Komisi IV DPRD Kukar Gelar RDP, Bahas Usulan Kenaikan Insentif Guru Swasta

Indcyber.com, Tenggarong – Komisi IV DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna menampung dan memfasilitasi aspirasi para guru sekolah swasta terkait usulan kenaikan insentif yang selama ini dinilai belum mengalami peningkatan signifikan. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kukar.

RDP tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Kukar, M. Andi Faisal, didampingi seluruh anggota Komisi IV. Hadir pula perwakilan dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pendidikan, Setkab Kukar, serta puluhan guru dari berbagai yayasan pendidikan swasta di wilayah Kutai Kartanegara.

Dalam keterangannya, Andi Faisal yang akrab disapa Ical menegaskan bahwa pihaknya siap memperjuangkan aspirasi para guru swasta agar insentif yang diterima dapat disesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Ya, kita DPRD mencoba meramu supaya ada peningkatan terhadap insentif. Karena Perbup yang ada saat ini memang menunjukkan peningkatan, tapi itu hanya untuk ASN, bukan untuk guru swasta,” ujar Ical.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menyampaikan bahwa insentif guru swasta di Kukar sebenarnya merupakan yang tertinggi di Kalimantan Timur. Namun demikian, fakta bahwa nominal tersebut belum mengalami kenaikan selama lebih dari 20 tahun menjadi perhatian serius DPRD.

Komisi IV, lanjut Ical, akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur soal insentif guru dapat direvisi. Ia menekankan pentingnya penyesuaian besaran insentif dengan kemampuan keuangan daerah.

“Jika insentif dinaikkan sebesar Rp500 ribu per orang, maka akan berdampak pada peningkatan anggaran sekitar Rp16 miliar dalam APBD. Jadi tentu harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Yang pasti, kami dari DPRD akan berusaha agar tetap ada kenaikan, meskipun tidak harus sama dengan ASN atau PPPK,” jelasnya.

Ical menegaskan bahwa DPRD Kukar tidak akan tinggal diam dan akan terus memperjuangkan aspirasi para tenaga pendidik swasta.

“Poinnya, DPRD tidak tinggal diam. Kami akan mengupayakan dan berusaha agar Perbup itu bisa diubah oleh pemerintah daerah,” tegasnya.

Melalui forum ini, Komisi IV DPRD Kukar berharap adanya solusi terbaik yang berpihak pada kesejahteraan guru swasta sebagai salah satu ujung tombak peningkatan kualitas pendidikan di Kutai Kartanegara.(AJ)

indcyber

Recent Posts

Booming ‘Dokumen Terbang’ & Skandal Rp36 Miliar: Massa IMPERIUM Serbu KSOP Samarinda, Tuntut Copot Pejabat Terkait!

SAMARINDA, indcyber.com– Aroma busuk dugaan korupsi, suap, dan mafia tambang kembali menyengat Kantor Kesyahbandaran dan…

12 hours ago

Baru Bebas, Sosok Ini Sebut Ada Prosedur Penyidikan yang Tak Sesuai Fakta

Tenggarong, indcyber.com– Usai dinyatakan bebas, seorang warga net yang dikenal melalui akun media sosialnya langsung…

16 hours ago

Dugaan Jual-Beli Proyek APBD Samarinda: Mengapa Pasal Penipuan Dipakai, Bukan Tipikor?

SAMARINDA, indcyber.com – Penanganan perkara dugaan jual-beli proyek APBD di Kota Samarinda mulai memunculkan pertanyaan…

19 hours ago

Dinilai Banyak Drama dan Tunda Hak Angket, Aliansi Rakyat Kaltim Geruduk Kantor DPRD, Aksi Sempat Ricuh

SAMARINDA, indcyber.com – Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat kembali memuncak. Ratusan massa yang…

2 days ago

MAFIA ‘DOKUMEN TERBANG’ KALTIM DIUJUNG TANDUK: Setelah Tersangka Inisial A Ditahan, Jaksa Kini Incar Hardian dan Asun Si Aktor Intelektual!

SAMARINDA, indcyber.com– Kedok culas para pelaku kejahatan sektor pertambangan di Kalimantan Timur satu per satu…

2 days ago

ISOLASI SISTEMIK DI KRAYAN: Anggaran Triliunan Menguap, Perbatasan Sengaja Dibiarkan Sekarat?

KRAYAN, indcyber.com– Slogan "membangun dari pinggiran" yang kerap digelorakan dari istana Jakarta terbukti menjadi lelucon…

3 days ago