Categories: NASIONAL

Survey Indikator Terkait Kepercayaan Masyarakat Terhadap Lembaga Negara Rancu

INDCYBER.COM,JAKARTA-Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad
menanggapi press release dari lembaga survey Indikator mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap beberapa lembaga di Indonesia. Di mana TNI menempati urutan pertama, dan presiden di urutan kedua. Lalu disusul dengan beberapa lembaga lain seperti Polri, MK, KPK dan Kejaksaan.

Ia menyebutkan bahwa barometer yang disampaikan bertolak belakang dengan indikatornya sendiri.

“Pertentangan tersebut terlihat dari barometer ‘dalam hal penegakan hukum nasional dinilai penegakan hukum saat ini baik/sangat baik dibanding dengan buruk atau sangat buruk’. Apabila konsisten dengan temuan dalam survey tersebut, maka lembaga yang mempunyai fungsi utama penegakan hukum mendapat peringkat yang bagus,” kata Suparji dalam keterangan persnya.

Suparji mencontohkan fungsi utama lembaga seperti Kejaksaan yang melaksanakan penegakan hukum yang dinilai sangat baik justeru ditempatkan pada posisi kelima, dibawah TNI dan Presiden. Ia menilai survei tersebut rancu.

“Perbandingan lebih tepat jika sama dalam hal kompetensinya. kalau TNI dibandingkan dengan presiden dalam hal kinerja, maka itu tidak sepadan. Urutan tersebut akan membingungkan masyarakat,” paparnya.

Akan lebih tepat, kata dia, bila mengukur kinerja atau tingkat kepercayaan dari kinerja nyata yang dilakukan berdasarkan fungsi utama lembaga yang bersangkutan.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pencapaian suatu lembaga yang dirasakan oleh masyarakat harusnya ditampilkan. Misalnya Kejaksaan yang telah melakukan berbagai upaya pengembalian keuangan Negara melalui penyidikan dan penuntutan perkara Jiwasraya, bumiputera, Asabri yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung.

“Belum lagi yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi maupun Kejaksaan negeri seluruh Indonesia, hal tersebut adalah hal yang sepatutnya diapresiasi,” pungkasnya.

Menurutnya, keberhasilan yang dilakukan oleh banyak Institusi akan banyak dikesampingkan apabila masyarakat melihat urutan tersebut, seolah-olah kinerja yang dicapai tidak bermakna. Hal ini bisa berdampak semangat kepada aparat penegak hukum itu sendiri maupun tingkat kepercayaan publik.

“Karena terkadang penegakan hukum itu berada diwilayah yang sunyi, jauh dari gegap gempita pemberitaan akan tetapi nyata hasilnya. Ini dipahami karena keberhasilan dalam penegakan hukum bukanlah suatu industri yang prestasinya dari seberapa banyak dilakukan penegakan hukum,” terangnya.

Survey dari lembaga Indikator bisa diapresiasi, hanya yang perlu diperbaiki adalah parameter yang lebih jelas. Sehingga menimbulkan efek yang positif kepada para aparat penegak hukum yang telah bekerja keras maupun kepada masyarakat diberikan informasi yang seimbang.

Editor:Slamet Pujiono 

Redaksi -

Recent Posts

MONUMEN KEGAGALAN DARI KUTAI BARAT: MANGKRAKNYA JEMBATAN ATJ MELAK DAN BANCAKAN UANG RAKYAT

SENDAWAR , indcyber.com— Di tengah hamparan Sungai Mahakam yang tenang, berdiri dua pilar beton berukuran…

16 hours ago

SULAP JALUR HIJAU JADI BENTENG BISNIS ILEGAL: KULITI SKANDAL PERGUDANGAN TANPA IZIN DI SUNGAI KUNJANG SAMARINDA

SAMARINDA, indcyber.com — Tabir gelap kejahatan tata ruang, penggelapan pajak daerah, serta dugaan keterlibatan oknum…

17 hours ago

Bobrok Pelayanan PDAM Samarinda: Warga Suryanata Menjerit, Hak Atas Air Bersih Diamputasi Bertahun-tahun

SAMARINDA , indcyber.com— Pelayanan air bersih oleh Perumdam Tirta Kencana (PDAM) Kota Samarinda kembali mendapat…

2 days ago

Kukuhkan Relawan di Samarinda, Edi Oloan Pasaribu Tegaskan Mandat DPP dan Komitmen Distribusi Program

SAMARINDA, indcyber.com — Langkah politik strategis terus digalang oleh kader Partai Amanat Nasional (PAN) di…

2 days ago

​”Eks Direktur KPK Resmi Pimpin Kejati Kaltim: Chatarina Muliana Girsang Siap Sikat Korupsi di Tanah Etam!”

SAMARINDA, indcyber.com — Rotasi kepemimpinan di tubuh Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) resmi bergulir.…

3 days ago

BANJIR ANGGARAN RP 79,36 MILIAR DI LINGKAR KRAYAN: POTRET SKANDAL BANCAKAN PROYEK ABADI TANPA WUJUD ASPAL

Tanjung selor. Indcyber.com - PETA DATA ANGGARAN DARI DPUPR-PERKIM KALTARA (2021–2025): | Tahun | Rincian…

3 days ago