Categories: BERANDASamarinda

Dua Balita Tewas Diduga Dibunuh Ayah Kandung, Sang Nenek Luka Saat Berusaha Menolong

Samarinda, indcyber.com – Kabar duka menyelimuti warga Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, setelah dua balita ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah mereka pada Kamis pagi (24/7/2025). Kedua korban masing-masing berusia 4 tahun dan 3 tahun, diduga kuat menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh ayah kandung mereka sendiri.

Peristiwa tragis ini pertama kali terungkap setelah tetangga mendengar teriakan minta tolong dari rumah korban. Ketika warga mendatangi lokasi, suasana sudah mencekam dan dipenuhi jeritan histeris. Sang nenek, yang diketahui berusaha melerai dan menyelamatkan cucu-cucunya, turut mengalami luka-luka akibat serangan senjata tajam.

Pihak kepolisian dari Polresta Samarinda segera tiba di lokasi dan memasang garis polisi untuk melakukan olah TKP. Hingga berita ini diturunkan, pelaku diduga adalah ayah kandung dari kedua balita tersebut. Pelaku sempat melarikan diri namun kini tengah dalam pengejaran pihak berwajib.

Kapolresta Samarinda, melalui keterangan pers, menyampaikan bahwa motif pembunuhan masih dalam penyelidikan mendalam. Dugaan sementara mengarah pada masalah keluarga yang sudah berlangsung cukup lama.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Unit Reskrim sedang bekerja cepat untuk menangkap pelaku dan mengungkap motif sesungguhnya,” ungkap seorang petugas di lokasi.

Jenazah kedua korban telah dievakuasi ke RSUD AW Sjahranie untuk proses visum. Sementara sang nenek dirawat intensif akibat luka tusukan di bagian lengan dan punggung.

Peristiwa ini sontak memicu kesedihan mendalam dan kemarahan warga sekitar. Ungkapan belasungkawa dan kecaman atas tindakan keji tersebut ramai dibagikan di media sosial, menjadikan insiden ini sebagai perbincangan hangat masyarakat Samarinda.

Pemerintah Kota Samarinda dan Lembaga Perlindungan Anak diharapkan segera turun tangan untuk memberikan pendampingan kepada keluarga korban serta memastikan pelaku menerima hukuman setimpal.(red)

indcyber

Recent Posts

Pesta Pora di Atas Instruksi Presiden, Ironi Kemewahan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud

SAMARINDA, indcyber.com – Di saat Presiden Prabowo Subianto sedang "mengencangkan ikat pinggang" negara melalui Inpres…

6 hours ago

Sinyal Merah di Pesisir: Aktivitas Bongkar Muat Ilegal Menantang Hukum?

Kutai lama, indcyber.com - Aktivitas bongkar muat yang diduga tak berizin masih saja melenggang bebas…

7 hours ago

KURSI PIJAT Rp125 JUTA DI TENGAH SERUAN EFISIENSI: GUBERNUR KALTIM DISOROT, PRIORITAS ANGGARAN DIPERTANYAKAN

SAMARINDA, indcyber.com – Kebijakan anggaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menjadi sorotan tajam publik. Gubernur…

2 days ago

SKANDAL MAHAKAM: Di Balik Cuti ‘Misterius’ Mursidi, Ada Aroma Busuk Batu Bara ‘Spanyol’ dan Bayang-Bayang Kejagung

SAMARINDA, indcyber.com – Kursi panas Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda…

2 days ago

Gubernur Kaltim “Dibuang” Rakyat: Aliansi Perjuangan Ogah Temui Pemimpin yang Kehilangan Relevansi

SAMARINDA, indcyber.com – Pemandangan memalukan sekaligus ironis terjadi di benua etam Kalimantan Timur hari ini.…

2 days ago

Pakar Hukum Semprot Gubernur Kaltim: Hak Prerogatif Itu Milik Presiden, Bukan Gubernur!

SAMARINDA, indcyber.com – Pernyataan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, yang menggunakan istilah "hak prerogatif" dalam…

3 days ago