KOMISI IV DPRD KALTIM PERJUANGKAN PERCEPATAN PENCAIRAN HONOR GURU HONORER

INDCYBER.COM, SAMARINDA -Polemik pencairan honor bagi guru honorer yang ada di Kaltim belum dapat dicairkan dikarenakan Perubahan APBD 2018 belum disahkan. Demikian disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub dalam rapat atau hearing dengan  Forum Sahabat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Honorer (FORSA-PTKH), Rabu (12/9) kemarin.

Disampaikan Rusman, setelah pertemuan Banggar dan TAPD Pemprov Kaltim beberapa waktu lalu. Ia menyarankan agar pencairan tetap dikawal oleh FORSA-PTKH.

“Hasil pertemuan Dinas Pendidikan Kaltim dengan BPKAD terkait honor yang dimintakan untuk dibayar dari Januari hingga Desember 2018, karena keterbatasan anggaran disepakati hanya akan dibayarkan selama empat bulan,” ujarnya.

Rusman berkomitmen akan tetap memperjuangkan di anggaran tahun 2019. Menurutnya, persoalan honor memang menjadi masalah tersendiri semenjak Undang-Undang No 23 Tahun 2014 soal kewenangan SMA/SMK yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.

Politkus PPP ini juga menyarankan, kabupaten/kota tidak mencabut honor atau insentif bagi guru yang ada di SMA maupun SMK.

“Kabupaten/kota semestinya bisa mencontoh Berau dan Mahulu yang hingga kini bahu membahu mensejahterakan para pendidik jangan karena kewengan berpindah lalu mencabut honor. Kedepannya kita berharap kepala daerah yang akan dilantik dapat menjadi garda terdepan dalam dunia pendidikan dengan menyejahterakan mereka,” urai Rusman.

Dalam pertemuan, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Abdurahman Alhasni yang juga merupakan ketua Komite SMA Negeri 4 Samarinda, mengatakan bahwa kesejahteraan bagi guru honor memang sebaiknya diperhatikan. Sehingga ia berharap secepatnya dapat melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim untuk mendapat penjelasan dan kepastian nasib guru honor.

“Sehingga jangan ada lagi kata sulit bertemu dengan kepala dinas pendidikan seperti yang disampaikan oleh FORSA-PTKH. Agar perhatian dan kesejahteraan mereka juga menjadi lebih baik,” pungkas Abdurrahman dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Plh Kabid Pembinaan SMA, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Simon.

Redaksi -

Recent Posts

OTT KPK Bongkar Mafia Pertanahan: Pejabat ATR/BPN Ditangkap, 20 Koper Uang Ratusan Miliar Disita

JAKARTA, indcyber.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menghentak publik lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT)…

3 hours ago

Tinjau Posyandu Kemala, Wakil Ketua TP PKK Samarinda Dorong Optimalisasi Kesehatan Ibu dan Anak

Samarinda, indcyber.com  — Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Samarinda, Elly Nuchritia Nova, meninjau langsung…

14 hours ago

Gugah Semangat Patriotisme, FPK Usung Lagu Perjuangan dan Busana Pahlawan di Lomba Karaoke HUT RI ke-81

SAMARINDA — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sweet Memories Kafe &…

3 days ago

SKANDAL LIMBAH PHM Rp598 MILIAR: Menguliti Pelanggaran Hukum, Modus Cost Recovery, dan Bobroknya Pengawasan SKK Migas

Balikpapan, indcyber.com - Pengelolaan limbah pengeboran di Wilayah Kerja Mahakam oleh PT Pertamina Hulu Mahakam…

4 days ago

SOLUSI LAMBAN UNTUK JALAN NASIONAL JEMBAYAN: MASYARAKAT MASIH MENUNGGU KEPASTIAN

Tenggarong, indcyber.com - Masalah longsor yang melumpuhkan sebagian Jalan Nasional Jembayan kembali menjadi sorotan. Meskipun…

4 days ago

Bobrok Administrasi ATR/BPN Kaltim: Dokumen Warkah Hilang, Modus Cacat Hukum Mengemuka dalam Sengketa Lahan Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik maladministrasi dan dugaan perbuatan melawan hukum kembali mencoreng institusi Kementerian Agraria…

4 days ago