Akibat Proyek Gagal, Tanah Warga Jadi Korban

Indcyber.com, KUKAR – Dalam perencanaan proyek, seorang perencana idealnya memahami apa yang berpotensi menjadi resiko dan mengantisipasi bagaimana mengatasinya. Seorang perencana (planner) pada saat perencanaan proyek perlu mengidentifikasi titik-titik risiko yang berpotensi menggagalkan proyek, (05/11/2018).

Sebagai contoh, proyek pembangunan Penurapan Longsor Jalan Desa Gunung Sari Kacamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara.
Entah sampai kapan hal ini di biarkan oleh pihak terkait, dan siapa yang herus bertanggung jawab.

Paket Proyek yang diduga mangkrak ini akhirnya menimbulkan dampak sosial bagi Warga setempat khususnya pemilik lahan. Pasalnya, Pada APBD tahun 2013 lalu, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menganggarkan kurang lebih 9 Miliar untuk pembangunan Penurapan Longsor Jalan Desa Gunung Sari Kacamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara.

Entah kenapa sebabnya, sehingga paket proyek tersebut tidak jadi di bangun alias mangkrak. Padahal bahan baku bangunan berupa balok beton sudah berada di lokasi proyek.
Selain gagal, proyek ini pun menimbulkan masalah baru.

Karena menurut kabar, dampak yang timbul akibat mengkraknya proyek tersebut adalah bahan baku bangunan ini masih tersusun rapi di lokasi atau lihan Warga hingga pemilik lahan tidak bisa membangun rumah, karena puluhan balok beton masih menempati lahan warga.

Berdasarkan keterangan Sekretaris Desa Gunung Sari (Haji Asmuni) saat di bertemu di Kantor Camat Tabang beberapa waktu lalu “ Menurut saya sih, bahan itu seharusnya di pindahkan ketempat yang layak atau di kembalikan ketempat semula, kasihan warga yang mau bangun rumah di situ jadi terhalang, kalau bisa di manfaatkan ya tidak jadi masalah. Ini malah menghalangi warga membangun” singkat Haji Asmuni. *mrg

Redaksi PB

Recent Posts

KALTIM DARURAT MAFIA: TB KANAYA & HEKTOR 888 KENCINGI ATURAN, DOKUMEN TERBANG ARDIAN CS DIBALIK TEMBOK BERLIN OKNUM APH

SAMARINDA, indcyber.com – Praktik mafia tambang di Kalimantan Timur kian menunjukkan taringnya. Seolah kebal hukum…

59 minutes ago

OPINI PUBLIK ATAU ALIBI PELANGGARAN? TAMENG “DATA HISTORIS” KADES BATUAH DI ZONA MERAH TAHURA

SAMARINDA, indcyber.com – Pernyataan Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid (Abul Rasid), yang meminta "keistimewaan" bagi…

2 hours ago

SKANDAL BPD KALTIMTARA: Topeng Aklamasi di Balik Borok Kredit Macet yang Disembunyikan

SAMARINDA, indcyber.com– Narasi "harmonis" yang dibangun Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, atas hasil Rapat Umum Pemegang…

5 hours ago

SENTRALISASI TAMBANG DIGUGAT: FPHI Kaltim Seret UU Minerba ke Mahkamah Konstitusi!

JAKARTA, indcyber.com– Fondasi otonomi daerah di Indonesia berada di ambang kolaps. Forum Praktisi Hukum Investasi…

5 hours ago

SKANDAL DOKUMEN TERBANG: Mafia Batu Bara Sanga-Sanga ‘Kangkangi’ Hukum, KSOP Samarinda Tutup Mata?

SANGA-SANGA, indcyber.com– Praktik lancung perampokan sumber daya alam di Kalimantan Timur kian menunjukkan wajah aslinya…

1 day ago

SK ‘Mundur’ Gubernur Kaltim: Pengembalian Uang Bukan Pintu Maaf, Ancaman Pidana Menanti 43 Penerima Aliran Dana

SAMARINDA, indcyber.com – Polemik penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Staf Khusus dan Tenaga Ahli oleh…

1 day ago