Pagi Ini Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Samarinda Melepas Ekspor Komoditas Pertanian ke Berbagai Negara

INDCYBER.COM, SAMARINDA –PT Multi Kusuma Cemerlang (MKC) merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi pengolahan karet dan karet alam (TSR). 

Perusahaan yang berlokasi di Jalan Trikora, Kelurahan Handil Bhakti, Kecamatan Palaran Samarinda memiliki luas areal 25 hektar sertamemiliki Kapasitas produksi 40.000 ton pertahun.

Terkait dengan produksi komoditas pertanian Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian berkomitmen untuk menjadikan tahun 2019 sebagai tahun akselerasi atau percepatan ekspor dengan menciptakan program dengan nama “Ayo Galakan Ekspor Generasi Milenial Bangsa” atau biasa disebut Agro Gemilang.

Dengan melihat potensi sumber daya alam yang ada, program ini akan menyiapkan dan mendorong para petani muda Indonesia untuk memasuki pasar ekspor.

Pagi hari ini Kamis(28/03) pukul 10.00 WITA berlokasi di Perusahaan Multi Karya Cemerlang (PT. MKC), digelar acara Pelepasan Ekspor Komoditas Pertanian oleh Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Samarinda yang meliputi :

1.Veneer Kruing sebanyak 1.132,71 m3 milik PT. Kayu Alam Perkasa Raya dengan nilai ekspor sebesar 8,18 milyar rupiah akan diekspor ke India;

2.Karet sebanyak 302,4 ton milik PT. Multi Kusuma Cemerlang senilai 5,16 milyar dengan tujuan ekspor ke Taiwan.

3.Kayu Moulding sebanyak 716,836 m3 milik PT. Oceanias Timber Products senilai 4,20 milyar dengan  tujuan ekspor ke Cina.

4. Plywood sejumlah 226,986 m3 milik PT. Rimba Raya Lestari senilai 1,74 milyar dengan tujuan ekspor negara Myanmar dan

5. PKE (Palm Kernel Expeller) sebanyak 400 Ton (20 Kontainer) milik CV. Rizata Wijaya senilai 509 juta dengan tujuan ekspor ke negara Cina.

Hingga berita ini diturunkan Pelepasan Ekspor Komoditas Pertanian oleh Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Samarinda masih terus berlangsung, sedianya akan di lepas langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi. (sp)

Redaksi -

Recent Posts

Sinyal Merah di Pesisir: Aktivitas Bongkar Muat Ilegal Menantang Hukum?

Kutai lama, indcyber.com - Aktivitas bongkar muat yang diduga tak berizin masih saja melenggang bebas…

47 minutes ago

KURSI PIJAT Rp125 JUTA DI TENGAH SERUAN EFISIENSI: GUBERNUR KALTIM DISOROT, PRIORITAS ANGGARAN DIPERTANYAKAN

SAMARINDA, indcyber.com – Kebijakan anggaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menjadi sorotan tajam publik. Gubernur…

2 days ago

SKANDAL MAHAKAM: Di Balik Cuti ‘Misterius’ Mursidi, Ada Aroma Busuk Batu Bara ‘Spanyol’ dan Bayang-Bayang Kejagung

SAMARINDA, indcyber.com – Kursi panas Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda…

2 days ago

Gubernur Kaltim “Dibuang” Rakyat: Aliansi Perjuangan Ogah Temui Pemimpin yang Kehilangan Relevansi

SAMARINDA, indcyber.com – Pemandangan memalukan sekaligus ironis terjadi di benua etam Kalimantan Timur hari ini.…

2 days ago

Pakar Hukum Semprot Gubernur Kaltim: Hak Prerogatif Itu Milik Presiden, Bukan Gubernur!

SAMARINDA, indcyber.com – Pernyataan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, yang menggunakan istilah "hak prerogatif" dalam…

3 days ago

Kejahatan Terhadap Anak Terungkap di Loa Buah, Pria 37 Tahun Diamankan Polisi

Aparat melalui Unit PPA Satreskrim mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak usia 5 tahun…

3 days ago