www.indcyber.com, Puan Cepak – Ratusan Buruh yang berasal dari organisasi serikat buruh serbundo dan Hukatan Kalimantan Timur bersama Karyawan melakukan aksi demo di Kantor PT. Maju Kalimantan Hadapan ( MKH) di desa Puan Cepak Kecamatan Muara Kaman, untuk menyampaikan tuntutan dan aspirasinya.
Hal ini terpaksa mereka ( Buruh dan Karyawan -red) lakukan, karena dinilai perusahaan telah zolim dan berlaku tidak adil. ” Perusahaan Main pecat senaknnya, Pesangon tidak di berikan, upah minim tidak sesuai UMR kabupaten atau Propinsi, yang bikin sakit hati dan saya anggap kasar perlakuan perusahaan yang suka nakut-nakuti. Kalau tidak mau menuruti perusahaan akan di laporkan polisi, dan sudah banyak buruh disini masuk penjara dengan berbagai macam kasus yang membelit mereka.” Kata Salah seorang buruh yang tak mau di sebutkan namanya.
Menanggapi tuntutan ratusan buruh dan Karyawan Manajement PT. MKH melakukan dialog dan pertemuan terhadap perwakilan Buruh dan Karyawan di ruang rapat PT. MKH, dalam pertemuan tersebut buruh dan Karyawan tidak membuahkan hasil, dan kesepakatan, Namun pihak manajement PT. MKH meminta waktu untuk melakukan koordinasi dengan TOP Manajement ( Pimpinan Tertinggi), setelah ada jawaban baru akan di adakan pertemuan kembali.
” ini sebuah pelajaran dan motivasi untuk perusahaan MKH agar dapat merubah sistem yang lebih baik, transparan, adil kepada buruh dan karyawan. Ambil Hikmahnya, perbaiki, jangan hanya bisa memanfaatkan tenaganya saja tetapi harus perhatikan kesejahteraan, Jangan Main ancam, mereka hanya mencari kehidupan, orang kecil.” Ujar Ketua Serikat Buruh Serbundo.
Sementara itu Ketua Forum Hukatan / KSBSI akan melakukan aksi demo dengan massa yang lebih besar lagi jika perusahaan MKH tidak mengindahkan tuntutan mereka dan masih Zolim kepada buruh dan karyawan. ” Mereka buruh dan Karyawan sudah penuhi kewajiban mereka, jadi berikan Hak mereka itu saja. Apa sih yang susah ? Jangan rakus Harta tidak di bawa Mati,” Ujarnya.
Aksi Demo ratusan anggota Serikat Buruh Serbundo dan Hukatan serta Karyawan berjalan dengan lancar dan aman. Tampak puluhan aparat kepolisian dari Polsek Muara Kaman serta Unsur TNI di kerahkan untuk mengamankan jalannya Unjuk rasa tersebut. Massa akhirnya membubarkan diri dengan damai dan berharap dalam beberapa minggu ini mereka sudah dapat mendengar jawaban dari Pihak Perusahaan terhadap tuntutan yang di sampaikan.(Nurdin/Arlin/Nono)
SAMARINDA, indcyber.com – Kebijakan anggaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menjadi sorotan tajam publik. Gubernur…
SAMARINDA, indcyber.com – Kursi panas Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda…
SAMARINDA, indcyber.com – Pemandangan memalukan sekaligus ironis terjadi di benua etam Kalimantan Timur hari ini.…
SAMARINDA, indcyber.com – Pernyataan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, yang menggunakan istilah "hak prerogatif" dalam…
Aparat melalui Unit PPA Satreskrim mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak usia 5 tahun…
Seorang pria diamankan oleh Satresnarkoba Polresta Samarinda dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di…