Categories: BERANDAKutai Timur

Dokter Spesialis Kandungan Dinyatakan Reaktif COVID-19

Indcyber.com, SANGATTA – Rumah Sakit Umum (RSU) Meloy Sangatta langsung melakukan langkah penanggulangan pasca salah seorang dokter praktiknya, yakni dokter spesialis kandungan dinyatakan reaktif COVID-19 berdasarkan hasil Rapid Test yang dilakukan oleh Ikatan Dokternya Indonesia (IDI) terhadap beberapa dokter di Kutim, belum lama ini.

Mengetahui hasil tersebut, Direktur RSU Meloy dr Johan Tonglo menjelaskan sejak saat itu, pihaknya langsung melakukan serangkaian standar operasional prosedur pencegahan agar virus Corona tak sampai meluas. Diantaranya melakukan penghentian sementara praktik dokter yang reaktif Rapid Test dan mengharuskannya melakukan isolasi mandiri sambil menunggu hasil Swab tenggorokan.

“Selanjutnya, kita rutin melakukan (penyemprotan) disinfektan di area RSU Meloy. Kemudian, menginstruksikan kepada karyawan yang pernah kontak erat dengan dokter rapid test reaktif, untuk melakukan isolasi mandiri,” ungkap dr Johan Tonglo, ditemui Pro Kutim dan beberapa media lainnya.

Terhadap karyawan yang sempat kontak dengan dokter tersebut, juga dilakukan pemeriksaan laboratorium dan rontgen thorax. Dia bersyukur hasilnya tidak menunjukkan indikasi terinfeksi COVID-19 (non reaktif). Namun pada 5 Mei 2020, sambung Johan, pihaknya tetap melakukan pemeriksaan rapid test pada 14 karyawan yang telah kontak erat dengan dokter rapid test reaktif. Diantaranya bidan, asisten poli dan crew operasi, dengan hasil semua non reaktif. Selanjutnya pada tangal 6 Mei juga dilakukan pemeriksaan rapid test kepada semua tenga medis di RSU Meloy sebanyak 54 orang dan hasilnya non reaktif semua.

Namun demi keamanan dan kenyamanan semua pengunjung, sambung Johan yang mantan Kadinkes Kutim, RSU Meloy lantas mendirikan Tenda Temporary Clinic Meloy diluar gedung rumah sakit yakni parkiran depan. Guna memastikan semua pengunjung yang akan masuk rumah sakit, menjalani screening terlebih dahulu.

“Bila ada pengujung yang tidak mau di screening, maka tidak diperkenankan masuk gedung RSU Meloy,” tegas Johan.

Setelah melalui screening, apabila dijumpai ada pengunjung yang terindikasi terinfeksi COVID-19, maka langsung dilakukan penanganan seusai protokol penanganan COVID-19. Johan mengatakan, para tenaga medis yang bertugas di juga dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai prosedur yang berlaku. Sebelum RSU Meloy, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Sangatta juga telah melakukan prosedur serupa agar area dan karyawan rumah sakit streril dari COVID-19. Kini rumah sakit tersebut sudah mulai beroperasi kembali. (AM

indcyber

Recent Posts

Dibalik Triliunan Rupiah Ekspor Teluk Adang: Konspirasi Kejahatan Lingkungan dan Mandulnya Pengawasan Instansi Negara

PASER, indcyber.com — Angka 33.887 hektare bukan sekadar koordinat konsesi di atas kertas. Itu adalah…

2 days ago

​”Menanti Ketukan Palu Jaksa di Bankaltimtara: Siapa Saja Pejabat yang Bakal Terseret Skandal Rp335 Miliar?”

SAMARINDA, indcyber.com – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai amburadulnya penyaluran 134 fasilitas kredit kepada…

2 days ago

MENGENCINGI ATURAN OJK: Skandal Ketergantungan Dana Pemda Bankaltimtara, Direksi Terancam Pidana dan Copot Jabatan!

SAMARINDA, indcyber.com– Tabir fatamorgana kesehatan finansial PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara…

2 days ago

MENEGANGKAN! Mafia Dokumen Terbang Kaltim Digulung, Mengapa Jetty Ancu di Kutai Lama Kebal Hukum?

SAMARINDA, indcyber.com– Genderang perang terhadap gurita bisnis haram "dokumen terbang" di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali…

3 days ago

DANA REBOISASI RP338 MILIAR MANGKRAK: Lembaga Investigasi Negara Tuding Pemprov Kaltara “Sengaja Pembiaran”, Desak KPK Segera Turun Tangan!

TANJUNG SELOR, indcyber.com – Klaim sepihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) yang menyebut pengelolaan…

3 days ago

Konvensi Media Siber di Samarinda, Upi Asmaradhana Dorong Media Kembali Perkuat Kepercayaan Publik

Indcyber.com, SAMARINDA – Di tengah derasnya arus informasi digital dan munculnya berbagai platform berbasis kecerdasan…

4 days ago