RUSMADI :Kalau Sudah Ada Izin Resminya Silahkan Buka Kembali

Indcyber.com, Samarinda -Polemik terkait perizinan usaha Warung Makan Tahu Sumedang masih belum usai,setelah hari ini Senin(09/07/2018) Warung tersebut kembali ditutup karena belum keluarnya izin usaha secara resmi.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala UPTD Tahura Bukit Soeharto Rusmadi saat dihubungi lewat telepon selulernya di hari yang sama mengatakan jika penutupan Warung Tahu Sumedang hari ini sudah sesuai dengan kesepakatan antara Nanang Soemantri (pengelola Rumah Makan Tahu Sumedang) dengan Gubernur Kaltim saat audiensi beberapa waktu lalu, hingga disepakati boleh buka sampai hari Minggu kemarin.

“Memang betul hari ini Senin(09/07/2018 Rumah Makan Tahu Sumedang ditutup kembali sesuai instruksi pak Gubernur, itupun adalah kesepakatan si Pengelola Rumah Makan Tahu Sumedang dengan pak Gubernur dengan dalih mereka akan buka untuk beberapa hari karena harus menggaji karyawannya dan memulangkannya sementara waktu sambil menunggu izin resmi dikeluarkan nantinya, dan dengan rasa kemanusiaan yang tinggi dimiliki oleh Pak Gubernur maka diizinkan buka sampai hari minggu kemarin, “ujar Rusmadi, Senin siang via telepon selulernya.

Kepala UPTD Tahura Bukit Soeharto Kaltim Rusmadi dalam hal ini juga sangat menyayangkan terkait tenaga kerja yang dimiliki oleh Rumah Makan Tahu Sumedang ternyata banyak diambil dari luar daerah bahkan luar pulau.

“Hari ini pak Nanang beserta unsur forum sudah berangkat ke Jakarta guna mengurus ke Kementrian, kalau sudah lengkap dan di setujui secara otomatis izin resmi buka usaha di kawasan Tahura dikeluarkan ya silahkan buka kembali, dengan begitu secara otomatis kedepannya pihak Tahu Sumedang setor pajaknya ke Bapenda Provinsi Kaltim untuk lebih jelasnya instansi terkait yang tahu prosedurnya, “ungkapnya

Jika kita mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat juga akan membawa dampak sangat positif bagi pelaku usaha itu sendiri, pada intinya Pemerintah Provinsi Kaltim melalui UPTD Tahura Bukit Soeharto Kaltim tidak ada istilah mempersulit seseorang yang menjalankan bidang usaha apa saja dengan catatan semua izin telah lengkap dan legal yang di keluarkan oleh pemerintah setempat. Ini sebuah pembelajaran sangat berharga bagi siapa saja pelaku usaha di Kaltim agar mematuhi semua peraturan yang telah ditetapkan.

Redaksi -

Recent Posts

Dugaan Penyimpangan Proyek APBD Rp 2,28 Miliar di Paser: Pengawasan Publik dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…

4 days ago

PONTON BATU BARA RATAKAN PERMUKIMAN DI MAHAKAM: KELALAIAN FATAL ATAU KEJAHATAN PELAYARAN?

LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…

5 days ago

Darurat Korsleting Listrik Hantui Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Desak Evaluasi Total dan Solusi Nyata untuk Warga!

TENGGARONG, indcyber.com  — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…

1 week ago

Wawali Samarinda Harapkan Revitalisasi Sekolah Pacu Semangat Belajar dan Prestasi Pelajar

SAMARINDA, indcyber.com — Pemerintah Kota Samarinda menggelar kegiatan Gelar Griya (Open House) Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi…

2 weeks ago

Warga Muara Jawa Ulu Sumringah! Jalan Pandawa Mulus Berkat Kawalan Ketat Rahmat Dermawan, DPRD Kukar Komit Tuntaskan Infrastruktur hingga ke Pelosok RT

Tenggarong, indcyber.com  — Wajah Jalan Pandawa RT 22, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa,…

2 weeks ago

DARURAT UDARA KUKAR! DPRD Desak Perpanjangan PJJ & Sentil Keras Gerakan “Open Donasi” Pemerintah

TENGGARONG, indcyber.com  — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti…

2 weeks ago