datang menuntut aksi nyata dari wakil rakyat untuk segera memutuskan hak angket dan memperhatikan nasib buruh serta pelajar!” tegas salah satu orator di atas mobil komando.
Situasi Terkini
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di sekitar Jalan Teuku Umar mengalami perlambatan akibat kerumunan massa yang memenuhi bahu jalan. Aparat keamanan tampak berjaga ketat di depan gerbang utama Kantor DPRD Kaltim guna mengantisipasi kericuhan.
Kegiatan aksi saat ini masih berlangsung dengan pengamanan ketat. Belum ada perwakilan dari anggota DPRD Kaltim yang keluar untuk menemui massa aksi secara resmi. Laporan: S2
SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…
JAKARTA, indcyber.com — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…
Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…
SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…
Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…
SAMARINDA, indcyber.com — Sebuah dokumen investigasi bertanggal Desember 2017 bertajuk “Dugaan Perbuatan Melawan Hukum &…