Categories: BERANDAKutai Barat

Tenaga Ahli Pangdam VI Tinjau Langsung Kelapangan Pekerjaan Pra TMMD

Indcyber.com, SENDAWAR – Tenaga ahli Pangdam VI, bidang Operasi Militer Selain Perang (OMSP) , Kolonel inf. Klemen Haposan Siahaan, didampingi Kasdim Mayor Wahyudi, Pabung Mayor Inf. Suli, Mayor Kafeleri. Suhari, Mayor Inf. Monang Panjaitan, mininjau langsung kelapangan kegiatan pra TMMD, pembuatan Kolam Ikan, di kampung Long Melaham, kecamatan Long Bagun, Mahakam Ulu (Mahulu) pada (19/2/2019).

Komandan Kodim (Dandim) 0912 Letkol. Inf. Anang Sofyan Efendi, yang diwakili Kasdim Mayor Wahyudi mengatakan, progres dari pada kegiatan pembuatan kolam pembibitan dan pemeliharaan ikan air tawar ini, sampai saat ini line keliring saja sudah mencapai 10 – 15 persen dihari pertama.

“ Kami berharap sebelum pelaksanaan TMMD dimulai, kolam ikan ini sudah siap minimal 40 persen,” kata Wahyudi.

Dikatakan Wahyudi, yang dikhawatirkan selama satu bulan kedepan tidak bisa selesai tepat waktu, sedangkan pembuatan kolam ini ada empat kolam, yang terdiri dari pembudidayaan ikan mas, nila, dan lele serta patin terbagi dari kolam pemindahan, dan kolam pembibitan.

Sementara itu Mayor Monang P menambahkan, untuk pembuatan kolam ini ada empat, dan masing – masing kolam berukuran 20 x 30 meter terbuat dari beton, disamping itu disebelah kolam ini nantinya akan di bangun pondok untuk kelompok taninya.

“ Untuk persiapan kolam ini mulai dari tiang pancang dan sebagainya sudah siap seratus persen,” kata Monang P.

Lanjutnya, yang menjadi kendala saat ini adalah harga dari pada penyewaan alat berat, seperti Dozer dan Exavator, per jam nya mecapai tujuh ratus lima puluh ribu sampai delapan ratus ribu rupiah.

Secara terpisah tenaga ahli Pangdam VI, Kolonel Klemen HS mengatakan hasil dari pada pantauan dilapangan ini akan disampaikan kepada pimpinan atas, yaitu Danrem serta Pangdam.

“ Seperti kendala dalam penyewaan alat berat yang mencapai dua kali lipat harganya,” kata Klemen HS.

Dikatakan Klemen HS, apabila pekerjaan ini tidak menyewa alat berat tidak mungkin juga dilaksanakan manual dengan sekian luasnya ini, maka dari itu mau tidak mau harus tetap memakai alat berat untuk menunjang pekerjaan, nanti pasti ada solusinya dari komando atas sana.

“ Maka dari itu kami turun kelapangan ini agar supaya tau kendala yang dialami dilapangan dan segera kami laporkan keatasan,” ujar Klemen HS.

Sementara itu kepala desa Long Melaham Awang Nyangun didampingi ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Gregorius Markus Alui menyampaikan sangat senang sekali dengan adanya TMMD ini, disamping membantu perekonomian masyarakat juga menambah pengetahuan kepada masyarakat dalam bertani dan memelihara ikan.

“ Selama ini warga kami bercocok tanam dengan cara berpindah – pindah,” kata Awang Nyagun.

Dikatakan Awang Nyangun, saat ini masyarakat sudah bercocok tanam dilokasi pertanian yang sudah dibikin TNI dua tahun yang lalu, dan sekarang ini akan dibikinkan kolam ikan, serta akan diajari bagaimana cara memelihara dan membudidayakan ikan, agar supaya tidak mendatangkan ikan dari Kutai Barat atau Samarinda terus menerus.

Gregorius Markus Alui menambahkan, ucapan syukur dan terima kasih kepada bapak TNI yang mana sudah membantu meringankan pekerjaan dari pada Gapoktan.

“ Sejauh ini kami sebagai ketua kelompok ini bekerja sangat ektra,” kata Gregorius Markus Alui.

Ia mengatakan, dengan adanya TMMD ini sangat terbantu sekali pekerjaan ketua gapoktan, karena nantinya para warga ini akan dibekali dengan ilmu pengetahuan, bagaimana cara membudidayakan ikan, dan mudahan bisa berhasil tidak mendatangkan ikan dari luar terus.

“ Masyarakat siap membantu bergotong royong membantu pekerjaan TNI ini,” ungkap G. Markus Alui. (arf)

Redaksi

Recent Posts

Dugaan Penyelewengan Dana Kampung Batu Majang senilai Rp1 Miliar Lebih Mengemuka, Aparat Hukum Didesak Bertindak

Ujoh Bilang, indcyber.com - Dugaan kasus penyalahgunaan keuangan publik kembali mencoreng tata kelola pemerintahan tingkat…

2 days ago

Jalan Ampera Palaran Gelap, Warga Desak Pemerintah Segera Tambah Penerangan

SAMARINDA, indcyber.com — Kondisi penerangan di ruas Jalan Ampera, tepat di depan Kantor Kecamatan Palaran,…

3 days ago

MENETASNYA BENCANA ANGGARAN Rp183,5 MILIAR KALTIM

​Mencederai Hukum dan Fungsi Pengawasan: Tatapan Tajam ke PPK 1.9, Satker PJN I, dan BBPJN…

1 week ago

Proyek Jalan Rp196,8 Miliar di Kutai Barat Disorot : Aspal Diduga 2–3 Cm, Drainase Menyusut, BBPJN Kaltim Wajib Buka Data

Kutai Barat, indcyber.com — Proyek preservasi jalan ruas Sp. Blusuh–Sp. 3 Damai–Barong Tongkok–Melak (Sp. Blusuh–Melak)…

1 week ago

Jalan Loa Janan Amblas Parah, BPBJN Kaltim Berdalih ‘Tanah Lunak’: Kegagalan Perencanaan atau Pembiaran Berbahaya?

LOA JANAN, KUKAR, indcyber.com— Bencana kegagalan struktur jalan di wilayah Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara,…

1 week ago

BANCAKAN ANGGARAN DI ATAS BATU BERSATU: MENGULITI BOBROKNYA PROYEK JALAN MARGASARI–KUKAR

KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Proyek seumur jagung kembali roboh. Uang rakyat menguap miliaran rupiah, sementara…

1 week ago