Muspandi :Meskipun Dilantik Dengan Mendagri Jika Tak Sejalan Dengan Gubernur Dalam Menjalankan Roda Pemerintahan Itu Namanya Tidak Elok

INDCYBER.COM, SAMARINDA -Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo akhirnya resmi melantik Abdullah Sani sebagai pejabat Sekretaris Provinsi Kaltim.

Berbekal surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 133/TPA Tahun 2018 tanggal 2 November 2018 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Pelantikan Sekprov Kaltim kali ini hanya mengundang Gubernur Kaltim, Wakil Gubernur, Ketua DPRD Kaltim, Wakil Ketua DPRD, Kapolda Kaltim, Danrem 091/ASN, Kajati Kaltim, Kabinda dan Abdullah Sani, sempat diundur beberapa jam dari jadwal yang telah ditetapkan.

Menteri Dalam Negeri-Tjahjo Kumolo Melantik Abdullah Sani

Namun disisi lain dari pelantikan ini masih ada yang pro dan kontra utamanya di tubuh lembaga perwakilan rakyat Kaltim, hal ini seperti yang disampaikan oleh anggota DPRD Kaltim H Muspandi jika benar ada Pelantikan kenapa tidak ada undangan resmi untuk anggota DPRD Kaltim, masih menurut Muspandi jika hal ini aneh.

“Secara resmi kan tidak ada pemberitahuan terkait pelantikan Sekdaprov Kaltim oleh Mendagri, undangan secara resmi tidak ada.Na ini yang menjadi satu pertanyaan bagi kami selaku anggota DPRD Kaltim, “ujar H Muspandi saat dikonfirmasi indcyber.com di ruang kerjanya, Selasa (16/7).

Selain itu Muspandi juga mengatakan kalau benar ada Pelantikan tentunya Kemendagri harus kirim undangan secara resmi.

“Kalau ada undangan resiko pasti sampai ke meja saya melalui staf langsung diberitahukan ke saya, ini tidak ada. Ini sebenarnya persoalan harus duduk bersama, kalau susah dilantik tapi dalam menjalankan roda Pemerintahan antara Gubernur dan Sekretaris Daerah tidak sejalan mau jadi apa, “tuturnya.

Politisi PAN ini juga merasa aneh dengan Pengambilan alih pelantikan Sekdaprov Kaltim ini karena menurut dia sebagai anggota DPRD Kaltim yang masih aktif tidak diundang karena selain itu Muspandi juga mengkhawatirkan roda Pemerintahan Kaltim ini akan runyam karena posisi Sekdaprov ini merupakan Pimpinan tertinggi dalam lembaga birokrasi.

“Ini harus duduk bersama karena biar pun dilantik kalau tidak sejalan percuma, kan yang menjalankan Pemerintahan di Bumi Etam ini Gubernur dan Sekdaprov bukan Mendagri ataupun Presiden. Menurut saya tetap saja aneh pelantikan ini meskipun ada Keppres dan sebagainya. Sangat tidak elok jika Gubernur dan Sekdaprov dalam menjalankan roda Pemerintahan tidak sejalan, “pungkasnya.

Muspandi juga menyesalkan, dirinya sebagai anggota DPRD Kaltim yang masih aktif sebagai mitra kerja Pemprov Kaltim tidak diundang secara resmi, ini merupakan kesalahan sangat besar. (adv/sp).

Redaksi -

Recent Posts

APM Kaltim Ajak Massa Jaga Aksi Tetap Damai dan Tertib pada 21 April 2026

Sejumlah perwakilan Aliansi Perjuangan Masyarakat (APM) Kalimantan Timur berfoto bersama di depan Sekretariat APM Kaltim…

4 hours ago

Berujung Penganiayaan, Aksi Menolong Pria Mabuk di Mahulu Justru Picu Amarah

Dua pria terduga pelaku pengeroyokan diamankan Unit Reskrim Polsek Sungai Kunjang usai insiden kekerasan di…

24 hours ago

Motor Diparkir Tanpa Kunci Pengaman, Dua Pencuri Berhasil Dibekuk Polisi

Dua pelaku pencurian sepeda motor berinisial MJ dan MH berhasil diamankan jajaran Polsek Samarinda Ulu.…

2 days ago

Mantan Kadis Pertambangan Kukar Berinisial AS Resmi Ditahan Terkait Kasus Lahan Transmigrasi

SAMARINDA, indcyber.com– Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur resmi menetapkan status penahanan terhadap mantan Kepala Dinas…

2 days ago

KECEWA BERAT! TIM VERIFIKASI PEMKAB KUTAI BARAT DINILAI GAGAL, WARGA DESAK HENTIKAN RKAB PT TCM

KUTAI BARAT, indcyber.com – Kekecewaan mendalam disampaikan masyarakat bersama Ormas Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR)…

3 days ago

JEJAK HITAM PROYEK JALAN Rp27,3 MILIAR DI KALTIM DIDUGA “DIATUR”: PEKERJAAN SUDAH JALAN SEBELUM LELANG

Balikpapan, indcyber.com – Diduga melibatkan oknum" pejabat dilingkungan dinas pupr prov kaltim, praktik korupsi kembali…

3 days ago