Categories: BERANDAKaltim

Tiga Kepala Daerah di Kaltim Dilaporkan Prawiro Kaltim, Kejati Ambil Alih Bola Panas: Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Mulai Ditelaah Pidsus

Samarinda, indcyber.com — Laporan organisasi masyarakat Prawiro Kaltim (Relawan Prabowo) terhadap tiga kepala daerah di Kalimantan Timur kini memasuki babak yang lebih serius. Setelah resmi dikirimkan ke Jaksa Agung Muda, kini “bola panas” berada di meja Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme penegakan hukum.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kaltim, Toni Yuswanto, S.H., M.H, membenarkan bahwa laporan tersebut telah diterima dan sedang dalam proses telaah oleh Bidang Pidana Khusus (Pidsus).

“Betul, surat laporan sudah masuk dan saat ini sedang dalam proses telaah awal di Bidang Pidsus Kejati Kaltim,” tegas Toni Yuswanto.

Prawiro Kaltim Serahkan Bukti dan Dokumen Pelanggaran

Prawiro Kaltim telah dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Dalam pertemuan dengan tim Pidsus, mereka menyerahkan tumpukan dokumen yang berisi:

1.data teknis proyek,

2.laporan kegiatan lapangan,

3. hasil kajian dan temuan dugaan pelanggaran,

4. keterangan masyarakat,

5. serta dokumen paket kegiatan pemerintahan.

Dugaan kuat yang mereka laporkan berkaitan dengan:

proyek pembangunan yang dinilai tidak sesuai kontrak,

penggunaan dana hibah dan bansos yang dianggap tidak transparan,

belanja modal yang diduga bermasalah,

serta indikasi penyalahgunaan wewenang oleh kepala daerah.

Sekretaris Prawiro Kaltim, Achmad Jayansyah, menegaskan bahwa laporan mereka bukan sekadar opini.

“Saya sudah memberikan keterangan lengkap dan membawa bukti fisik. Negara tidak boleh diam saat ada potensi kerugian keuangan negara,” tegasnya.

Kejati: Diproses Sesuai Mekanisme, Termasuk Kemungkinan Dilimpahkan ke Kejari

Kejati Kaltim memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar pemeriksaan awal.

“Laporan sedang diverifikasi. Hasil telaah akan menentukan apakah perkara ditangani langsung oleh Kejati atau dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri terkait. Saat ini masih tahap pemetaan awal,” jelas Toni.

Kejati belum dapat mengungkap nama daerah atau kepala daerah yang dilaporkan karena proses masih berada di fase praverifikasi.

Namun Toni menegaskan bahwa laporan dari masyarakat yang menyangkut indikasi kerugian negara selalu menjadi prioritas penanganan Pidsus.

Poin-Poin Dugaan Pelanggaran yang Sedang Ditelaah

Dokumen yang diserahkan ormas tersebut mencakup dugaan pelanggaran yang dapat berpotensi masuk kategori tindak pidana korupsi, antara lain:

Proyek fisik yang tidak sesuai spesifikasi, volume, atau kualitas pekerjaan.

Penyaluran dana hibah dan bansos yang dianggap tidak transparan dan tidak tepat sasaran.

Belanja modal daerah yang diduga tidak sesuai standar prosedur dan ketentuan penganggaran.

Jika dalam telaah ditemukan unsur yang mengarah pada tindak pidana, maka kasus akan ditingkatkan ke tahap penyelidikan resmi.

Bola Kini di Tangan Kejati

Laporan ini menjadi sorotan publik karena melibatkan tiga kepala daerah aktif di Kalimantan Timur. Dengan bukti yang sudah diserahkan, kini masyarakat menunggu apakah telaah Pidsus akan berlanjut menjadi penyelidikan atau bahkan penyidikan.

Kejati menegaskan proses hukum tidak dapat diintervensi pihak mana pun.

Kasus ini kini menjadi ujian serius bagi Kejati Kaltim dalam memastikan penanganan dugaan korupsi berjalan transparan dan tidak pandang bulu.(R)

indcyber

Recent Posts

Gara-Gara Menepi Beli Minum, Truk Telur Balikpapan Amblas di Harun Nafsi Samarinda

SAMARINDA , indcyber.com— Sebuah truk pengangkut telur lintas kota rute Balikpapan–Samarinda terperosok hingga nyaris terguling…

2 days ago

Dugaan Penyelewengan Dana Kampung Batu Majang senilai Rp1 Miliar Lebih Mengemuka, Aparat Hukum Didesak Bertindak

Ujoh Bilang, indcyber.com - Dugaan kasus penyalahgunaan keuangan publik kembali mencoreng tata kelola pemerintahan tingkat…

4 days ago

Jalan Ampera Palaran Gelap, Warga Desak Pemerintah Segera Tambah Penerangan

SAMARINDA, indcyber.com — Kondisi penerangan di ruas Jalan Ampera, tepat di depan Kantor Kecamatan Palaran,…

5 days ago

MENETASNYA BENCANA ANGGARAN Rp183,5 MILIAR KALTIM

​Mencederai Hukum dan Fungsi Pengawasan: Tatapan Tajam ke PPK 1.9, Satker PJN I, dan BBPJN…

2 weeks ago

Proyek Jalan Rp196,8 Miliar di Kutai Barat Disorot : Aspal Diduga 2–3 Cm, Drainase Menyusut, BBPJN Kaltim Wajib Buka Data

Kutai Barat, indcyber.com — Proyek preservasi jalan ruas Sp. Blusuh–Sp. 3 Damai–Barong Tongkok–Melak (Sp. Blusuh–Melak)…

2 weeks ago

Jalan Loa Janan Amblas Parah, BPBJN Kaltim Berdalih ‘Tanah Lunak’: Kegagalan Perencanaan atau Pembiaran Berbahaya?

LOA JANAN, KUKAR, indcyber.com— Bencana kegagalan struktur jalan di wilayah Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara,…

2 weeks ago