Pemkab dan DPRD Kukar Bersama Sultan Kutai Lakukan Kunjungan Kehormatan ke Kabupaten Wajo

Indcyber.com, Wajo – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama DPRD Kukar dan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI, H. Adji Muhammad Arifin, M.Si., melaksanakan kunjungan kerja kehormatan ke Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Selasa, 15 Juli 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Sallo, Jalan H. Bahe, Kelurahan Bulupabbulu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.

Rombongan kehormatan dari Kukar terdiri atas Sultan Kutai beserta Permaisuri (Sultan Sekar Asih), Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri, M.Kes., Ketua Tim Penggerak PKK Kukar, Wakil Bupati H. Rendi Solihin, Ketua DPRD Kukar H. Ahmad Yani, S.T., wakil ketua dan anggota DPRD Kukar, Sekretaris Daerah Dr. H. Sunggono, M.M., unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat, serta tokoh masyarakat.

Kedatangan rombongan disambut dengan hangat oleh Bupati Wajo H. Andi Rosman, S.Sos., M.M., didampingi Ketua DPRD Wajo Ir. H. Firmansyah Perkesi, M.Si., Sekretaris Daerah Ir. Armayani, M.Si., unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat, tokoh agama, serta tokoh adat Kabupaten Wajo.

Dalam sambutannya, Bupati Wajo menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memiliki nilai strategis dan historis yang kuat antara kedua daerah. Menurutnya, hubungan antara Kutai Kartanegara dan Wajo tidak hanya sebatas silaturahmi, tetapi juga membuka peluang kerja sama konkret di berbagai sektor.

“Ini bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi momentum memperkuat ikatan kekerabatan dan kerja sama pembangunan. Kami membuka diri untuk kolaborasi, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian dan wisata pesisir,” ujar Bupati Andi Rosman.

Sementara itu, Ketua DPRD Kukar H. Ahmad Yani, S.T., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Wajo serta menekankan pentingnya nilai historis dalam hubungan kedua daerah.

“Kunjungan ini bukan hanya silaturahmi biasa, tetapi mengandung nilai historis yang luar biasa. Kita belajar bahwa hubungan Kutai Kartanegara dan Wajo sangat erat. Bahkan Sultan Aji Muhammad Idris, Raja Kutai Kartanegara pada masa itu, gugur sebagai pahlawan nasional di Wajo saat membantu mertuanya melawan Belanda,” ungkap Ahmad Yani.

Momentum kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan budaya dan sejarah antara dua kerajaan besar Nusantara, sekaligus membuka ruang kerja sama yang lebih luas dalam pembangunan daerah.(AJ)

indcyber

Recent Posts

Dugaan Penyelewengan Dana Kampung Batu Majang senilai Rp1 Miliar Lebih Mengemuka, Aparat Hukum Didesak Bertindak

Ujoh Bilang, indcyber.com - Dugaan kasus penyalahgunaan keuangan publik kembali mencoreng tata kelola pemerintahan tingkat…

22 hours ago

Jalan Ampera Palaran Gelap, Warga Desak Pemerintah Segera Tambah Penerangan

SAMARINDA, indcyber.com — Kondisi penerangan di ruas Jalan Ampera, tepat di depan Kantor Kecamatan Palaran,…

2 days ago

MENETASNYA BENCANA ANGGARAN Rp183,5 MILIAR KALTIM

​Mencederai Hukum dan Fungsi Pengawasan: Tatapan Tajam ke PPK 1.9, Satker PJN I, dan BBPJN…

1 week ago

Proyek Jalan Rp196,8 Miliar di Kutai Barat Disorot : Aspal Diduga 2–3 Cm, Drainase Menyusut, BBPJN Kaltim Wajib Buka Data

Kutai Barat, indcyber.com — Proyek preservasi jalan ruas Sp. Blusuh–Sp. 3 Damai–Barong Tongkok–Melak (Sp. Blusuh–Melak)…

1 week ago

Jalan Loa Janan Amblas Parah, BPBJN Kaltim Berdalih ‘Tanah Lunak’: Kegagalan Perencanaan atau Pembiaran Berbahaya?

LOA JANAN, KUKAR, indcyber.com— Bencana kegagalan struktur jalan di wilayah Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara,…

1 week ago

BANCAKAN ANGGARAN DI ATAS BATU BERSATU: MENGULITI BOBROKNYA PROYEK JALAN MARGASARI–KUKAR

KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Proyek seumur jagung kembali roboh. Uang rakyat menguap miliaran rupiah, sementara…

1 week ago