Komisi II DPRD Kaltim Bahas Pengelolaan Aset Hotel Atlet dan Royal Suite Balikpapan

Indcyber.com, Samarinda — Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat kerja membahas pengelolaan aset daerah, dengan fokus pada Hotel Atlet dan Hotel Royal Suite Balikpapan. Rapat yang digelar di Gedung E lantai I DPRD Kaltim ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, Sabaruddin Panrecalle.

Usai rapat, Sabaruddin menyampaikan bahwa pihaknya mengundang sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya BPKAD, Dispora, dan Bagian Umum, untuk mengkaji status dan pemanfaatan Hotel Atlet pasca digunakan dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) beberapa waktu lalu.

“Sampai sekarang, Hotel Atlet belum difungsikan kembali. Kami ingin memastikan statusnya dan mengkaji rencana penggunaannya ke depan,” ujar Sabaruddin, Senin (28/4/2025).

Dalam rapat tersebut, muncul wacana untuk mengubah Hotel Atlet menjadi asrama mahasiswa, khususnya bagi mahasiswa dari luar daerah. Namun, Sabaruddin menilai opsi tersebut perlu dikaji matang mengingat nilai investasi besar yang sudah digelontorkan. “Hotel Atlet sudah direnovasi dengan biaya sekitar Rp111,5 miliar, terdiri dari delapan lantai dan 273 kamar. Kalau dikelola secara profesional sebagai hotel, potensi PAD bisa mencapai Rp44 miliar per tahun dengan asumsi tarif Rp400 ribu per malam,” terangnya.

Karena itu, Komisi II mendorong agar keputusan pemanfaatan aset mempertimbangkan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Jika digunakan untuk kepentingan pendidikan, diperlukan dasar hukum berupa Peraturan Daerah (Perda) yang didahului kajian akademis yang komprehensif.

Selain Hotel Atlet, Komisi II juga menyoroti pengelolaan Hotel Royal Suite Balikpapan yang dinilai belum optimal. Namun, pembahasan lebih rinci mengenai Royal Suite akan dilanjutkan pada rapat berikutnya.

“Kondisi dan kejelasan pengelolaan dua aset ini harus segera diputuskan agar tidak menjadi beban daerah, melainkan menjadi sumber pemasukan,” pungkas Sabaruddin.

Reporter: Fathur | Editor: Awang | ADV

Awang

Recent Posts

Damai Bukan Berarti Selesai: Dugaan Kekerasan terhadap Pasien Lansia di IGD RSUD AWS Tinggalkan Luka Kepercayaan Publik

SAMARINDA, Indcyber.com – Perdamaian antara keluarga pasien dan pihak rumah sakit tidak serta-merta menghapus fakta…

1 day ago

SUNGAI TERCEMAR, APARAT DIAM? Tambang Emas Ilegal Bermesin di Mahulu Diduga Rusak DAS Mahakam

MAHAKAM ULU – Aktivitas tambang emas ilegal menggunakan mesin berat yang diduga berlangsung di wilayah…

1 day ago

Kiamat Bisnis PT Tunas Prima Sejahtera: Ganti Rugi Mutlak Miliaran Rupiah dan Izin Usaha Terancam Dicabut Total!

​DITINGGAL LARI SHAILAYNDRAN DAN YOVI? Petaka Tumpahan MIKO PT TPS Resmi Dibidik Pidana Berlapis, Ancaman…

1 day ago

Dari ASN Penerima 900 Honorarium di Kukar Hingga Misteri Rp27,6 Miliar Dana Hibah KONI Kaltim

SAMARINDA, indcyber.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Timur kembali menjadi ladang subur…

2 days ago

KEBO CORAN PAD DI PINGGIR JALAN: 102 Reklame Ilegal Menguap, Ke mana Ketegasan Pemkot Samarinda?

SAMARINDA, indcyber.com— Kota Samarinda sedang mengalami "kebocoran" pendapatan di depan mata telanjang. Di saat pemerintah…

3 days ago