Categories: BERANDADPRD KALTIM

Pansus DPRD Kaltim ‘Serbu’ Empat Daerah, Uji Petik Proyek Bermasalah?

SAMARINDA, indcyber.com – Genderang pengawasan ketat mulai ditabuh dari Karang Paci. Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kalimantan Timur dipastikan bakal turun ke lapangan secara besar-besaran mulai 22 hingga 26 April 2026. Langkah agresif ini diambil guna membedah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2025.

Tidak sekadar duduk di balik meja, para legislator akan melakukan uji petik langsung terhadap hasil pembangunan fisik maupun program kerja yang telah menelan dana APBD triliunan rupiah.

Instruksi Tegas: Kepala Dinas Dilarang Mangkir!

Melalui surat bernomor 400.14.6/III-1029/Set.DPRD, DPRD Kaltim secara resmi melayangkan “panggilan” kepada Gubernur untuk mengerahkan jajaran eselon duanya. DPRD menuntut pendampingan langsung dari empat instansi vital yang menjadi sorotan publik:

 1. Dinas PUPR-PERA (Seluruh titik kunjungan).

 2. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Balikpapan, Kukar, Bontang).

 3. Dinas Kesehatan (Balikpapan).

 4. Dinas Pemuda dan Olahraga (Samarinda).

Kehadiran para kepala dinas—termasuk para Pelaksana Tugas (Plt)—menjadi harga mati. Pansus menginginkan jawaban instan di lapangan jika ditemukan ketidaksesuaian antara laporan di atas kertas dengan realita fisik proyek.

Peta Kunjungan Lapangan: Maraton Empat Wilayah

Jadwal maraton selama lima hari ini akan menyisir proyek-proyek strategis di pusat ekonomi dan pemerintahan Kaltim:

| Tanggal | Lokasi Kunjungan | Fokus Pendampingan SKPD |

| 22 April | Kota Balikpapan | PUPR-PERA, Kesehatan, Dikbud |

| 23 April | Kab. Kutai Kartanegara | PUPR-PERA, Dikbud |

| 24 April | Kota Samarinda | PUPR-PERA, Dispora |

| 26 April | Kota Bontang | PUPR-PERA, Dikbud |

Mengapa Ini Penting?

Kunjungan lapangan ini merupakan fase krusial dalam mekanisme check and balances. Pengawasan tajam ini diprediksi akan menyasar:

Kualitas Infrastruktur: Apakah proyek jalan dan gedung yang dikerjakan Dinas PUPR-PERA sudah sesuai spesifikasi?

Serapan Anggaran Pendidikan: Menelisik efektivitas anggaran di tangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Fasilitas Publik: Meninjau kelayakan infrastruktur kesehatan dan olahraga yang dibangun sepanjang tahun 2025.

Langkah DPRD ini merupakan sinyal keras bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Pansus LKPJ nampaknya tidak ingin kecolongan memberikan rekomendasi tanpa bukti otentik di lapangan. Rakyat menunggu, apakah hasil pembangunan tahun 2025 benar-benar dirasakan manfaatnya, atau hanya sekadar angka-angka pemanis di laporan gubernur.(ST)

indcyber

Recent Posts

Gugah Semangat Patriotisme, FPK Usung Lagu Perjuangan dan Busana Pahlawan di Lomba Karaoke HUT RI ke-81

SAMARINDA — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sweet Memories Kafe &…

1 day ago

SKANDAL LIMBAH PHM Rp598 MILIAR: Menguliti Pelanggaran Hukum, Modus Cost Recovery, dan Bobroknya Pengawasan SKK Migas

Balikpapan, indcyber.com - Pengelolaan limbah pengeboran di Wilayah Kerja Mahakam oleh PT Pertamina Hulu Mahakam…

3 days ago

SOLUSI LAMBAN UNTUK JALAN NASIONAL JEMBAYAN: MASYARAKAT MASIH MENUNGGU KEPASTIAN

Tenggarong, indcyber.com - Masalah longsor yang melumpuhkan sebagian Jalan Nasional Jembayan kembali menjadi sorotan. Meskipun…

3 days ago

Bobrok Administrasi ATR/BPN Kaltim: Dokumen Warkah Hilang, Modus Cacat Hukum Mengemuka dalam Sengketa Lahan Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik maladministrasi dan dugaan perbuatan melawan hukum kembali mencoreng institusi Kementerian Agraria…

3 days ago

Dibalik Benteng “Putusan Praperadilan”: Menelanjangi Celah Sistem dan Potensi Pelanggaran Hukum Proyek Pasar Pagi Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com— Klarifikasi resmi Wali Kota Samarinda, Andi Harun, terkait penolakan permohonan Praperadilan proyek revitalisasi…

4 days ago

EKSPANSI BATU BARA MENGGILAS ZONA LINDUNG: EKOSISTEM TELUK ADANG DI UJUNG TANDUK

PASER, indcyber.com — Kawasan Cagar Alam Teluk Adang di Kabupaten Pasir (kini Kabupaten Paser), Kalimantan…

4 days ago