Haedi, Sang Pemasok Narkoba Dari Hotel Prodeo Telah Diamankan BNN Kaltim

INDCYBER.COM, SAMARINDA -Tim BNN provinsi Kalimantan Timur, kembali membongkar jaringan pengedar sabu, yang dikendalikan dari Lapas Narkotika Bayur Samarinda. Asri (35), seorang napi Lapas, hari ini dijemput petugas BNN dari Lapas Narkotika.

Penangkapan Asri, berawal dari penangkapan 2 terduga pengedar sabu, dua hari sebelumnya, Selasa (23/7) lalu di kota Bontang masing-masing Haedi Noor dan Yusuf.

Haedi Noor, diketahui residivis yang baru bebas dari penjara. Pengembangan kasus, akhirnya mengarah kepada seorang napi di Lapas Narkotika Bayur di Samarinda.

Dari pengembangan, Asri yang menjadi pelaku utama dalam jaringan itu, berkolaborasi bersama Haedi, menjalankan bisnis narkoba. Komunikasi keduanya, dilakukan menggunakan ponsel.

Bahkan, Asri, yang divonis 7 tahun bui dan menyisakan 1 tahun lagi dia menjalani hukumannya, bisa bermedia sosial meski berada di balik tembok penjara.

“Asri ini, sudah kita pantau sejak lama, dan akhirnya baru bisa kita tangkap,” kata Kepala BNN Provinsi Kalimantan Timur Brigjen Pol Raja Haryono, dalam keterangan dia kepada wartawan di kantornya, Kamis (25/7).

Bisnis haram yang dikendalikan Haedi, bahkan untuk 3 kota sekaligus.

“Jadi, Asri dan Haedi ini, sama-sama membentuk jaringan, untuk mengedarkan narkoba. Asri menggunakan HP dan media sosial, untuk peredaran sabu di 3 kota Samarinda, Balikpapan dan Bontang,” ujar Haryono.

Haryono menyebut, Haedi dan Yusuf, merupakan pesuruh Asri. Namun demikian, sejumlah orang lainnya yang ikut terlibat, kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Tidak menutup kemungkinan, kalau ada keterlibatan petugas Lapas, segera kita mintai keterangan,” pungkas Haryono.(sp).

Redaksi -

Recent Posts

Dugaan Maladministrasi Putusan MA, Terdakwa Soroti Kejanggalan Nominal Denda dan Penerapan Pasal TPPU

SAMARINDA, indcyber.com— Sebuah pengakuan mengejutkan beredar luas di media sosial terkait adanya dugaan ketidaksesuaian (discrepancy)…

1 day ago

Booming ‘Dokumen Terbang’ & Skandal Rp36 Miliar: Massa IMPERIUM Serbu KSOP Samarinda, Tuntut Copot Pejabat Terkait!

SAMARINDA, indcyber.com– Aroma busuk dugaan korupsi, suap, dan mafia tambang kembali menyengat Kantor Kesyahbandaran dan…

2 days ago

Baru Bebas, Sosok Ini Sebut Ada Prosedur Penyidikan yang Tak Sesuai Fakta

Tenggarong, indcyber.com– Usai dinyatakan bebas, seorang warga net yang dikenal melalui akun media sosialnya langsung…

2 days ago

Dugaan Jual-Beli Proyek APBD Samarinda: Mengapa Pasal Penipuan Dipakai, Bukan Tipikor?

SAMARINDA, indcyber.com – Penanganan perkara dugaan jual-beli proyek APBD di Kota Samarinda mulai memunculkan pertanyaan…

2 days ago

Dinilai Banyak Drama dan Tunda Hak Angket, Aliansi Rakyat Kaltim Geruduk Kantor DPRD, Aksi Sempat Ricuh

SAMARINDA, indcyber.com – Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat kembali memuncak. Ratusan massa yang…

3 days ago

MAFIA ‘DOKUMEN TERBANG’ KALTIM DIUJUNG TANDUK: Setelah Tersangka Inisial A Ditahan, Jaksa Kini Incar Hardian dan Asun Si Aktor Intelektual!

SAMARINDA, indcyber.com– Kedok culas para pelaku kejahatan sektor pertambangan di Kalimantan Timur satu per satu…

3 days ago