Categories: BERANDAKutai Timur

PPW Kaltim  Kerjakan Proyek  Fisik “KOTAKU”

Indcyber.com, sangatta – Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Kaltim Sandhi Eko Bramono melaporkan, program “KOTAKU” di Kaltim dimulai sejak 2015. Di 2020 ini lokasi program KOTAKU meliputi 7 kota/kabupaten, yaitu Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kukar, Berau, Paser, dan Kutim. Total jumlah kelurahan dampingan sebanyak 149 kelurahan/desa. Dari 149 kelurahan/desa tersebut 5 kelurahan/desa mendapatkan dana BPM, 51 kelurahan/desa masuk kategori kelurahan yang harus meningkatkan pelayanan. Dari sebelumnya tingkat layanannya di bawah 80 persen menjadi tingkat layanan di atas 80 persen, serta 93 kelurahan/desa yang tidak kumuh dan tingkat layanan sudah di atas 80 persen.

“Harus dilakukan upaya pencegahan agar tidak kumuh lagi. Kegiatan fisik akan digeber mulai 1 Agustus dan ditargetkan selesai di akhir 2020,” sebutnya disela-sela peletakkan batu pertama program ‘KOTAKU’ di area lokasi drainase di Jalan Lingkungan RT 3 Desa Sangatta Selatan, Bersama Anggota Komisi V DPR RI Dapil Kaltim Irwan dan Seskab Kutim Irawansyah.

Lebih jauh, Sandhi menuturkan khusus di Desa Sangatta Selatan, kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu pembangunan Jalan Lingkungan RT 3 sepanjang 307,5 meter, drainase lingkungan sepanjang 16 meter. Membangun bio septictank sebanyak 14 unit, menyiapkan gerobak sampah 4 unit, dan pergola 2 unit. Sebelum kegiatan fisik dilaksanakan, terlebih dahulu masyarakat diberikan pemahaman melalui kegiatan sosialisasi. Dengan didukung media berupa spanduk, buletin, brosur dan media lainnya yang menunjang dan bisa meningkatkan pemahaman masyarakat di lokasi kegiatan.

“Selama proses pelaksanaan program akan didampingi oleh tim fasilitator, masyarakat sebagai pelaku utama. Baik ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan maupun turut mengawasi setiap tahapan kegiatan yang dilaksanakan. Dalam kegiatan pelaksanaan BPM diterapkan pola padat karya, di mana banyak masyarakat yang dilibatkan, agar upah yang diterima dapat menambah penghasilan mereka untuk membantu ekonominya,” tutupnya. (AM)

indcyber

Recent Posts

Gara-Gara Menepi Beli Minum, Truk Telur Balikpapan Amblas di Harun Nafsi Samarinda

SAMARINDA , indcyber.com— Sebuah truk pengangkut telur lintas kota rute Balikpapan–Samarinda terperosok hingga nyaris terguling…

8 hours ago

Dugaan Penyelewengan Dana Kampung Batu Majang senilai Rp1 Miliar Lebih Mengemuka, Aparat Hukum Didesak Bertindak

Ujoh Bilang, indcyber.com - Dugaan kasus penyalahgunaan keuangan publik kembali mencoreng tata kelola pemerintahan tingkat…

3 days ago

Jalan Ampera Palaran Gelap, Warga Desak Pemerintah Segera Tambah Penerangan

SAMARINDA, indcyber.com — Kondisi penerangan di ruas Jalan Ampera, tepat di depan Kantor Kecamatan Palaran,…

4 days ago

MENETASNYA BENCANA ANGGARAN Rp183,5 MILIAR KALTIM

​Mencederai Hukum dan Fungsi Pengawasan: Tatapan Tajam ke PPK 1.9, Satker PJN I, dan BBPJN…

1 week ago

Proyek Jalan Rp196,8 Miliar di Kutai Barat Disorot : Aspal Diduga 2–3 Cm, Drainase Menyusut, BBPJN Kaltim Wajib Buka Data

Kutai Barat, indcyber.com — Proyek preservasi jalan ruas Sp. Blusuh–Sp. 3 Damai–Barong Tongkok–Melak (Sp. Blusuh–Melak)…

1 week ago

Jalan Loa Janan Amblas Parah, BPBJN Kaltim Berdalih ‘Tanah Lunak’: Kegagalan Perencanaan atau Pembiaran Berbahaya?

LOA JANAN, KUKAR, indcyber.com— Bencana kegagalan struktur jalan di wilayah Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara,…

1 week ago