Categories: Kutai Kartanegara

Sadis! Nawir Perut Robek Setelah di Tikam Sabri

indcyber.com, Anggana – Suasana mengerikan terjadi empang/ Tambak H Wafir / Amrullah di RT. 13 Desa Sepatin Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara, setelah melihat Nawir dengan perut robek sepanjang 25 Cm dan isi perut sebagian terburai, akibat sabetan benda tajam.

Kapolsek Anggana IPTU Baharudin, mengatakan, pelaku sudah ditahan setelah mengakui perbuatannya sehingga menyebabkan Korban warga anggana masuk rumah sakit dengan perut terburai.

“Tersangka benar Warga Anggana, korban dari fakta yang kita dapatkan, sedang kita dalami terkait dengan motifnya kenapa dia melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban luka robek bagian perut. Sementara ini dia sudah mengaku kalau dia yang melakukan penganiayaan itu,” ungkap IPTU Baharudin Kapolsek Anggana.

Untuk itu, pihaknya masih menyinkronkan dengan keterangan-keterangan para saksi, alat bukti, dan keterangan tersangka. “Barang bukti yang berhasil kita sita 1 (Satu) buah kaos berles di bagian lengan warna merah dan bertuliskan original,” katanya.

Sementara hasil otopsi korban yang telah dilakukan oleh tim dokter dari Rumah Sakit Awahab Syahranie Samarinda, disimpulkan bahwa luka tusukan selebar 25 cm melebar kebelakang pada perut korban.

Dalam kasus ini, telah memeriksa 2 orang saksi Samsuni bin Ali Rt.13 desa Sepatin alamat domisili Jalan S.Parman Gang 3 Rt. 039 kel. Temindung Permai kec. Sungai Pinang Kota Samarinda, dan Rustam Bin Dandu (Alm), Dusun Simpatig Rt. 01 Desa Baku – Baku Kec. Malangke Barat Kab. Luwu Utara Prov. Sulawesi Selatan, alamat domisili  Jalan Dei Rahayu Gang 3 kel. Temindung Permai kec. Sungai Pinang Kota Samarinda.

Kronologis kejadian, Pada hari Jum’at tanggal 10 Agustus 2018 sekira pukul 21.30 wita Tkp di lokasi empang / tambak milik H. Wafir/Amrulloh  ds. Sepatin Rt. 13.Kec. Anggana. Kab. Kukar. telah terjadi penganiayaan dengan menggunakan sebilah parang yang dilakukan pelaku Sabri terhadap korban Nawir  mengenai bagian perut samping kiri belakang yang mengakibatkan korban mengalami luka robek sekitar 25 cm dan sebagian isi perut keluar.

Kejadian tesebut diketahui oleh saksi Rustam dan Samsuni saat mereka berada di rumah empang,  ketika pelaku sambil jalan lewat depan rumah dengan membawa parang terhubus mengatakan “itu anak kena parang” kemudian saksi mencari korban dan menemukan korban dalam keadaan duduk mengalami luka robek di bagian perut samping belakang.

Selanjutnya saksi bersama aparatur desa (Kades Sepatin) dan anggota piket mengantarkan korban ke RSU Wahab syahrani samarinda. (FZ)

indcyber

Recent Posts

Kanwil Kemenkumham Kaltim Tegaskan PT Kalimanis Plywood Industries Tidak Terdaftar di Database AHU Online

​SAMARINDA. Indcyber.com— Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Timur secara…

13 hours ago

Keadilan untuk Musliadi! Menakar Celah Hukum Putusan NO PN Samarinda dan Ujian Nurani Majelis Hakim Pengadilan Tinggi

SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…

2 days ago

DPR KETOK PALU, SUYUDI ARIO SETO RESMI GANTIKAN LISTYO SIGIT

JAKARTA, indcyber.com  — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…

2 days ago

KAWAT 2 SENTIMETER DI JANTUNG, 14 KALI MEDIASI, Rp5 MILIAR TAK TERWUJUD

Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…

3 days ago

Operasi Jalur Hitam Batu Bara Samarinda, Izin TUKS PT Bara Kumala Kedaluwarsa, Aktivitas Bongkar Muat Berpotensi Ilegal!

SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…

4 days ago

Skenario “Penyelamat” di Balik Pencairan Rp700 Juta TPAK: Pengakuan Hudali Mukti Singkap Indikasi Pelanggaran Hukum Sistematis

Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…

5 days ago