Ahmad Vananzha Soroti Harga LPG 3 Kg Melonjak, Minta Pemerintah Cari Solusi

Anggota DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananzha, menyoroti lonjakan harga LPG 3 kilogram di Samarinda Seberang yang mencapai Rp45 ribu. Ia meminta pemerintah segera mengambil langkah agar distribusi dan harga kembali stabil. (Foto: Fathur)

Indcyber.com, SAMARINDA – Anggota DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananzha, menyoroti kenaikan harga gas LPG 3 kilogram di sejumlah wilayah yang dinilai cukup memberatkan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.

Ia menyampaikan, pada prinsipnya DPRD berharap setiap kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Kota tetap berpihak kepada rakyat. Termasuk dalam berbagai kebijakan internal pemerintahan yang diyakini telah memiliki aturan tersendiri.

“Apapun kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Kota, kami berharap hampir secara keseluruhan pro kepada masyarakat. Soal teknis seperti mobil dinas, tentu pemerintah memahami aturan yang terbaik,” ujarnya kepada wartawan.

Namun perhatian utama saat ini, lanjutnya, adalah persoalan distribusi dan harga LPG 3 kilogram yang dilaporkan mencapai Rp45 ribu per tabung di kawasan Samarinda Seberang.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius instansi terkait karena gas subsidi sangat dibutuhkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama pada momen tertentu ketika permintaan meningkat.

Ia mengimbau dinas terkait serta Pemerintah Kota untuk segera mengambil langkah konkret agar kelangkaan dan lonjakan harga tidak terus terjadi.

“Di saat kebutuhan masyarakat tinggi seperti sekarang, LPG 3 kilogram sangat dibutuhkan. Harapannya pemerintah bisa mencarikan solusi supaya hal seperti ini tidak terulang kembali,” katanya.

Selain itu, ia juga menilai distribusi LPG belum merata. Di beberapa titik terjadi penumpukan permintaan, sementara di lokasi lain justru tidak tersedia stok.

Karena itu, ia menekankan pentingnya peran aktif pemerintah dalam pengawasan distribusi, termasuk koordinasi dengan agen maupun pengecer agar penyaluran gas subsidi bisa tepat sasaran.

Ia menegaskan DPRD siap memberikan masukan serta mendorong pemerintah menghadirkan kebijakan yang lebih efektif demi menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.

“Teman-teman di DPRD tentu siap memberikan masukan kepada pemerintah agar persoalan ini bisa segera ditangani dan tidak merugikan masyarakat,” tutupnya.

Penulis: Fathur  | Editor: Awamg

Awang

Recent Posts

Keadilan untuk Musliadi! Menakar Celah Hukum Putusan NO PN Samarinda dan Ujian Nurani Majelis Hakim Pengadilan Tinggi

SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…

12 hours ago

DPR KETOK PALU, SUYUDI ARIO SETO RESMI GANTIKAN LISTYO SIGIT

JAKARTA, indcyber.com  — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…

1 day ago

KAWAT 2 SENTIMETER DI JANTUNG, 14 KALI MEDIASI, Rp5 MILIAR TAK TERWUJUD

Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…

2 days ago

Operasi Jalur Hitam Batu Bara Samarinda, Izin TUKS PT Bara Kumala Kedaluwarsa, Aktivitas Bongkar Muat Berpotensi Ilegal!

SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…

2 days ago

Skenario “Penyelamat” di Balik Pencairan Rp700 Juta TPAK: Pengakuan Hudali Mukti Singkap Indikasi Pelanggaran Hukum Sistematis

Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…

4 days ago

SKANDAL IUP PT WELARCO SUBUR JAYA:MENGULITI DUGAAN PIDANA DAN PERMAIANAN ADMINISRTASI DI KUTAI KARTANEGARA

SAMARINDA, indcyber.com — Sebuah dokumen investigasi bertanggal Desember 2017 bertajuk “Dugaan Perbuatan Melawan Hukum &…

4 days ago