DPRD Kukar Soroti Ketimpangan Pembangunan di Kecamatan Loa Kulu

Indcyber.com, Tenggarong – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyoroti masih adanya ketimpangan pembangunan antar kecamatan, khususnya di wilayah Kecamatan Loa Kulu. Hal itu terungkap dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, didampingi Ketua Komisi IV M. Andi Faisal serta anggota komisi lainnya.

Dalam rapat tersebut, Ahmad Yani menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi infrastruktur di sejumlah desa di Loa Kulu yang dinilai masih jauh tertinggal dibandingkan kecamatan lain.

“Banyak ketimpangan pembangunan antar kecamatan. Loa Kulu adalah salah satu contoh nyata. Di sana masih banyak jembatan semi permanen yang dilalui alat berat, seharusnya jembatan-jembatan itu sudah dipermanenkan,” ujar Yani.

Selain jembatan, kondisi jalan juga menjadi perhatian serius. Beberapa ruas jalan penghubung antar desa, seperti dari Loh Sumber ke Sungai Payang hingga Jembayan, dilaporkan rusak parah, licin, dan sulit dilalui kendaraan. Di kawasan Jonggon hingga Margahayu, kondisi jalan bahkan hampir putus akibat longsor, yang menghambat aktivitas masyarakat dan distribusi barang.

Menurut Ahmad Yani, infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan merupakan kebutuhan utama yang harus menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Ini menyangkut keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi ini datang dari Apdesi, camat, dan perangkat desa yang berharap pembangunan dilakukan secara merata dan adil di seluruh kecamatan,” tegasnya.

Berdasarkan hasil peninjauan DPRD, Kecamatan Loa Kulu dinilai relatif minim mendapatkan alokasi anggaran dari APBD dibanding wilayah lainnya. Untuk itu, Ahmad Yani mengusulkan adanya standar minimal anggaran per kecamatan agar pemerataan pembangunan dapat terwujud.

“Kalau tiap kecamatan diberikan anggaran antara Rp25 sampai Rp50 miliar per tahun, itu akan menjadi bentuk nyata pemerataan pembangunan. Kecamatan yang selama ini anggarannya besar bisa dikurangi, sedangkan yang kecil seperti Loa Kulu perlu ditingkatkan,” pungkasnya.

Rapat tersebut menjadi momentum bagi DPRD Kukar untuk kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh wilayah di Kabupaten Kutai Kartanegara.(AJ)

indcyber

Recent Posts

Booming ‘Dokumen Terbang’ & Skandal Rp36 Miliar: Massa IMPERIUM Serbu KSOP Samarinda, Tuntut Copot Pejabat Terkait!

SAMARINDA, indcyber.com– Aroma busuk dugaan korupsi, suap, dan mafia tambang kembali menyengat Kantor Kesyahbandaran dan…

15 hours ago

Baru Bebas, Sosok Ini Sebut Ada Prosedur Penyidikan yang Tak Sesuai Fakta

Tenggarong, indcyber.com– Usai dinyatakan bebas, seorang warga net yang dikenal melalui akun media sosialnya langsung…

19 hours ago

Dugaan Jual-Beli Proyek APBD Samarinda: Mengapa Pasal Penipuan Dipakai, Bukan Tipikor?

SAMARINDA, indcyber.com – Penanganan perkara dugaan jual-beli proyek APBD di Kota Samarinda mulai memunculkan pertanyaan…

22 hours ago

Dinilai Banyak Drama dan Tunda Hak Angket, Aliansi Rakyat Kaltim Geruduk Kantor DPRD, Aksi Sempat Ricuh

SAMARINDA, indcyber.com – Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat kembali memuncak. Ratusan massa yang…

2 days ago

MAFIA ‘DOKUMEN TERBANG’ KALTIM DIUJUNG TANDUK: Setelah Tersangka Inisial A Ditahan, Jaksa Kini Incar Hardian dan Asun Si Aktor Intelektual!

SAMARINDA, indcyber.com– Kedok culas para pelaku kejahatan sektor pertambangan di Kalimantan Timur satu per satu…

2 days ago

ISOLASI SISTEMIK DI KRAYAN: Anggaran Triliunan Menguap, Perbatasan Sengaja Dibiarkan Sekarat?

KRAYAN, indcyber.com– Slogan "membangun dari pinggiran" yang kerap digelorakan dari istana Jakarta terbukti menjadi lelucon…

3 days ago