Kadispora Kaltim dan Ketua DBON Resmi Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Rp100 Miliar

Indcyber.com, Samarinda – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) menetapkan dua pejabat penting di dunia olahraga daerah ini sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah. Mereka adalah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Hari Kesuma, serta Ketua Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kaltim, Zairin Zain.

Penetapan tersangka tersebut diumumkan setelah tim penyidik Kejati Kaltim menemukan bukti permulaan yang cukup terkait dugaan penyalahgunaan dana hibah olahraga senilai Rp100 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim.

“Berdasarkan hasil penyidikan, kami menetapkan dua orang, yakni AHK selaku Kadispora Kaltim dan ZZ selaku Ketua DBON Kaltim, sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi dana hibah olahraga,” ujar Kepala Kejati Kaltim melalui keterangan resminya, Jumat (19/9/2025).

Modus Penyalahgunaan Anggaran

Dana hibah tersebut sejatinya dialokasikan untuk pengembangan olahraga, pembinaan atlet, dan pelaksanaan program DBON di Kaltim. Namun, dalam praktiknya, terdapat indikasi kuat bahwa anggaran dialihkan dan tidak dipergunakan sebagaimana mestinya.

Penyidik menduga adanya mark-up anggaran, laporan fiktif, serta aliran dana ke pihak-pihak yang tidak berhak. Kerugian negara dari kasus ini ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah.

Langkah Hukum

Penetapan tersangka ini dilakukan dengan dasar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Selain itu, penyidik juga membuka kemungkinan adanya tersangka baru seiring dengan pengembangan kasus. “Kami akan menelusuri aliran dana dan pihak-pihak lain yang diduga ikut terlibat,” tegas Kejati Kaltim.

Reaksi Publik

Kasus ini sontak mengguncang publik, khususnya masyarakat olahraga Kaltim. Dana hibah Rp100 miliar yang seharusnya digunakan untuk membina atlet daerah demi prestasi nasional justru diduga dikorupsi oleh oknum pejabat.

Sejumlah aktivis antikorupsi di Samarinda menilai penetapan tersangka ini menjadi momentum untuk membenahi tata kelola hibah olahraga di Kaltim. “Ini bukti nyata betapa rentannya dana hibah diselewengkan jika tidak ada transparansi. Kejaksaan harus menuntaskan perkara ini hingga ke akar-akarnya,” ujar Direktur LSM pemerhati anggaran daerah.(RA)

indcyber

Recent Posts

PROBEBAYA SAMARINDA 2025: SKANDAL Rp166,8 MILYAR, KELICIKAN POKMAS, DAN DUGAAN PELANGGARAN HUKUM DI LAPORAN BPK

SAMARINDA, indcyber.com — Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) Pemerintah Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025…

14 hours ago

Korem 091/ASN Resmi Berganti Pimpinan, Kolonel Inf Rony Fitrianto Emban Jabatan Danrem

Samarinda , INDCYBER.COM – Tonggak kepemimpinan di lingkungan Komando Resor Militer (Korem) 091/Aji Surya Natakesuma…

1 day ago

Dugaan Penyimpangan Proyek APBD Rp 2,28 Miliar di Paser: Pengawasan Publik dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…

1 week ago

PONTON BATU BARA RATAKAN PERMUKIMAN DI MAHAKAM: KELALAIAN FATAL ATAU KEJAHATAN PELAYARAN?

LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…

1 week ago

GUBERNUR KALTIM RUDY MAS’UD LANTIK 33 PEJABAT: UJI INTEGRITAS DI TENGAH ANCAMAN “HUKUMAN” ATAS PENYALAHGUNAAN KEWENANGAN

0SAMARINDA   indcyber.com — Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud (Harum) secara resmi melantik 33 pejabat…

2 weeks ago

Darurat Korsleting Listrik Hantui Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Desak Evaluasi Total dan Solusi Nyata untuk Warga!

TENGGARONG, indcyber.com  — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…

2 weeks ago