Categories: DPRD KALTIMSamarinda

Untuk Memantapkan Raperda Tentang Perlindungan Anak, Komisi IV DPRD Kaltim Berkunjung Ke KPAI Pusat

Komisi IV DPRD Kaltim berkunjung ke KPAI Pusat di Jakarta.(foto:HO)

Penulis:Slamet Pujiono
Editor: Redaksi
INDCYBER.COM, SAMARINDA-Dalam rangka memantapkan Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur tentang Perlindungan Anak, Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur kembali menyambangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia Pusat di Jakarta beberapa hari yang lalu.

Kunjungan kerja tersebut dimaksudkan untuk lebih pada berkoordinasi terkait poin poin yang perlu direvisi agar kedepannya Raperda tersebut ketika disahkan menjadi Perda akan sempurna dan lebih maksimal dalam penegakkannya di Kaltim.

“Kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kaltim ke KPAI Pusat adalah untuk berkoordinasi terkait Raperda Perlindungan Anak jadi sebagai bahan revisi dalam batang tubuh Raperda itu sendiri,”ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid via pesan WhatsApp nya.

Masih menurut politisi PDIP Dapil Kukar ini jika beberapa poin memang harus direvisi seperti contoh penggunaan kata-kata cacat yang sangat perlu direvisi dengan tujuan agar tidak ada kesan menyinggung atau mengucilkan terhadap individu ataupun golongan.

“Salah satu poin yang perlu direvisi tersebut adalah penggunaan kata-kata cacat, itu menurut Komisioner KPAI pusat Pak Jasra kata kata tersebut harus dihilangkan dengan diganti menjadi disabilitas,”imbuhnya.

Rombongan Komisi IV DPRD Kaltim yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV H Rusman Yakub dan didampingi oleh Wakil Ketua Komisi IV Ely Hartati Rasyid, Sekretaris Komisi IV Salehuddin serta anggota Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati, Fitri Maisyaroh,Yeni Eviliana diterima langsung Komisioner KPAI Pusat Jasra yang juga didampingi oleh Sekretaris KPAI Pusat.

Pertemuan yang berlangsung dengan hangat tersebut lebih fokus terhadap diskusi tentang pentingnya membentuk Komisi Perlindungan Anak Daerah karena hingga saat ini masih ada daerah-daerah di Indonesia dengan semena mena memanfaatkan anak anak untuk dipekerjakan.

Dalam diskusi tersebut baik Komisi IV DPRD Kaltim maupun Komisioner KPAI Pusat tetap mematuhi protokol Kesehatan Covid-19.(advertorial).

Redaksi -

Recent Posts

Proyek Miliaran Rupiah Mangkrak dan Ambrol Sebelum Setahun: Aroma Dugaan Pelanggaran Hukum Menjerat Dinas PU Kukar, PT Samudra Anugrah Indah Permai, dan CV Harsindo

TENGGARONG, indcyber.com  — Pembangunan infrastruktur yang dibiayai oleh uang rakyat (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah)…

17 hours ago

KULITI BOBROK PENGELOLAAN DAERAH: MASSA GERAM KALTIM SURAKAN DOKUMEN VIOLASI HUKUM HINGGA LARUT MALAM

SAMARINDA, indcyber.com — Ratusan massa aksi dari Gerakan Rakyat Menggugat Kalimantan Timur (Geram Kaltim) menolak…

19 hours ago

BPBD Kaltim Dukung Uji Coba Cairan SAA Inovasi Alumni Faperta Unmul Atasi Karhutla

Kepala BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan bersalaman dengan Ketua IKA Faperta Unmul Fahrizal, S.P., S.H.…

1 day ago

DUGAAN PENYADAPAN PRESIDEN SERET NAMA JENDERAL POLISI, ADA APA DI BALIK GEJOLAK ELITE?

JAKARTA, indcyber.com – Institusi Kepolisian Republik Indonesia kembali menjadi sorotan. Kali ini, bukan sekadar persoalan…

1 day ago

BOBROK TATA KELOLA KAS PEMPROV KALTARA! Dana Ratusan Miliar Diobok-obok, BPK Bongkar Pelanggaran Pengelolaan Anggaran 2025

TANJUNG SELOR, indcyber.com — Tata kelola keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) di bawah kepemimpinan…

2 days ago

SKANDAL DANA HIBAH KALTARA: Rp3,79 MILIAR LENYAP TANPA LPJ, BPK BONGKAR KELEBIHAN BAYAR RATUSAN JUTA!

TANJUNG SELOR , indcyber.com — Pengelolaan dana hibah di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)…

2 days ago