Indcyber.com, jakarta, Kalimantan Timur — Tim dari Dirtipidter Bareskrim Polri berhasil mengamankan ratusan kontainer berisi batubara yang ditambang secara ilegal di kawasan konservasi Tahura, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yang termasuk dalam wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).
Temuan ini mengungkap praktik penambangan tanpa izin yang telah berlangsung sejak 2019 hingga 2024, berdasarkan peta aktivitas tambang ilegal yang tersebar di area konservasi. Di lokasi, telah diperlihatkan sejumlah kontainer berisi batubara — dari kontainer ke-1 hingga ke-10, yang hanya sebagian kecil dari total lebih dari 300 kontainer yang sudah diamankan.
“Ini adalah bukti nyata perusakan kawasan konservasi di jantung pembangunan IKN,” ungkap sumber dari pihak kepolisian.
Kasus ini memicu reaksi keras dari masyarakat, LSM lingkungan, dan para pengamat kebijakan, yang mendesak pengusutan tuntas hingga ke aktor utama di balik operasi tambang ilegal di kawasan strategis ini.( red )
SANGATTA , indcyber.com– Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akhirnya resmi angkat bicara menyusul penetapan status…
Dua terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diamankan jajaran Polsek Sungai Pinang usai dilakukan…
Sejumlah perwakilan Aliansi Perjuangan Masyarakat (APM) Kalimantan Timur berfoto bersama di depan Sekretariat APM Kaltim…
Dua pria terduga pelaku pengeroyokan diamankan Unit Reskrim Polsek Sungai Kunjang usai insiden kekerasan di…
Dua pelaku pencurian sepeda motor berinisial MJ dan MH berhasil diamankan jajaran Polsek Samarinda Ulu.…
SAMARINDA, indcyber.com– Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur resmi menetapkan status penahanan terhadap mantan Kepala Dinas…