Satu PNS Yang Terlibat Korupsi Belum Diberhentikan Karena Belum Incracht

INDCYBER.COM, SAMARINDA -Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim M Sa’bani mengklarifikasi data PNS yang terlibat korupsi tapi belum diberhetikan dengan tidak hormat tinggal satu orang, bukan 7 orang. Satu orang tersebut belum bisa diproses pemberhentiannya karena proses hukumnya masih berjalan dan belum ada putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap (incracht).

Klarifikasi tersebut disampaikan menanggapi pemberitaan koran harian Kaltim Post  terkait pemberitaan teguran Kemendagri yang terbit pada Rabu (3/7). Dalam berita itu dikatakan PNS  yang belum diberhentikan dengan tidak hormat (PDTH) akibat kasus korupsi berjumlah 7 orang. Yakni 5 PNS  yang berdinas di Pemprov Kaltim dan 2 PNS berdinas di Pemkot Balikpapan.

“Berita tersebut tidak sesuai kondisi sebenarnya,” ucap Sa’bani.

Angka yang benar, lanjutnya Sa’bani, jumlah PNS terlibat korupsi di Kaltim 12 orang. Pada tahap awal sudah diproses dan sudah diberhentikan sebanyak 7 orang. Pada tahap kedua, diproses pemberhentian 5 orang. Dari 5 orang itu, 4 diantaranya sudah diberhentikan.

“Maka tinggal 1 orang yang masih dalam proses pemberhentian,” terangnya.

Satu PNS yang belum diberhentikan itu, kata Sa’bani lagi, karena perkaranya belum incracht, sehingga belum ada putusan final pengadilan yang bisa digunakan sebagai dasar memberhentikannya.

Jika perkaranya sudah incracht dan putusan itu diterima Pemprov Kaltim, maka itu akan menjadi dasar bagi Gubernur sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk melanjutkan  proses dengan usulan SK Pemberhentian satu pegawai yang tersisa.

Secara khusus Sa’bani juga menyesalkan pemberitaan harian Kaltim Post yang menyebut dirinya tidak merespon pertanyaan media.

“Tidak benar kalau saya disebut tidak merespon. Saya tidak pernah dihubungi wartawan harian Kaltim Post baik melalui telepon, SMS maupun WA. Itu juga harus diklarifikasi wartawan media besar kok seperti itu ,”ketusnya. (sp).

 

Redaksi -

Recent Posts

PROBEBAYA SAMARINDA 2025: SKANDAL Rp166,8 MILYAR, KELICIKAN POKMAS, DAN DUGAAN PELANGGARAN HUKUM DI LAPORAN BPK

SAMARINDA, indcyber.com — Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) Pemerintah Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025…

9 hours ago

Korem 091/ASN Resmi Berganti Pimpinan, Kolonel Inf Rony Fitrianto Emban Jabatan Danrem

Samarinda , INDCYBER.COM – Tonggak kepemimpinan di lingkungan Komando Resor Militer (Korem) 091/Aji Surya Natakesuma…

1 day ago

Dugaan Penyimpangan Proyek APBD Rp 2,28 Miliar di Paser: Pengawasan Publik dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…

1 week ago

PONTON BATU BARA RATAKAN PERMUKIMAN DI MAHAKAM: KELALAIAN FATAL ATAU KEJAHATAN PELAYARAN?

LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…

1 week ago

GUBERNUR KALTIM RUDY MAS’UD LANTIK 33 PEJABAT: UJI INTEGRITAS DI TENGAH ANCAMAN “HUKUMAN” ATAS PENYALAHGUNAAN KEWENANGAN

0SAMARINDA   indcyber.com — Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud (Harum) secara resmi melantik 33 pejabat…

1 week ago

Darurat Korsleting Listrik Hantui Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Desak Evaluasi Total dan Solusi Nyata untuk Warga!

TENGGARONG, indcyber.com  — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…

2 weeks ago