Categories: BERANDAKaltim

Penyidik Kejati Kaltim Geledah RSUD AWS

indcyber.com, samarinda – Kejaksaan Tinggi kaltim akhirnya menindak lanjuti temuan dugaan korupsi di Lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Kota Samarinda, yang merugikan negara sebesar 6 Milliar lebih, modus operandi diduga dengan membuat laporan keuangan tidak benar jumlah pembayaran Pengawai.

Untuk mencari barangbukti tambahan, serta melengkapi berkas, Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur (Kaltim) Selasa (7/6) melakukan penggeledahan dan penyitaan.

Pengeledahan tersebut sedianya dilaksanakan akhir April atau awal mey 2024, Namun terkendala jadwal yang padat, baru selasa (7/6) bisa dilaksanakan, dasar penggeledahan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Nomor : Print-02/O.4.5/Fd.1/04/2024 tanggal 29 April 2024.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Kaltim Toni Yuswanto, menyampaikan bahwa dalam proses penggeledahan dilakukan selama kurang lebih 3 jam, berlangsung dari pukul 11.00 Wita hingga pada pukul 14.00 Wita.

“kegiatan penggeledahan tersebut, untuk mengumpulkan bukti – bukti serta dokumen, termasuk menyita elektronik berupa 2 unit CPU, selanjutnya membuat berita acara penyitaan,” lanjutnya.

Tindakan Penggeledahan Kejaksaan Tinggi Kaltim, setelah menemukan kejanggalan dalam proses pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) dari tahun anggaran 2019 – 2022 Masa Covid -19, ada sekitar 6 Milliar yang di belanjakan untuk kepentingan Pribadi, sehingga negara dirugikan.

Untuk Pembayaran TPP sendiri, pihak RSUD AWS Kota Samarinda setiap tahunnya, telah merealisasikan Belanja Pegawai yang bersumber dari APBD, dimana salah satunya digunakan untuk membayar gaji pokok pegawai yang berstatus PNS, dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk pegawai yang berstatus PNS.

“Ada Temuan Tindak Pidana kasus Korupsi,  pada laporan keuangan dari tahun 2018 hingga pada tahun 2022,  banyak terjadi manipulasi data penerima TPP, sehingga pembayaran TPP dilingkungan RSUD AWS Kota Samarinda membengkak, yang ujungnya dipergunakan untuk kepentingan pribadi,” Tandasnya. (Andi Isnar/Red)

indcyber

Recent Posts

PETAKA DIPALABUHAN SAMARINDA! KM PRINCE SOYA TERBAKAR SAAT BERSANDAR, KESELAMATAN PELAYARAN DIPERTANYAKAN

SAMARINDA, indcyber.com — Sebuah insiden berdarah dingin menguncang Pelabuhan Samarinda ketika KM Prince Soya mendadak…

1 day ago

“MODUS REKAYASA SURAT TANAH NO. REGISTER 205 DIBONGKAR TUNTAS “

TIM HUKUM KOPERASI SANTI MURNI YG DIGAWANGI OLEH BRIGJEN POL (PURN) DR. H.TAJUDDIN, SH. MH…

2 days ago

Sengketa Lahan 68 Hektar: Pihak Kecamatan Minta 3 Koperasi Turunkan Ego demi Kesejahteraan Anggota

SAMARINDA, indcyber.com — Pemerintah kecamatan sambutan menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi penyelesaian konflik penguasaan lahan seluas…

3 days ago

Dapur MBG Krayan Selatan Mangkrak, Dialihfungsi Jadi Arena Bermain Siswa

KRAYAN SELATAN, KALIMANTAN UTARA, indcyber.com — Program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas…

3 days ago

Seno Aji Tegaskan Pesantren Harus Aman: Satgas PRA Resmi Dibentuk se-Kaltim

SAMARINDA, indcyber.com — Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan keagamaan yang bebas dari kekerasan dan perundungan resmi…

4 days ago

Skandal Aset IPA Loa Bakung: Perumda Tirta Kencana Samarinda Gunakan Aset Pemkot Tanpa Legalitas Penyertaan Modal, BUMD dan BPKAD Diduga Tabrak Aturan!

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik pengolahan dan komersialisasi air bersih di Kota Samarinda mendadak disorot tajam.…

5 days ago