Categories: NASIONAL

Polemik Ijasah Jaksa Agung Pesanan Para Koruptor

Arif Poyuono.

INDCYBER.COM,JAKARTA-Pengamat Hukum Erwin Natosmal Oemar mengatakan bahwa adanya kesalahan tersebut harus dikonfirmasi secara resmi oleh Jaksa Agung sendiri, bukan sekelas Kapuspenkum.

Dia beralasan, perbedaan data tersebut pasalnya sudah menjadi konsumsi publik, sehingga ST Burhanuddin harus menyampaikan secara terbuka.

“Jaksa Agung harus klarifikasi secara pribadi, seperti mendapatkan ijazah yang asli dari mana, dan kenapa ada perbedaan antara informasi di publik dan akademik di Unsoedv,”ujar Erwin.

Sementara itu tokoh nasional Arif Poyuono mengatakan polemik ijazah Jaksa Agung merupakan serangan balik dari para koruptor.

“Polemik Ijasah Jaksa Agung merupakan serangan balik dari para Koruptor yang sudah di hukum dan akan di hukum oleh Kejaksaan Agung dan ini harus diwaspadai sebagai upaya untuk melemahkan Kejaksaan Agung,”ucapnya.

“Aneh Ada yang Mau minta investigasi tentang Ijasah Jaksa Agung. Ini sebuah bentuk pesanan politik sepertinya untuk mendelegitimasi Jaksa Agung yang selama ini sangat gencar dan komit menjalankan visi dan misi presiden Jokowi dalam melakukan pemberantasan korupsi,”imbuhnya.

Perlu diketahui sudah banyak kasus kasus mega korupsi yang ditangani oleh Kejaksaan Agung dan sudah trilyunan aset aset negara yang berhasil diselamatkan Kejaksaan Agung dari para Koruptor

“Sudah clear kok dijelaskan oleh Kapuspen Kejaksaan Agung terkait status Ijasah Jaksa Agung, itu sudah lebih cukup dong
Jadi pesan saya pada pak Jaksa Agung dan staff Kejaksaan Agung jangan kendor dan terus berantas korupsi di negeri ini
Saya sangat mendukung langkah langkah dan kinerja Kejaksaan Agung dalam melakukan pemberantasan korupsi,”tuturnya.

“Yang pasti dari polemik Ijasah yang sengaja diciptakan ini merupakan bagian dari upaya untuk membuat Kejaksaan Agung menjadi lemah dalam pemeberantasan korupsi dan yang jadi sasaran tembak jelas Jaksa Agung yang memiliki kinerja sangat bagus dalam menjalankan visi dan misi kangmas Jokowi,”tegas Arief Poyuono.

Editor:Slamet Pujiono

 

Redaksi -

Recent Posts

Gugah Semangat Patriotisme, FPK Usung Lagu Perjuangan dan Busana Pahlawan di Lomba Karaoke HUT RI ke-81

SAMARINDA — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sweet Memories Kafe &…

1 day ago

SKANDAL LIMBAH PHM Rp598 MILIAR: Menguliti Pelanggaran Hukum, Modus Cost Recovery, dan Bobroknya Pengawasan SKK Migas

Balikpapan, indcyber.com - Pengelolaan limbah pengeboran di Wilayah Kerja Mahakam oleh PT Pertamina Hulu Mahakam…

3 days ago

SOLUSI LAMBAN UNTUK JALAN NASIONAL JEMBAYAN: MASYARAKAT MASIH MENUNGGU KEPASTIAN

Tenggarong, indcyber.com - Masalah longsor yang melumpuhkan sebagian Jalan Nasional Jembayan kembali menjadi sorotan. Meskipun…

3 days ago

Bobrok Administrasi ATR/BPN Kaltim: Dokumen Warkah Hilang, Modus Cacat Hukum Mengemuka dalam Sengketa Lahan Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik maladministrasi dan dugaan perbuatan melawan hukum kembali mencoreng institusi Kementerian Agraria…

3 days ago

Dibalik Benteng “Putusan Praperadilan”: Menelanjangi Celah Sistem dan Potensi Pelanggaran Hukum Proyek Pasar Pagi Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com— Klarifikasi resmi Wali Kota Samarinda, Andi Harun, terkait penolakan permohonan Praperadilan proyek revitalisasi…

4 days ago

EKSPANSI BATU BARA MENGGILAS ZONA LINDUNG: EKOSISTEM TELUK ADANG DI UJUNG TANDUK

PASER, indcyber.com — Kawasan Cagar Alam Teluk Adang di Kabupaten Pasir (kini Kabupaten Paser), Kalimantan…

4 days ago