Macan Ompong Mahasiswa di Depan KSOP Samarinda: Gertak Sambal FKPMB, Tuntutan “Masuk Angin”?

SAMARINDA, indcyber.com – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda yang semula diprediksi akan dikepung gelombang massa, mendadak sepi senyap. Rencana aksi unjuk rasa berskala besar yang digelorakan oleh Forum Komunikasi Pemuda dan Mahasiswa Muara Badak (FKPMB) hari ini (13/7) berakhir antiklimaks. Hingga batas waktu yang ditentukan, tak ada satu pun batang hidung demonstran yang muncul di Jalan Yos Sudarso.

Mandulnya aksi ini memicu spekulasi liar di kalangan publik: Apakah gerakan mahasiswa kali ini telah “masuk angin” sebelum bertempur?

Agenda Garang, Realita Lapangan Kosong

Berdasarkan dokumen agenda yang diterima redaksi, aksi yang dikoordinatori oleh Rahman Fadhil Subehan tersebut seharusnya merangsek kantor KSOP Kelas I Samarinda pada pukul 10.00 WITA dengan estimasi 30 massa aksi.

Namun, pantauan di lokasi menunjukkan pemandangan kontras. Tidak ada orasi, tidak ada bendera perlawanan, dan tidak ada tekanan nyata terhadap instansi yang selama ini dituding abai dalam pengawasan sektor kepelabuhanan. Pembatalan sepihak tanpa alasan jelas ini memperkuat indikasi adanya “gembos gerakan” di internal aktivis.

Rapor Merah Pengawasan Sungai Mahakam Tetap Menanti

Kendati aksi massa hari ini gagal total, sorotan tajam terhadap bobroknya pengawasan KSOP Kelas I Samarinda tidak bisa dihapus begitu saja. Lembaga ini memegang mandat absolut berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran untuk menjamin keselamatan jalur air, memeriksa dokumen kapal, dan menegakkan hukum kepelabuhanan.

Faktanya, publik dan organisasi masyarakat sipil terus menyuarakan rapor merah atas:

 * Lemahnya Pengawasan Angkutan Batu Bara: Dugaan pembiaran terhadap aktivitas kapal tongkang yang kerap melanggar aturan kelayakan perairan.

 * Teka-Teki Dokumen Pelayaran: Ketidaktransparan penerbitan izin yang diduga menjadi celah subur praktik pungutan liar atau gratifikasi.

 * Potensi Pelanggaran Tipikor: Jika terjadi penyalahgunaan wewenang oleh oknum aparat yang menguntungkan korporasi, hal ini jelas menabrak UU Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

> “KSOP tidak boleh bernapas lega hanya karena mahasiswa hari ini gagal demo. Penegakan hukum dan audit investigatif dari Kejaksaan Tinggi Kaltim harus tetap berjalan, dengan atau tanpa adanya teriakan di jalanan.”

Tantangan untuk Kejati Kaltim: Jangan Ikut “Masuk Angin”

Gagalnya FKPMB mengepung KSOP kini menggeser bola panas ke Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Timur yang dijadwalkan bergerak menuju Kejaksaan Tinggi Kaltim.

Masyarakat Samarinda kini menuntut pembuktian nyata. Jika mahasiswa telah gembos di tingkat tapak, maka aparat penegak hukum—khususnya Kejati Kaltim—harus mengambil alih fungsi kontrol. Dugaan kelalaian, pembiaran, hingga potensi kerugian negara di wilayah perairan Sungai Mahakam adalah fakta yang wajib diusut tuntas secara hukum, bukan sekadar komoditas gertak sambal di atas kertas.

Apakah hukum akan tajam menyasar gurita pengawasan di KSOP Samarinda, atau justru ikut meredup bersama hilangnya massa aksi? Publik terus mengawal. (ABY)

indcyber

Recent Posts

APBD Kutim Dikuras Rp4,5 Miliar Demi Mess Mewah Kejati, Bupati Bungkam di Tengah Tudingan Tabrak Regulasi!

Sangatta, indcyber.com – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah…

17 hours ago

Debat Panas di KSOP Samarinda: Abdillah Serang Otoritas Pangkat Tiga Soal Jalur Tikus Tongkang Batubara dan Pembuangan Minyak Ilegal

Bawa Bukti Dokumen, Pemuda Muara Badak Labrak KSOP: "Bohong Kalau Bapak Tidak Tahu!"    …

18 hours ago

DITUDUH MAIN AMAN, KSOP SAMARINDA DIKECAM! BIARKAN TUGBOAT ILEGAL JARAH RUANG HIDUP NELAYAN MUARA BADAK

SAMARINDA , indcyber.com– Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda berada di bawah…

19 hours ago

Gedor Gerbang KSOP Samarinda, Massa FKPMB Ricuh Tuntut Bongkar Gurita Pelanggaran di Sungai Mahakam!

SAMARINDA, indcyber.com – Sempat dinilai terlambat dan diisukan gembos, gelombang massa Forum Komunikasi Pemuda dan…

20 hours ago

Dugaan Jual-Beli Proyek di Mahakam Ulu: Sengkarut Anggaran Rakyat dan Bayang-Bayang Oknum Partai

MAHAKAM ULU, indcyber.com – Sektor pembangunan dan pengelolaan anggaran publik di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu)…

20 hours ago

Hambur Beli Aset Luar Daerah : Kebijakan Bupati & Wabup Kutai Timur Tabrak Regulasi APBD Rp41,8 Miliar!

SANGATTA. Indcyber.com — Kebijakan alokasi anggaran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur di bawah kepemimpinan Bupati dan…

21 hours ago