Categories: BERANDASamarinda

Tanah Naik Melebihi Level Air Sungai Hebohkan Warga Samarinda

Tanah Tiba-tiba  Naik Menutup Aliran Anak Sungai . Di Kelurahan Loa Bakung  (Foto : Fathur, indcyber.com)

Indcyber.com, Samarinda – Sungai kecil tertutup tanah yang bergerak naik, di dekat jambatan Lembang, Kelurahan Loa Bakung RT. 25, Kecamatan Sungai Kunjang, Jalan KH.Mas Mansyur, Samarinda. Senin malam (21/10/2024), sekitar jam 19:30 WITA.

Warga sekitar pun terkejut dan keluar rumah untuk melihat kejadian tersebut yang diduga sebuah penomena alam.

Mengetahui kejadian tersebut petugas dari Kepolisian, BMKG kota Samarinda, TAGANA dan Pemerintah Kelurahan Loa Bakung, turun melihat langsung ke TKP.

Dari keterangan Rumansi ketua RT.25 tidak tahu persis penyebab tanah naik bergerak keatas sehingga menutup aliran sungai yang lebarnya kurang lebih 4 meter tersebut, dam merusak 2 rumah warga.

Ia juga mengatakan, setelah evaluasi petugas BMKG kota Samarinda dan Pemerintah Kelurahan Loa Bakung. Akhirnya memutuskan untuk mengevakuasi warga yang terkena dampak dan memasang policeline dengan radius 50 meter di sekitar kejadian.

“Saya tidak tahu persis penyebab terjadinya tanah bergerak tersebut, yang jelas tanah sudah menutupi aliran sungai, dan warga yang terdampak sudah dievakuasi petugas,” ucap Rumansi, Selas (22/10/2024).

“Adapun rumah warga yang terkena dampak yaitu; 1 buah rumah tunggal dan 1 buah rumah bangsalan 2 pintu,” terangnya menambahkan.

Kejadian tersebut juga dibenarkan oleh Suriansyah warga yang tinggal di depan jambatan Lembang beberapa meter dekat dengan tanah yang naik menutupi sungai tersebut.

“Saya kaget mendengar keributan diluar rumah, melihat banyak warga di atas jambatan saya pun ikut bergabung melihat penomena alam tersebut, dan kurang lebih satu jam tanah sudah menutupi sungai ,” ujarnya menjelaskan.

Naiknya tanah melebihi level air sungai tersebut, cepat tersebar  di media sosial. Dan paginya banyak  yang ingin melihat langsung di atas jambatan Lembang, namun sudah ada petugas Kepolisian yang mengatur agar tidak terjadi kemacetan. Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan pasti penyebab penomena alam tersebut.#

Penulis : Fathur | Editor : Awang

 

Awang

Recent Posts

Dugaan Penyelewengan Dana Kampung Batu Majang senilai Rp1 Miliar Lebih Mengemuka, Aparat Hukum Didesak Bertindak

Ujoh Bilang, indcyber.com - Dugaan kasus penyalahgunaan keuangan publik kembali mencoreng tata kelola pemerintahan tingkat…

18 hours ago

Jalan Ampera Palaran Gelap, Warga Desak Pemerintah Segera Tambah Penerangan

SAMARINDA, indcyber.com — Kondisi penerangan di ruas Jalan Ampera, tepat di depan Kantor Kecamatan Palaran,…

2 days ago

MENETASNYA BENCANA ANGGARAN Rp183,5 MILIAR KALTIM

​Mencederai Hukum dan Fungsi Pengawasan: Tatapan Tajam ke PPK 1.9, Satker PJN I, dan BBPJN…

7 days ago

Proyek Jalan Rp196,8 Miliar di Kutai Barat Disorot : Aspal Diduga 2–3 Cm, Drainase Menyusut, BBPJN Kaltim Wajib Buka Data

Kutai Barat, indcyber.com — Proyek preservasi jalan ruas Sp. Blusuh–Sp. 3 Damai–Barong Tongkok–Melak (Sp. Blusuh–Melak)…

1 week ago

Jalan Loa Janan Amblas Parah, BPBJN Kaltim Berdalih ‘Tanah Lunak’: Kegagalan Perencanaan atau Pembiaran Berbahaya?

LOA JANAN, KUKAR, indcyber.com— Bencana kegagalan struktur jalan di wilayah Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara,…

1 week ago

BANCAKAN ANGGARAN DI ATAS BATU BERSATU: MENGULITI BOBROKNYA PROYEK JALAN MARGASARI–KUKAR

KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Proyek seumur jagung kembali roboh. Uang rakyat menguap miliaran rupiah, sementara…

1 week ago