Categories: BERANDASamarinda

Parkir Liar Masih Meresahkan di Area Teras Samarinda

Samarinda, indcyber.com – Meski sering disorot dan telah dijatuhi peringatan, praktik parkir liar di beberapa titik strategis Kota Samarinda tetap berlangsung. Berdasarkan penelusuran, masih ada empat lokasi umum yang sering dimanfaatkan oleh oknum jukir liar, yaitu:

1. Halaman kantor sebelum bank

2. Area sekitar Pasar Ronggolawe

3. Sampai ke area retail modern dan ruas Jalan Semeru

Modus pungutan bervariasi dari Rp 5.000 hingga Rp 20.000 per kendaraan. Setelah menerima uang, para jukir ini sering menghilang tanpa mengarahkan atau menjaga kendaraan pengunjung .

🛡️ Dishub Samarinda Siap Bertindak Tegas

Kepala Bidang LLAJ, Didi Zulyani, menyampaikan bahwa Dinas Perhubungan telah melakukan imbauan dan penertiban secara rutin. Namun, keberadaan jukir liar masih terus terjadi, disebabkan rendahnya kesadaran masyarakat memilih lokasi parkir legal .

Lebih lanjut, menurut laporan Inspektorat, ditemukan indikasi keterlibatan oknum pegawai Dishub yang menyalahgunakan wewenang. Beberapa jukir diduga menampung pungutan parkir melalui rekening pribadi . Meski audit telah disampaikan kepada Wali Kota Andi Harun, sejumlah jukir masih bebas beroperasi.

🔥 Tekanan Politik dari DPRD

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, menuntut tindakan tegas dari Pemkot Samarinda. Ia menunjukkan kekhawatiran bahwa citra kota bisa tercoreng dengan kehadiran jukir ilegal, apalagi menjelang semakin seringnya kunjungan dari IKN .

🧹 Langkah Penertiban Terbaru

Dishub pernah melakukan operasi dan penertiban di area Teras Samarinda pada beberapa akhir pekan, bekerja sama dengan aparat setempat. Namun, hingga saat ini, kasus parkir liar tetap ada, sehingga pemerintah mendorong untuk memperluas patroli dan menjaga konsistensi penindakan .

Isu Dampak

Lokasi parkir liar Area wisata & pusat keramaian paling rentan

Modus operandi jukir liar Tarik tarif variatif tanpa pengawasan, lalu kabur

Simpang siur penegakan Dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum Dishub

Tanggapan pemerintah Imbauan, audit, dan penertiban periodik tapi efektifitas masih dipertanyakan

Kekhawatiran DPRD Citra buruk kota, terutama menyongsong IKN

Kasus parkir liar di Samarinda bukan sekadar masalah retribusi — tetapi juga soal transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik. Penindakan sporadis belum mampu memberantas jukir ilegal. Diperlukan solusi terpadu: peningkatan kesadaran masyarakat, pengelolaan parkir legal yang memadai, serta penegakan hukum yang konsisten terhadap semua pihak yang terlibat.

Pemkot dan Dishub harus memperkuat sistem manajemen parkir—melalui regulasi, teknologi (seperti parkir digital), dan patroli rutin—agar masyarakat tidak lagi terdorong ke praktik ilegal yang merugikan dan mencederai citra kota.(****)

indcyber

Recent Posts

Booming ‘Dokumen Terbang’ & Skandal Rp36 Miliar: Massa IMPERIUM Serbu KSOP Samarinda, Tuntut Copot Pejabat Terkait!

SAMARINDA, indcyber.com– Aroma busuk dugaan korupsi, suap, dan mafia tambang kembali menyengat Kantor Kesyahbandaran dan…

12 hours ago

Baru Bebas, Sosok Ini Sebut Ada Prosedur Penyidikan yang Tak Sesuai Fakta

Tenggarong, indcyber.com– Usai dinyatakan bebas, seorang warga net yang dikenal melalui akun media sosialnya langsung…

16 hours ago

Dugaan Jual-Beli Proyek APBD Samarinda: Mengapa Pasal Penipuan Dipakai, Bukan Tipikor?

SAMARINDA, indcyber.com – Penanganan perkara dugaan jual-beli proyek APBD di Kota Samarinda mulai memunculkan pertanyaan…

19 hours ago

Dinilai Banyak Drama dan Tunda Hak Angket, Aliansi Rakyat Kaltim Geruduk Kantor DPRD, Aksi Sempat Ricuh

SAMARINDA, indcyber.com – Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat kembali memuncak. Ratusan massa yang…

2 days ago

MAFIA ‘DOKUMEN TERBANG’ KALTIM DIUJUNG TANDUK: Setelah Tersangka Inisial A Ditahan, Jaksa Kini Incar Hardian dan Asun Si Aktor Intelektual!

SAMARINDA, indcyber.com– Kedok culas para pelaku kejahatan sektor pertambangan di Kalimantan Timur satu per satu…

2 days ago

ISOLASI SISTEMIK DI KRAYAN: Anggaran Triliunan Menguap, Perbatasan Sengaja Dibiarkan Sekarat?

KRAYAN, indcyber.com– Slogan "membangun dari pinggiran" yang kerap digelorakan dari istana Jakarta terbukti menjadi lelucon…

3 days ago