Categories: Samarinda

Masyarakat Karang Mulya Geram Dengan Sikap Acuh Dan Cuek Lurah Loa Bahu Karena Mengabaikan Aduan Warga

Kondisi pembongkaran badan jalan Karang Mulya 1 yang akan dibuat gorong gorong yang dikeluhkan masyarakat karena harus jauh memutar.(foto:indcyber.com).

Penulis: Tim Indonesia Cyber
Editor: Redaksi

INDCYBER.COM,SAMARINDA-Warga Jalan Karang Mulya 1 Kelurahan Loa Bahu Kecamatan Sungai Kunjang mengeluhkan pembangunan gorong gorong yang harus memutus jalan utama menuju ke Perumahan Karang Mulya Mansion maupun perumahan lainnya yang berada di wilayah tersebut.

Seperti penelusuran tim indcyber.com ke lokasi, memang benar adanya jika pembangunan gorong gorong tersebut memutus jalur utama yang mengharuskan warga memutar melewati jalur yang jauh memutar dan begitu gelap.

Lokasi dibangunnya gorong tersebut tepat berada dibawah atau sisi bekas galian C atau bekas tambang ilegal yang lebih ironis lagi tepat berada tidak jauh dari kediaman Lurah Loa Bahu.

Seperti yang disampaikan oleh perwakilan masyarakat Karang Mulya 1 jika selama ini yang menjadi permasalahan adalah jika hujan turun hanya dengan hitungan menit sudah banjir dikarenakan di sisi kanan kiri jalan Karang Mulya 1 tersebut tidak ada drainasenya ditambah lagi adanya sedimentasi akibat bekas galian C.

“Yang jadi permasalahannya selama ini adalah jika hujan datang maka banjir si depan itu di sebabkan terhambatnya aliran air karena tepat di depan rumah Lurah(Lurah Loa Bahu) yang seyognya dibuat paret atau drainase malah di tutup urukan tanah,”ujar perwakilan warga yang enggan disebutkan namanya kepada indcyber.com, Jum’at (2/4/2021).

Masih lanjut perwakilan masyarakat dengan adanya urukan tanah di depan rumah tersebut entah itu sadar atau tidak menjadi salah satu penyebab banjir.

“Dan beliau seakan akan tidak sadar atau sengaja menutup mata tidak sadar kalau itu menjadi salah satu penyebab banjir tanah dan lumpur.Kalau menurut saya sebagai orng awam pembuatan gorong gorong tersebut tidak akan ada fungsinya selama paritnya tidak dibenahi dan sedimen tanah yang turun dari galian C itu tidak dibenahi,”urainya.

“Maksud kami benahi drainasenya dulu baru tinggikan badan jalan,”sambungnya.

Menurut informasi jika proyek pengerjaan gorong gorong tersebut adalah salah satu kegiatan dari Dinas PUPR Kota Samarinda namun dilokasi tidak ditemukan satupun plang nama dari instansi terkait sehingga sumber anggaran maupun kontraktornya belum diketahui.

Hingga berita ini diturunkan Kepala Kelurahan Loa Bahu Sukarman saat dikonfirmasi via pesan WhatsAppnya belum memberikan respon.

Redaksi -

Recent Posts

Dugaan Penyimpangan Proyek APBD Rp 2,28 Miliar di Paser: Pengawasan Publik dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…

6 hours ago

PONTON BATU BARA RATAKAN PERMUKIMAN DI MAHAKAM: KELALAIAN FATAL ATAU KEJAHATAN PELAYARAN?

LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…

1 day ago

Darurat Korsleting Listrik Hantui Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Desak Evaluasi Total dan Solusi Nyata untuk Warga!

TENGGARONG, indcyber.com  — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…

7 days ago

Wawali Samarinda Harapkan Revitalisasi Sekolah Pacu Semangat Belajar dan Prestasi Pelajar

SAMARINDA, indcyber.com — Pemerintah Kota Samarinda menggelar kegiatan Gelar Griya (Open House) Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi…

1 week ago

Warga Muara Jawa Ulu Sumringah! Jalan Pandawa Mulus Berkat Kawalan Ketat Rahmat Dermawan, DPRD Kukar Komit Tuntaskan Infrastruktur hingga ke Pelosok RT

Tenggarong, indcyber.com  — Wajah Jalan Pandawa RT 22, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa,…

1 week ago

DARURAT UDARA KUKAR! DPRD Desak Perpanjangan PJJ & Sentil Keras Gerakan “Open Donasi” Pemerintah

TENGGARONG, indcyber.com  — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti…

1 week ago