Categories: BERANDAMahakam Ulu

5 Kecamatan di Perkirakan 2000 Lebih Peserta Hudoq Yang Hadir

Masing –Masing Kecamatan Ada Peningkatan Peserta di Banding Tahun Lalu.

Indcyber.com, MAHULU – Peserta Festival Hudoq Cross Border di 5 Kecamatan Tahun 2019 ini menigkat lebih pesat dibanding tahun 2018 lalu, terlihat dari antusiasnya peserta Hudoq di tiap kecamatan yang kesemuanya meningkat membawa personelnya.

Hal ini disampaikan Kadisparpora Kristina Tening usai pembukaan Festival Hudoq Cross Border di lapangan Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Mahakam Ulu (Mahulu) pada Kamis (24/10/2019).

“ Diluar dugaan dua kecamatan waktu melapor ke panitia seperti Long Pahangai sekitar 400 peserta lebih, dan Long Laham sampai dua kloter yang datang sekitar 600 lebih,” kata Kristina Tening.

Lanjutnya, dua kecamatan ini saja jumlahnya sudah 1000 lebih, ditambah lagi tiga kecamatan yang tidak jauh beda jumlahnya dengan dua kecamatan tadi, maka dari itu peserta Hudoq Tahun ini diperkirakan berkisar sekitar 2000 lebih.

Disampaikan Kristina Tening bahwa panitia sampai kewalahan menyediakan tempat untuk para peserta yang datang lebih banyak di banding tahun lalu, itu terlihat dari semangatnya para peserta yang mau mengikuti Festival Hudoq ini.

Kristina Tening menuturkan bahwa even Hudoq Cross Border ini memang di selenggarakan oleh kementian Pariwisata RI, ini semua untuk mendorong wisatawan manca negara datang ke Indonesia, peruntukannya adalah, semua kabupaten/kota yang berbatasan dengan negara tetangga akan dikemas dengan baik oleh kementrian.

Kristina Tening menjelaskan, even Hudoq ini terdaftar maupun tidak terdafatar di Kementrian akan terus diselenggarakan oleh pemkab Mahulu setiap tahunnya, karena kegiatan Hudoq ini sudah diangendakan oleh Pemkab Mahulu, setiap tahunnya di anggarkan di APBD.

“ Yang diharapkan dari pusat ini bukan dukungan dana, melainkan dukungan promosi saja,” ujarnya.

“ Sekedar diketahui untuk bantuan dana kepada peserta Hudoq ini berfariasi, yang jelas bantuan yang disampaikan itu hanya untuk konsumsi dan transportasi saja, sedangkan akomodasi mereka gotong royong, dan besaranya bantuan tergantung dari jauh dekatnya para peserta,” ungkapnya. (arf)

Redaksi

Recent Posts

Kanwil Kemenkumham Kaltim Tegaskan PT Kalimanis Plywood Industries Tidak Terdaftar di Database AHU Online

​SAMARINDA. Indcyber.com— Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Timur secara…

1 week ago

Keadilan untuk Musliadi! Menakar Celah Hukum Putusan NO PN Samarinda dan Ujian Nurani Majelis Hakim Pengadilan Tinggi

SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…

1 week ago

DPR KETOK PALU, SUYUDI ARIO SETO RESMI GANTIKAN LISTYO SIGIT

JAKARTA, indcyber.com  — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…

1 week ago

KAWAT 2 SENTIMETER DI JANTUNG, 14 KALI MEDIASI, Rp5 MILIAR TAK TERWUJUD

Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…

1 week ago

Operasi Jalur Hitam Batu Bara Samarinda, Izin TUKS PT Bara Kumala Kedaluwarsa, Aktivitas Bongkar Muat Berpotensi Ilegal!

SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…

2 weeks ago

Skenario “Penyelamat” di Balik Pencairan Rp700 Juta TPAK: Pengakuan Hudali Mukti Singkap Indikasi Pelanggaran Hukum Sistematis

Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…

2 weeks ago